GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindikat Perdagangan Orang Bermodus Tawaran Kerja ke Luar Negeri Digulung Polrestabes Surabaya

Janji manis bekerja di luar negeri dengan gaji tinggi kembali menjadi umpan empuk bagi sindikat perdagangan orang yang kini kembali bergentayangan.
Sabtu, 7 Juni 2025 - 14:03 WIB
Sindikat Perdagangan Orang Bermodus Tawaran Kerja ke Luar Negeri Digulung Polrestabes Surabaya
Sumber :
  • zainal arifin

Surabaya, tvOnenews.com - Janji manis bekerja di luar negeri dengan gaji tinggi kembali menjadi umpan empuk bagi sindikat perdagangan orang yang kini kembali bergentayangan. Tawaran menjadi pekerja migran ke Malaysia dan Arab Saudi dengan iming-iming gaji antara Rp6 hingga Rp10 juta per bulan justru berujung mimpi buruk bagi empat orang korban yang sempat disekap dalam sebuah kamar kos di kawasan Kedung Anyar II, Surabaya.

Polrestabes Surabaya membongkar sindikat ini setelah menerima laporan darurat dari Command Center 112 Kota Surabaya yang diteruskan dari siaran langsung salah satu radio swasta, Suara Surabaya. Seorang perempuan korban sempat berhasil menghubungi pihak radio untuk meminta pertolongan karena telah disekap selama lebih dari tiga hari tanpa kejelasan nasib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendapat laporan tersebut, petugas gabungan langsung bergerak cepat dan mendatangi lokasi. Di dalam sebuah kamar kos sempit, ditemukan dua perempuan, masing-masing berinisial NS (asal Nganjuk) dan YY (asal Cirebon). Tak hanya itu, dua laki-laki korban lainnya, S (asal Sumenep) dan MF (asal Cirebon), juga ditemukan dalam kondisi lemah dan mengalami tekanan psikis. Kedua pria tersebut sebelumnya dijanjikan akan dikirim bekerja ke Batam sebelum diberangkatkan ke Singapura.

Dalam penggerebekan yang terekam dalam video amatir berdurasi 26 detik itu, polisi juga berhasil mengamankan salah satu tersangka berinisial L di lokasi. Dua pelaku lainnya, pasangan suami istri berinisial I dan IZ, dibekuk di tempat berbeda di Jalan Kedung Anyar I. Ketiganya diketahui berperan sebagai calo dan penyalur tenaga kerja ilegal.

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Luthfie Sulistiawan mengungkapkan bahwa saat diamankan, ketiga tersangka diduga dalam pengaruh narkoba.

“Ini adalah sindikat yang terorganisir. Mereka sudah punya jaringan untuk memproses dokumen palsu dan rute pengiriman korban,” ujar Kapolres dalam konferensi pers.

Dalam penggeledahan, polisi menyita sembilan paspor, beberapa unit ponsel dan dokumen lainnya yang diduga sebagai alat untuk merekrut dan memberangkatkan korban secara ilegal. Dari sembilan paspor yang diamankan, delapan di antaranya belum diketahui identitas pemiliknya dan kini tengah ditelusuri oleh penyidik.

“Paspor-paspor ini diduga milik korban lain yang sudah dipersiapkan untuk diberangkatkan. Kami mendalami kemungkinan adanya jaringan perekrutan di daerah lain,” lanjut Kombespol Luthfie.

Ketiga pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji Mapolrestabes Surabaya. Mereka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), serta pasal-pasal dalam UU No.18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Pasal 68, 81, dan 83 menyebutkan larangan melakukan perekrutan tanpa izin resmi, ancaman terhadap keselamatan pekerja, serta praktik penempatan ilegal ke luar negeri. Ancaman hukuman maksimal mencapai 10 tahun penjara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap tawaran kerja ke luar negeri yang tidak melalui jalur resmi. Warga diminta untuk memverifikasi terlebih dahulu ke Dinas Tenaga Kerja atau melalui jalur legal yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kalau ada tawaran kerja ke luar negeri dengan syarat yang mencurigakan atau proses cepat tanpa pelatihan, sebaiknya segera laporkan. Jangan tergoda janji manis yang berujung petaka,” tegas Kapolrestabes. (zaz/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Selamat Pagi dari Sherly Tjoanda Singgung Realita Bikin Ngakak: Yang Malas Segera Bangun, Tagihan itu Nyata

Ucapan Selamat Pagi dari Sherly Tjoanda Singgung Realita Bikin Ngakak: Yang Malas Segera Bangun, Tagihan itu Nyata

Sebelum melaksanakan apel pagi di Kantor Gubernur, Sofifi, Maluku Utara, Sherly Tjoanda menyapa para netizen dengan menceritakan tentang kegiatan pada pagi itu
Jadwal AVC Champions League 2026, Kamis 14 Mei: Garuda Jaya Lakoni Laga Berat, Dawuda Alahimassalam Cs Hadapi Jagoan Asia

Jadwal AVC Champions League 2026, Kamis 14 Mei: Garuda Jaya Lakoni Laga Berat, Dawuda Alahimassalam Cs Hadapi Jagoan Asia

Jadwal AVC Champions League 2026, di mana Jakarta Garuda Jaya akan melakoni laga berat melawan tim putra jagoan benua Asia.
Menohok! DPRD Jabar Desak Dedi Mulyadi Hentikan 'Pesta' Milangkala Tatar Sunda, Singgung Anggaran hingga Sejarah

Menohok! DPRD Jabar Desak Dedi Mulyadi Hentikan 'Pesta' Milangkala Tatar Sunda, Singgung Anggaran hingga Sejarah

Suasana Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat mendadak riuh saat anggota Fraksi PKB, Maulana Yusuf, melayangkan kritik tajam langsung di hadapan Dedi Mulyadi
Jadwal SBY Cup 2026, Kamis 14 Mei: LavAni dan Surabaya Samator Main Lagi

Jadwal SBY Cup 2026, Kamis 14 Mei: LavAni dan Surabaya Samator Main Lagi

Jadwal SBY Cup 2026 hari ini, di mana dua tim putra papan atas yakni LavAni dan Surabaya Samator akan kembali unjuk gigi.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
John Herdman Terima Kabar Baik dari Nathan Tjoe-A-On Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Matchday

John Herdman Terima Kabar Baik dari Nathan Tjoe-A-On Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Matchday

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menerima kabar baik dari Nathan Tjoe-A-On menjelang FIFA Matchday Juni 2026. Skuad Garuda akan berkumpul lagi bulan depan.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT