GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cinta Segitiga Jadi Motif Tersangka Bunuh Pegawai Minimarket di Barbershop

Polisi menetapkan seorang pekerja barbershop di Jombang menjadi tersangka kasus pembunuhan seorang pekerja mini market yang terjadi pada Kamis (9/1/2025) malam.
Sabtu, 11 Januari 2025 - 11:13 WIB
Tersangka pembunuhan di barbershop
Sumber :
  • umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Polisi menetapkan seorang pekerja barbershop di Jombang menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap seorang pekerja minimarket yang terjadi pada Kamis (9/1/2025) malam. Sedangkan tindak pidana pembunuhan tersebut bermotif asmara cinta segitiga. Akibat perbuatannya, pelaku kini meringkuk dalam tahanan kepolisian dan terancam hukuman 15 tahun penjara.

Setelah ditetapkan menjadi tersangka, Febri Wahyudi (26) warga Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, terus menjalani pemeriksaan di Polsek Jombang Kota. Pemuda ini sehari-hari bekerja sebagai pemotong rambut di Barbershop Masterpiece di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Sengon, Jombang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Febri Wahyudi diduga telah melakukan penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Septian Adi Ferdiansyah (24) warga Desa Pakis, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri. Korban sehari-hari bekerja di mini market yang lokasinya berseberangan jalan dengan barbershop tempat tersangka bekerja.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya sebilah pisau lipat yang digunakan menghabisi nyawa korban, CCTV di lokasi kejadian, pakaian korban serta ponsel dan motor.
 
Pembunuhan yang terjadi di Barbershop Masterpiece tersebut diawali dengan pertengkaran mulut berlanjut dengan perkelahian fisik. Namun kemudian tersangka mengeluarkan pisau lipat dari tasnya untuk melukai korban, hingga korban tersungkur dengan sejumlah luka di leher, wajah dan dada.

AKP Margono Suhendra Kasatreskrim Polres Jombang mengatakan, dari hasil pemeriksaan duel maut tersebut dipicu persoalan perempuan. Karena keduanya sama-sama mencintai satu orang yang berstatus janda.

Sedangkan pemicu utamanya karena pelaku mengirim video perempuan yang sama-sama dicintai keduanya agar korban menjauhi perempuan tersebut. Tak mau kalah, korban juga sempat mengirim video gambar perempuan tersebut agar pelaku menjauhinya. Sehingga memicu kemarahan korban dan mendatangi pelaku di tempat kerjanya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Motif adalah adanya rasa sakit hati karena hubungan asmaranya sempat putus yang diduga pacarnya ini memiliki hubungan dengan korban. Sehingga ada rasa sakit hati dan mengakibatkan perkelahian dan mengakibatkan kematian," jelas kasatreskrim, Jumat (10/1/2025).

Pada Jumat siang jasad korban tengah diautopsi di RSUD Jombang. Sejumlah keluarga korban menunggu selesai autopsi untuk segera dimakamkan. Keluarga korban meminta kepada polisi agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usung Konsep Health to Earn, Token Kesehatan Avicena (AVC) Resmi Meluncur di Bursa DEX Solana

Usung Konsep Health to Earn, Token Kesehatan Avicena (AVC) Resmi Meluncur di Bursa DEX Solana

Token kripto kesehatan buatan lokal, Avicena (AVC), resmi melantai di bursa terdesentralisasi (DEX) jaringan Solana.
Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad

Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad

TNI Angkatan Darat menggelar Seminar Nasional bertema “Transformasi Militer: From Combat Force to Strategic Force – Transformasi TNI AD melalui Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP), Artificial Intelligence (AI), dan Ekonomi Nasional.
Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Berbagai isu mulai bermunculan menyusul berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Salah satu yang hangat dibicarakan adalah kembalinya bergulir Piala Indonesia musim depan.
Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.
Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Banyaknya anak muda yang kini terserang penyakit kronis umumnya diakibatkan konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT