GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miliki Kemandirian dan Ketahanan Pangan, Bank Indonesia Jatim Pilih Ponpes Amanatul Ummah sebagai Percontohan EkSyar

Kemandirian pondok pesantren tidak hanya diinginkan oleh para pendirinya, namun juga memiliki tujuan strategis yang seiring dengan misi Bank Indonesia.
Senin, 18 November 2024 - 07:00 WIB
Jelajah UMKM dan Pondok Pesantren 2024
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com – Kemandirian pondok pesantren tidak hanya diinginkan oleh para pendirinya, namun juga memiliki tujuan strategis yang seiring dengan misi Bank Indonesia dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional, pembangunan sosial, dan inklusi keuangan.

Beberapa tujuan strategis dari keberhasilan pondok pesantren menjadi lembaga yang mandiri ialah meningkatan kesejahteraan masyarakat, memberdayakan ekonomi pesantren, mendukung pendidikan dan kualitas SDM, mengurangi ketergantungan dana, mengembangkan ekonomi syariah, dan sebagainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mewujudkan kemandirian pesantren, sejumlah hal harus dilakukan, seperti meningkatkan usaha dan kewirausahaan pesantren, mengembangkan kolaborasi dengan pihak eksternal, memanfaatkan teknologi, meningkatkan kapasitas pengelolaan dan manajemen pesantren hingga memberdayakan masyarakat sekitar.

Hal-hal itulah yang sampai saat ini terus dilakukan oleh salah satu pondok pesantren binaan Bank Indonesia, yakni Yayasan Amanatul Ummah.

Jelajah UMKM dan Pondok Pesantren ini adalah upaya kita untuk mengangkat ke etalase UMKM-UMKM dan ponpes-ponpes yang menurut kita bisa menjadi contoh baik. Ini bisa menjadi inspirasi. Sayang kalau cerita ini tidak diketahui oleh orang banyak. Diharapkan ponpes-ponpes yang lain punya motivasi dan terinspirasi dengan kemajuan yang terjadi di 2 ponpes ini,” jelas Erwin Gunawan Hutapea, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, Muhammad Afif Zamroni atau yang akrab disapa Gus Afif selaku Penanggungjawab Kemandirian Perekonomian PP Amanatul Ummah mengungkapkan, telah memiliki 11 unit usaha yang dikelola oleh yayasan.

“Ada PT Afia Tirta Mulia, peternakan, pertanian, SPBE, percetakan, laundry, bakery, Den Bei Resto, kantin, pengolahan tahu tempe, dan travel,” ujar Gus Afif.

Amman Grafika

PT Afia Tirta Mulia adalah perusahaan yang memproduksi air mineral dalam kemasan (AMDK) yang bersumber dari pegunungan di Pacet, Mojokerto. AMDK ini tak hanya dikonsumsi untuk kebutuhan PP Amanatul Ummah, tetapi juga dikonsumsi oleh masyarakat sekitar pondok pesantren. AMDK Afia ini juga menjadi salah satu dari produk Yayasan Amanatul Ummah yang terdaftar dalam program One Pesantren One Product (OPOP) Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diinisiasi sejak tahun 2021.

Dalam satu bulan, PT Afia Tirta Mulia mampu menghasilkan 24 ribu karton AMDK dengan omzet yang didapatkan mencapai Rp50 juta. 

Selain itu, ada juga peternakan dan pertanian milik PP Amanatul Ummah. Dalam setahun, PP Amanatul Ummah mampu menghasilkan lebih dari 72 kuintal ikan lele dan nila serta 2,4 hasil pertanian berupa sayur mayur seperti tomat, cabai, terong, bayam, kangkung, timun, dan lain sebagainya.

Seluruh hasil pertanian dan perikanan ini kemudian digunakan untuk konsumsi para santri sehari-hari dan akan dikembangkan untuk dijual ke masyarakat sekitar.

“InshaAllah kita akan kembangkan usaha peternakan ini, karena memang kebutuhan di luar juga banyak, terutama nila,” tambah Gus Afif.

Gus Afif kelola 11 unit usaha milik Amanatul Ummah

Sementara SPBE yang dimiliki PP Amanatul Ummah telah berdiri sejak 2019 dan diresmikan oleh Menteri ESDM pada saat itu.

“SPBE saat ini sudah memiliki kemampuan per hari mendistribusikan 30 ton gas dan sudah memiliki puluhan agen yang mereka semuanya mendistribusikan gas kepada masyarakat,” tambahnya.

SPBE milik PP Amanatul Ummah mampu menghasilkan omzet yang fantastis senilai Rp400-Rp500 juta per tahun. Berdasarkan permintaan dari pendiri pondok pesantren, KH Asep Chalim, hasil dari keuntungan SPBE ini dijadikan sebagai beasiswa mahasiswa Universitas KH Abdul Chalim sebanyak 1000 orang per tahun.

SPPBE milik Amanatul Ummah

Ada pula pengelolaan tahu tempe yang produksinya dikerjakan tak jauh dari PP Amanatul Ummah. Produksi ini sudah dilakukan yayasan sejak tahun 2021. Dengan menggunakan mesin yang canggih, mampu menghasilkan 1,5 kuintal tahu dan 160 kilogram tempe dalam satu kali produksi.

Proses pengelolaan tahu tempe ini dijalankan mulai jam 20.00 malam hingga pagi hari sebelum akhirnya diantarkan ke ruang gizi untuk dimasak dan dikonsumsi para santri. Pengelolaan tahu tempe di PP Amanatul Ummah juga telah menggunakan sistem zero waste. Artinya tidak ada sampah maupun limbah yang dihasilkan dari proses ini, serbab seluruh ampas produksi dijadikan sebagai pakan ternak maupun pupuk untuk pertanian milik pesantren.

pabrik tempe dan tahu Nikmat Raos

Unit usaha yang juga dikelola PP Amanatul Ummah adalah produksi roti yang lokasinya tak jauh dari produksi PT AFIA Tirta Mulia. Bernama BNA Bakery, produksi ini mampu membuat lebih dari 20 jenis roti dengan jumlah mencapai 500 buah setiap harinya.

Hasil produksi roti yang dibuat oleh tiga karyawan di BNA bakery ini, diantarkan langsung ke kantin-kantin PP Amanatul Ummah.

Tak hanya dikonsumsi oleh para santri dan keluarga yayasan, produksi BNA Bakery juga dikonsumsi masyarakat umum dan mampu menerima pesanan hingga empat ribu sampai 8500 bungkus.

Yayasan Amanatul Ummah juga memiliki unit usaha kantin dengan omzet mencapai Rp1,8 miliar per bulan, Den Bei Resto Rp300 juta per bulan, laundry Rp400 juta per bulan, percetakan Rp50 juta per bulan, dan travel dengan omzet mencapai Rp5,5 miliar per bulan.

Kesebelas unit usaha ini masing-masing memberikan prosentase keuntungan kepada PP Amanatul Ummah yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Pesantren (BMUP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam struktur organisasi pesantren, BUMP berada di bawah naungan bendahara yang langsung bertanggung jawab terhadap ketua yayasan.

BUMP dibentuk sebagai upaya nyata dalam mewujudkan kemandirian pesantren dan kemakmuran santri serta civitas Pondok Pesantren Amanatul Ummah, sehingga tidak bergantung pada pihak lain. (far/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Genjot Business Matching di Inabuyer 2026, UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis hingga Rp10,6 Miliar

Genjot Business Matching di Inabuyer 2026, UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis hingga Rp10,6 Miliar

Inabuyer B2B2G Expo 2026 dijadikan ruang bagi UMKM binaan Pertamina untuk memaksimalkan peluang business matching dan masuk ke ekosistem rantai pasok nasional.
Bangkit di Sesi Latihan, Marco Bezzecchi Ungkap Strategi Hadapi MotoGP Prancis 2026 Akhir Pekan Ini

Bangkit di Sesi Latihan, Marco Bezzecchi Ungkap Strategi Hadapi MotoGP Prancis 2026 Akhir Pekan Ini

Pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi, menunjukkan respons cepat pada latihan Jumat di Sirkuit Le Mans. Ia mengamankan tiket langsung ke Q2.
DPR Soroti Penghapusan Guru Honorer pada 2027, Ingatkan Ancaman Krisis Pengajar hingga Nasib Non-ASN

DPR Soroti Penghapusan Guru Honorer pada 2027, Ingatkan Ancaman Krisis Pengajar hingga Nasib Non-ASN

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, meminta pemerintah segera menyiapkan skema komprehensif agar kebijakan penghapusan guru honorer pada 2027.
Tak Main-main, Polda Sumut Dalami Pengakuan 2 Polisi yang Viral Dugem Libatkan Kompol DK

Tak Main-main, Polda Sumut Dalami Pengakuan 2 Polisi yang Viral Dugem Libatkan Kompol DK

Polda Sumut tak main-main tangani kasus 2 polisi yang viralnya di medisos terkait video dugem hingga berjoget. Bahkan, kabarnya aksi itu melibatkan Kompol DK
Tolak Mentah-mentah PSV, Bek Berdarah Indonesia Ini Pilih Susul Maarten Paes Pindah ke Ajax Amsterdam

Tolak Mentah-mentah PSV, Bek Berdarah Indonesia Ini Pilih Susul Maarten Paes Pindah ke Ajax Amsterdam

Pemain berdarah Indonesia berpotensi satu tim dengan kiper Timnas Garuda, Maarten Paes di Ajax Amsterdam usai tolak tawaran PSV musim panas ini.
TRENDING: Hasil Pertemuan Tertutup Agen Megawati Hangestri, Bung Ropan Curiga dengan Nova Arianto, FIFA Beri Kabar Bahagia

TRENDING: Hasil Pertemuan Tertutup Agen Megawati Hangestri, Bung Ropan Curiga dengan Nova Arianto, FIFA Beri Kabar Bahagia

Dunia olahraga Indonesia tengah diramaikan sejumlah kabar besar. Mulai soal rumor Megawati Hangestri hingga Timnas indonesia. Berikut rangkuman lengkapnya.

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Asa Timnas Indonesia U-17 untuk kembali menggetarkan panggung dunia kini terbuka lebar. Skuad Garuda Muda memiliki kesempatan emas untuk lolos ke Piala Dunia ..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT