GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kredit Macet, Pengusaha Kebab Bosman Kehilangan Rumah dan Hadapi Lelang Agunan

Lukman Ibrahim, pengusaha muda pemilik Kebab Bosman, harus kehilangan sejumlah rumah yang dijaminkan ke PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) akibat kredit macet senilai Rp3,2 miliar.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 20 Februari 2025 - 15:34 WIB
Kredit Macet, Pengusaha Kebab Bosman Kehilangan Rumah dan Hadapi Lelang Agunan
Sumber :
  • tvOne - zainal

Surabaya, tvOnenews.com – Lukman Ibrahim, pengusaha muda pemilik Kebab Bosman, terpaksa kehilangan sejumlah rumah yang dijaminkan ke PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) akibat kredit macet senilai Rp3,2 miliar. Rumah-rumah tersebut menjadi agunan untuk pengembangan usaha Kebab Bosman yang ia rintis sejak 2019.

Lukman mengungkapkan bahwa ia memulai usaha kuliner kebab dengan membuka lapak kaki lima pada akhir 2019. Pada 2021, Lukman mendapatkan pinjaman kredit modal kerja dari BRI Kantor Cabang Surabaya Jemursari sebesar Rp400 juta untuk mengembangkan usaha tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya kembangkan usaha dengan membuka beberapa cabang setelah mendapatkan kredit modal kerja dari BRI pada 2021," kata Lukman, yang ditemui usai menghadiri 'panggilan aanmaning' di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (19/2).

Panggilan ini terkait agunan salah satu rumahnya yang telah dilelang oleh BRI melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya.

Pada 2022, BRI menawarkan tambahan kredit modal kerja sebesar Rp3,2 miliar yang diberikan untuk memperluas usaha Kebab Bosman, dengan menjaminkan tiga unit rumah milik Lukman di Surabaya, Sidoarjo, dan Malang.

"Saat itu, saya baru membeli rumah di Jemur Wonosari Surabaya senilai Rp2,2 miliar. Meski sertifikatnya belum beralih nama, BRI tetap menerima rumah tersebut sebagai agunan," ujar Lukman.

Namun, meskipun usaha Kebab Bosman telah berkembang pesat dengan membuka cabang di Surabaya dan Malang, Lukman mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban cicilan kredit.

"Saya tetap bayar bunga saja sebesar Rp30 juta per bulan, tetapi angsuran pokok sulit saya lunasi," ungkapnya.

Akibat ketidakmampuan membayar, KPKNL telah melelang dua rumah agunan, termasuk rumah yang terletak di Jalan Jemur Wonosari Surabaya yang laku dilelang pada pertengahan 2024. Sertifikat Hak Milik (SHM) rumah tersebut kini beralih atas nama pemenang lelang, Lu'lu'ul Ilmiyah. Sementara satu rumah lagi yang terletak di Malang masih dalam proses lelang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lukman mengkritisi prosedur pengajuan kredit yang dianggapnya tidak sesuai dengan kapasitas usaha yang dijalankannya.

"Saya ini pengusaha UMKM kaki lima, kenapa BRI memberikan kredit sebesar Rp3,2 miliar?," keluhnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Tutup Pintu ke Super League, Shin Tae-yong Siap Terima Tawaran Baru: Saya Sudah Punya Dua Tawaran

Tak Tutup Pintu ke Super League, Shin Tae-yong Siap Terima Tawaran Baru: Saya Sudah Punya Dua Tawaran

Shin Tae-yong akhirnya angkat bicara soal masa depannya usai didepak dari Timnas Indonesia. Ia mengaku masih membuka peluang melatih, termasuk di Super League.
Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev akhirnya angkat bicara setelah kekalahan di UFC 328, termasuk mengungkap alasan di balik keputusannya memaafkan Sean Strickland meski sempat.
Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Media sosial tengah dihebohkan dengan isu lomba cerdas cermat empat pilar MPR RI, yang tayang diYouTube lalu viral di Medsos lainnya.
Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Inilah kronologi lengkap polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 yang saat ini menjadi sorotan publik. 
Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Berikut kronologi lengkap polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat (Kalbar) hingga dewan juri dan MC dinonaktifkan.
Detik-detik Oknum Suporter Provokasi Pemain Persib Bandung di Bandara, Adam Alis Beberkan Kronologi

Detik-detik Oknum Suporter Provokasi Pemain Persib Bandung di Bandara, Adam Alis Beberkan Kronologi

Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta ternoda insiden provokasi oknum suporter di Bandara Sepinggan, Balikpapan. Adam Alis pun mengungkap kronologi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT