GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geram Klaim Malaysia, 50 Grup Reog Ponorogo di Madiun Demo

Mereka geram dan kecewa, lantaran adanya klaim dari negara tetangga Malaysia yang berencana mengajukan kesenian reog sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO.
Senin, 11 April 2022 - 08:08 WIB
50 group Reyog Ponorogo yang ada di Madiun Minggu (10/4/2022), tepat pukul 21.00 WIB menggelar aksi Demo di alon-alon Caruban.
Sumber :
  • tim tvOne - Miftakhul Erfan

Madiun, Jawa Timur - Ribuan warga Kabupaten Madiun, bersama 50 group Reog Ponorogo yang ada di Madiun Minggu (10/4/2022) malam, tepatnya pukul 21.00 WIB menggelar aksi Demo di alon-alon Caruban. 

Mereka geram dan kecewa, lantaran adanya klaim dari negara tetangga Malaysia yang berencana mengajukan kesenian reog sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi demo puluhan pelaku seni Reog Ponorogo yang ada di Madiun ini digelar dalam bentuk atraksi seni pertunjukan tari reog secara masal dan di tonton ribuan warga setempat.

Ahmad Muzamil (36) kordinator aksi demo reog se-kabupaten Madiun ini mengaku kecewa, karena sudah kali ke 3 ini Reog Ponorogo kembali akan di klaim oleh Malaysia.

“Yang jelas kita semua paguyuban reog yang ada di Madiun merasa kecewa, karena sejak tahun 2018 kita menyodorkan kepada pemerintah, tapi juga tetep gagal, nah hari ini mau diklaim lagi kita demo dan minta dikembalikan,” Ujar Ahmad. 

Menurutnya, bagaimanapun juga reog itu milik Indonesia dan pelaku seni reog di Madiun juga menggantungkan hidup dari hasil kesenian Reog Ponorogo. 

“Karena mau tidak mau reog itu adalah milik Indonesia, kita sebagai seniman reog di Madiun, kalau Reog mau diambil Malaysia kita ini nanti mau makan apa?” ujar nya. 

Senada dengan Ahmad, Anang Dwi Sujatno seorang tokoh masyarakat di wilayah Caruban mengatakan,  Dengan klaimnya Malaysia  bahwa reog adalah warisan budaya mereka, maka kita langsung bergerak dan mendukung aksi demo inj. 

“Kita prihatin ya, karena reog adalah kesenian asli dari negara kita khususnya Ponorogo, kalau ini nanti betul-betul kalah cepat dengan pemerintah Malaysia untuk mendaftar di UNESCO maka habislah kita, sebagai jati diri kita dalam rangka nguri-nguri Budoyo.”Kata Anang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para seniman reog di Madiun ini juga merasa kecewa kepada pemerintah atas lambanya mendaftarkan kesenian reog ponorogo ke UNESCO, sehingga kini Malaysia kembali berulah dengan mengklaim reog sebagai kesenian mereka. 

Sehingga ribuan warga Madiun dan para seniman reog di Madiun ini mengungkapkan keprihatinan mereka dengan menggelar aksi pentas reog masal di alon-alon caruban.   

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Berbagai isu mulai bermunculan menyusul berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Salah satu yang hangat dibicarakan adalah kembalinya bergulir Piala Indonesia musim depan.
Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.
Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Banyaknya anak muda yang kini terserang penyakit kronis umumnya diakibatkan konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.
Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.
Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT