GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Keluarga di Jombang Hidup Bersama Belasan Ular Piton, Berawal dari Hobi Jadi Sumber Cuan

Kandang ular milik Rika menyatu dengan ruang-ruang utama rumah, mulai dari ruang tengah hingga ruang tamu. Aktivitas merawat reptil pun menjadi rutinitas harian, mulai dari membersihkan kandang hingga memandikan ular.
Senin, 30 Maret 2026 - 17:42 WIB
Satu keluarga di Jombang hidup brsama banyak ular piton.
Sumber :
  • tvOne - Rohmadi

Jombang, tvOnenews.com — Kehidupan tak biasa dijalani oleh seorang ibu rumah tangga di Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Jombang. Rika Fitri (38) bersama keluarganya hidup berdampingan dengan belasan ular piton berukuran besar yang dipeliharanya di dalam rumah.

Tak tanggung-tanggung, kandang ular milik Rika menyatu dengan ruang-ruang utama rumah, mulai dari ruang tengah hingga ruang tamu. Aktivitas merawat reptil pun menjadi rutinitas harian, mulai dari membersihkan kandang hingga memandikan ular.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Rika, kondisi tersebut bukan lagi hal yang menakutkan. Ia mengaku sudah terbiasa sejak lama, bahkan anak-anaknya pun tidak merasa takut. Ular-ular tersebut kerap dijadikan teman bermain di rumah.

“Hobi ini berawal dari rasa penasaran saat masih lajang. Awalnya hanya satu ekor, lalu dipelihara hingga besar dan akhirnya dikembangbiakkan,” ujar Rika saat ditemui rumahnya, Senin (30/3).

Seiring waktu, jumlah ular piton yang dipeliharanya terus bertambah. Pada 2023, koleksinya mencapai 17 ekor dan terus berkembang. Dari hobi tersebut, Rika kini juga meraup keuntungan dengan menjual hasil ternaknya.

Ia membudidayakan berbagai jenis piton, seperti GC, albino, ivory, hingga tiger. Untuk anakan (baby) berusia sekitar satu bulan, harga jual berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp700 ribu. Sementara indukan dengan panjang mencapai lima meter bisa dijual hingga Rp3 juta sampai Rp4 juta.

Meski kini menjadi sumber penghasilan, hobi Rika sempat mendapat penolakan dari keluarga. Kekhawatiran akan bahaya ular menjadi alasan utama. Namun seiring waktu, keluarga mulai terbiasa dengan keberadaan reptil tersebut.

Tak hanya keluarga, warga sekitar pun awalnya merasa khawatir. Namun kini mereka mulai menerima, meski tetap mengingatkan soal keamanan dan kebersihan.

“Ya tidak apa-apa, tapi kadang tetap takut apalagi dulu pernah ada yang lepas,” ujar Sumarliyah, salah satu tetangga Rika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, keberadaan Rika justru memberi manfaat bagi warga. Ia kerap diminta membantu menangkap ular liar yang masuk ke permukiman. Bahkan, jika ada warga yang menemukan ular piton, hewan tersebut sering diserahkan kepada Rika untuk dipelihara.

Kini, hobi unik tersebut tidak hanya menjadi bagian dari keseharian keluarga Rika, tetapi juga membuka peluang ekonomi sekaligus membantu masyarakat sekitar dalam menangani reptil liar. (roi/ias)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

700 Personel Polisi Amankan Kirab Budaya

700 Personel Polisi Amankan Kirab Budaya

Sebanyak 700 personel polisi disiapkan untuk mengamankan kegiatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan digelar di Kota Bandung pada Sabtu (16/5) malam.
Maarten Paes Terancam Jadi 'Camat', Ajax Berniat Cari Kiper Top Eropa Musim Depan

Maarten Paes Terancam Jadi 'Camat', Ajax Berniat Cari Kiper Top Eropa Musim Depan

Maarten Paes cadangan mati (camat) di Ajax setelah Jordi Cruijff dikabarkan mencari sosok kiper baru, dengan Ter Stegen hingga Mark Flekken masuk radar klub.
Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Kongres XV HIMPSI 2026

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Kongres XV HIMPSI 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi terpilih menjadi tuan rumah perhelatan akbar Kongres XV Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) yang akan digelar pada 16–18 Oktober 2026.
Wargi Jabar Harus Tahu, Maksud di Balik Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh KDM

Wargi Jabar Harus Tahu, Maksud di Balik Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh KDM

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) akan memimpin langsung puncak perhelatan akbar bertajuk Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih. Parade budaya -
Bayi Berusia 18 Hari Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan Kota Madiun

Bayi Berusia 18 Hari Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan Kota Madiun

Bayi itu merupakan anak pertama pasangan B-S (36) dan N-A (35) warga Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Performa Yamaha Perlahan Mulai Membaik, Fabio Quartararo Berharap Bisa Raih Hasil Positif di MotoGP Catalunya 2026

Performa Yamaha Perlahan Mulai Membaik, Fabio Quartararo Berharap Bisa Raih Hasil Positif di MotoGP Catalunya 2026

Performa Yamaha kini mulai menunjukkan sinyal positif jelang MotoGP Catalunya 2026 setelah akhir pekan kompetitif di Le Mans.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT