News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perketat Verifikasi Beasiswa Pemuda Tangguh, Wali Kota Surabaya Pastikan Warga Tak Mampu Berperestasi Bisa Kuliah

Merespons ketidaktepatan sasaran, Wali Kota Surabaya mengambil langkah tegas untuk mengevaluasi dan menyeragamkan bantuan UKT program Beasiswa Pemuda Tangguh.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:39 WIB
Perketat Verifikasi Beasiswa Pemuda Tangguh, Wali Kota Surabaya Pastikan Warga Tak Mampu Berperestasi Bisa Kuliah
Sumber :
  • syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com - Merespons adanya temuan ketidaktepatan sasaran, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengambil langkah tegas untuk mengevaluasi dan menyeragamkan nilai bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada program Beasiswa Pemuda Tangguh untuk mahasiswa menjadi Rp2,5 juta per semester.

Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa hasil verifikasi lapangan menunjukkan adanya penerima beasiswa dari keluarga mampu, yang seharusnya tak menikmati bantuan UKT yang dikhususkan untuk warga pra sejahtera agar dapat meraih mimpinya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya harus berani membongkar ini demi keadilan. Ada yang UKTnya mencapai Rp15 juta per semester dan dibayar Pemkot, padahal dia dari keluarga mampu. Sementara di sisi lain, masih banyak warga tidak mampu yang sangat membutuhkan bantuan untuk sekolah," ujar Wali Kota Eri Cahyadi, di Balai Kota Surabaya, Sabtu (24/1).

Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 70 persen dari temuan masalah ini berasal dari mahasiswa jalur mandiri. Cak Eri bersama Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji (Cak Ji) menyoroti kontradiksi antara status ekonomi penerima beasiswa Pemuda Tangguh dengan jalur masuk perguruan tinggi yang dipilih.

"Saya diskusi sama Cak Ji. Beliau langsung bilang, kalau itu jalur mandiri kan berarti ada kemampuan untuk bayar uang gedung. Jalur mandiri itu tidak murah. Kalau dia mampu bayar uang gedung, berarti dia orang mampu. Ini yang saya pertanyakan," tegas Cak Eri.

Program ini sejatinya diperuntukkan bagi anak berprestasi dari keluarga tidak mampu. Sehingga, akan banyak anak yang bisa meraih mimpinya lewat intervensi yang dilakukan Pemkot Surabaya.

"Prinsipnya, yang mampu jangan mengambil jatahnya orang yang tidak mampu (memberikan data yang kurang tepat untuk mendapatkan bantuan),” tambahnya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Cak Eri telah meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan pemeriksaan terhadap penyaluran beasiswa di tahun-tahun sebelumnya. Ia juga melakukan evaluasi besar-besaran di internal dinas terkait untuk memastikan hal serupa tidak terulang kembali.

“Ini yang saya bongkar, kok bisa orang kaya diberi bantuan? Saya ingin merubah sistem agar Surabaya bukan menjadi sebuah kota kapitalis. Kita mulai dengan kejujuran. Orang Surabaya harus diajarkan untuk tidak mengambil jatah orang yang tidak mampu," tambahnya.

Meski ada penyeragaman nilai bantuan, Cak Eri menjamin mahasiswa dari keluarga benar-benar prasejahtera tidak perlu khawatir. Jika ada mahasiswa miskin yang UKTnya melampaui Rp2,5 juta akibat kesalahan input data di awal, Pemkot akan tetap memberikan jaminan penuh melalui nota kesepahaman (MoU) dengan universitas.

"Yang penting, UKT untuk anak tidak mampu tetap gratis dan mereka tidak ditarik biaya oleh perguruan tinggi. Kita akan selesaikan langsung dengan pihak kampus," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depannya, Pemkot Surabaya akan melibatkan elemen masyarakat seperti karang taruna, RT, dan RW untuk memverifikasi validitas data penghasilan orang tua. Hal ini dilakukan demi mengawal anggaran sebesar Rp190 miliar yang dialokasikan untuk 23.850 mahasiswa pada tahun 2026.

“Kita mulai dengan kejujuran. Saya ingin memastikan anggaran rakyat ini benar-benar menjadi amanah bagi mereka yang berhak,” pungkas Cak Eri. (sha/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Carlo Ancelotti Ungkap Biang Kerok Timnas Brasil Gagal Menang Lawan Maroko di Piala Dunia 2026

Carlo Ancelotti Ungkap Biang Kerok Timnas Brasil Gagal Menang Lawan Maroko di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti buka suara terkait Selecao gagal menang usai ditahan imbang Maroko pada laga perdana fase Grup C di Piala Dunia 2026, yang berlangsung di New York, Minggu (14/6/2026) pagi WIB.
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 15 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap mulai dari Aries hingga Pisces di sini.
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 15 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap mulai dari Aries hingga Pisces di sini.
Respons Bijak Dedi Mulyadi saat Hadapi Protes Orang Tua di Tengah Proses SPMB 2026 di Jawa Barat

Respons Bijak Dedi Mulyadi saat Hadapi Protes Orang Tua di Tengah Proses SPMB 2026 di Jawa Barat

Belum lama ini, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan akan membantu anak kurang mampu yang tidak kebagian sekolah negeri. Hal ini seiring adanya protes orang tua
Jadwal F1 GP Catalunya 2026, Minggu 14 Juni: George Russell Pole Position, Lewis Hamilton Coba Bawa Kembali Kejayaan Ferrari

Jadwal F1 GP Catalunya 2026, Minggu 14 Juni: George Russell Pole Position, Lewis Hamilton Coba Bawa Kembali Kejayaan Ferrari

Jadwal F1 GP Catalunya 2026 hari ini Minggu (14/6/2026), di mana George Russell (Mercedes) raih pole position. Sedangkan Lewis Hamilton mencoba kembali membawa kejayaan Ferrari.
Alasan Expressway Hi-Pass Mendadak Mundur dari Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Gara-Gara Hal Ini

Alasan Expressway Hi-Pass Mendadak Mundur dari Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Gara-Gara Hal Ini

Menilik alasan Expressway Hi-Pass mendadak mundur di tengah partisipasinya di Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 yang sedang berlangsung.

Trending

Piala Dunia 2026: Reaksi Tak Terduga Pelatih Maroko Usai Tahan Imbang Brasil 1-1, Sebut Singa Atlas Belum Main Serius

Piala Dunia 2026: Reaksi Tak Terduga Pelatih Maroko Usai Tahan Imbang Brasil 1-1, Sebut Singa Atlas Belum Main Serius

Timnas Maroko membuat kejutan pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Singa Atlas menahan Brasil dengan skor 1-1 di Stadion MetLife, Minggu (14/6/2026).
Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan media Vietnam. Senjata khas skuad Garuda yang selama ini identik Pratama Arhan dikaitkan dengan momen Piala Dunia.
Gara-gara Kevin Diks, Media Jerman Sampai Beri Pujian untuk Timnas Indonesia

Gara-gara Kevin Diks, Media Jerman Sampai Beri Pujian untuk Timnas Indonesia

Kevin Diks tampil gemilang bersama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Borussia Mönchengladbach sampai memberikan pujian khusus.
Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Universitas Negeri Makassar (UNM) menyatakan sikap resmi terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan salah satu tenaga pengajarnya. 
Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga

Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga

Timnas Qatar memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil membanggakan. Mereka sukses menahan Swiss 1-1 pada laga perdana Grup B, Sabtu (13/06/2026).
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT