GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bus Listrik Merah Putih Buatan Anak Negeri, sebagai Transportasi Utama Peserta G20

Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan KTT G20 tahun 2022 di Bali bulan November mendatang, PT Industri Kereta Api (INKA Persero) Madiun bersama 100 mahasiswa magang dari 19 perguruan tinggi negeri dan swasta di tanah air, akan merancang dan membangun bus listrik merah putih.
Jumat, 11 Maret 2022 - 18:38 WIB
bus merah putih untuk G20
Sumber :
  • tim tvone - erfan

Madiun, Jawa Timur - Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan KTT G20 tahun 2022 di Bali bulan November mendatang, PT Industri Kereta Api (INKA Persero) Madiun bersama 100 mahasiswa magang dari 19 perguruan tinggi negeri dan swasta di tanah air, akan merancang dan membangun bus listrik merah putih.

Sesuai rencana, nantinya bus listrik buatan anak negeri tersebut akan digunakan sebagai alat transportasi utama, untuk para peserta saat pelaksanaan KTT G20 di Bali. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bertempat di gedung INKA Training Center, di Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jumat (11/3), sebanyak 47 perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di tanah air, mengikuti penerimaan mahasiswa magang secara simbolik yang digelar oleh PT INKA Madiun. 

Budi Noviantoro, Direktur utama PT INKA mengatakan, mahasiswa magang ini merupakan program dari kampus merdeka, kerjasama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi dengan PT INKA Persero, dalam rangka mendukung KTT G20 di Bali, melalui bus listrik merah putih produk anak negeri. 

“Program kampus magang ini ada 2 sesi. Jumlah total ada 100 mahasiswa. Setiap sesi sebanyak 50 mahasiswa. Sesi pertama nanti tugasnya mendesain, sesi kedua nanti produksi. Mereka ini berasal dari 19 perguruan tinggi negeri dan swasta se tanah air yang seleksinya di Jakarta melalui kementrian riset dan teknologi,” kata Budi.

Program mahasiswa magang ini, tambah Budi, akan berjalan selama satu tahun ke depan. Jadi masing-masing gelombang akan menjalani magang selama enam bulan. Prosesnya mulai dari nol sampai jalan, bis dicoba sampai dapat sertifikat.

“Jadi progresnya dengan pak dirjen tadi sebanyak lima unit bus nanti disupport oleh temen-temen mahasiswa magang ini dan juga pendanaanya. Kalau yang 10 bus nanti kita bekerja sama dengan DAMRI perwakilan dari kementrian perhubungan. Total 19 unit bus, semuanya digunakan saat pelaksanaan KTT G20 di Bali,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan tim akselerasi bus listrik Nur Yuniarto, yang juga merupakan salah satu dosen di ITS Surabaya mengatakan, bahwa program ini baru pertama kali dilakukan di Indonesia. 

Terobosan baru ini diharapkan nantinya dapat menumbuhkan kemandirian teknologi di tanah air, dimana prosesnya melalui riset, hasil karya dan pemikiran dari anak negeri. Jadi bukan lagi mengimpor dari luar dan diakui hasil produksi dalam negeri. 

“Jadi dalam produksi bus listrik merah putih itu nantinya ada muatan riset yang dilakukan oleh perguruan tinggi, sehingga jika dilihat dari luar itu tidak banyak perbedaan namun setelah masuk ke dalam baru jelas nampak perbedaanya,” terang Nur.

Masih tambah Nur, perbedaannya jelas dari motor penggerak, motor listrik, yang hasil dari bus listrik diperaboti 100 persen dari hasil dalam negeri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Harapanya dengan produksi ini muatan nasionalnya, kemandirian teknologinya lebih banyak, jadi hasilnya nanti betul-betul hasil pemikiran dari tim peneliti dan adik-adik mahasiswa sekaligus nanti dari tim peneliti dari INKA,” imbuhnya. 

Sementara itu, sebagai bahan informasi, dari satu unit bus listrik yang berhasil dibuat PT INKA dan sudah uji coba tes drivenya, bus listrik mampu melaju dengan kecepatan maksimal 90 km per jam, dengan 3-4 jam charging bus mampu menempuh jarak 200 km, sedangkan untuk 19 unit bus listrik yang akan diproduksi untuk KTT G20 ini, akan ditingkatkan lagi proses chargingnya dari 4 jam menjadi 1,5 jam charging lebih cepat. (Miftakhul Erfan/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Nilai Masalah Data Jadi Alasan PBI BPJS Kesehatan Kerap Carut-Marut

DPR Nilai Masalah Data Jadi Alasan PBI BPJS Kesehatan Kerap Carut-Marut

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menilai persoalan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang terus berulang bersumber dari masalah data.
FIA Akhirnya Buka Suara Tanggapi Polemik regulasi Mesin Baru untuk F1 2026 Kian Memanas, Dengan Tegas...

FIA Akhirnya Buka Suara Tanggapi Polemik regulasi Mesin Baru untuk F1 2026 Kian Memanas, Dengan Tegas...

Polemik regulasi mesin baru F1 2026 terus memanas jelang musim dimulai. FIA pun akhirnya buka suara melalui Direktur Single-Seater, Nikolas Tombaziz.
Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran Menurut Indkestat: 79,2 persen

Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran Menurut Indkestat: 79,2 persen

Survei Indekstat menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mencapai 79,2 persen.
Gaet Komunitas Muslim Inggris, Manchester United Bukber di Old Trafford

Gaet Komunitas Muslim Inggris, Manchester United Bukber di Old Trafford

Agenda tahunan ini merupakan inisiasi dari Manchester United bersama komunitas muslim Inggris, Manchester United Muslims Suporters Club (MUMSC).
DPR Nilai Beban Kerja Kemensetneg Besar, Edukasi Sejarah Istana Negara Perlu Dialihkan ke Kementerian Lain

DPR Nilai Beban Kerja Kemensetneg Besar, Edukasi Sejarah Istana Negara Perlu Dialihkan ke Kementerian Lain

Anggota Komisi XIII DPR RI, Anwar Sadad, menyoroti beratnya beban Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dalam mengelola aset negara, khususnya Istana Kepresidenan.
MU Dikabarkan Abaikan Michael Carrick, Lebih Pilih Pelatih Lain pada Musim Depan

MU Dikabarkan Abaikan Michael Carrick, Lebih Pilih Pelatih Lain pada Musim Depan

Michael Carrick sukses mengangkat performa Manchester United (MU) ke empat besar, namun manajemen Old Trafford justru mengincar Thomas Tuchel sebagai pelatih permanen.

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT