News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Identitas Korban Mutilasi Belum Terungkap, RSUD Jombang Batasi Waktu Penguburan hingga 30 Hari

Identitas mayat korban mutilasi yang ditemukan di saluran irigasi area pertanian di Jombang, Jawa Timur hingga kini belum terungkap.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 17 Februari 2025 - 15:51 WIB
Korban mutilasi di saluran irigasi Dusun Dukuhmireng
Sumber :
  • tvOne - umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Identitas mayat korban mutilasi yang ditemukan di saluran irigasi area pertanian di Jombang, Jawa Timur hingga kini belum terungkap.Polisi telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi serta menyebar foto dan ciri-ciri korban, namun belum ada keluarga yang melaporkan kehilangan keluarga. RSUD Jombang memberikan waktu 30 hari sejak masuknya jenazah ke kamar jenazah untuk dikuburkan.

Sejak ditemukan pada tanggal 12 Februari 2025 lalu, mayat korban mutilasi yang kepalanya ditemukan terpisah, hingga Senin ini masih berada di kamat jenazah RSUD Jombang. Jenazah dimasukkan dalam lemari penyimpanan untuk menjaga keutuhannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sampai hari ini belum ada yang melaporkan kehilangan keluarganya," ujar AKP Margono Suhendra, Kasat Reskrim Polres Jombang, Senin (17/2).

Sesuai prosedur yang diberlakukan di RSUD Jombang, penyimpanan jenazah dibatasi maksimal 30 hari sejak jenazah masuk kamar jenazah.

"Instalasi forensik menerima jenazah dari kepolisian dengan identifikasi awal. Apabila dari identifikasi awal jenazah tersebut adalah mr X maka akan dilakukan penyimpanan," terang Ma'murotus Sa'diyah.

Jika setelah 30 hari tidak ada keluarga yang mengambil lanjut Ma'murotus Sa'diyah, maka RSUD akan memakamkan di pemakaman khusus, namun tetap didaftar dalam dokumen rumah sakit.

Direktur RSUD Jombang, dr Ma'murotus Sa'diyah mengatakan, jika setelah 30 hari ternyata belum ada keluarga yang mengambil, pihak RSUD akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk dimakamkan. Mengenai data tidak dikhawatirkan, karena setiap makam ada identifikasi, regeristrasi dan data jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika dalam waktu 30 hari belum ada tanda-tanda diambil keluarga dan lain sebagainya, maka akan berkomunikasi dengan kepolisian untuk mendapatkan ijin pemakaman, dan selanjutnya dimakamkan di pemakaman khusus. Dan pemakaman khusus ini setiap makam ada identifikasi, regeristrasi dan data di kami manakala dibutuhkan pengalian jenazah dan sebagainya, ini sangat membantu," papar Ma'murotus Sa'diyah.   

Jenazah Mr X yang kini berada di kamar jenazah RSUD Jombang, ditemukan warga di saluran irigasi Dusun Dukuhmireng, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh. Penemuan mayat tersebut menggegerkan warga karena ditemuykan tanpa kepala.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT