GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terinspirasi Gempa Cianjur, Siswa MI di Gresik Ciptakan Alarm Gempa Damar Kurung

siswa sekolah dasar Madrasah Ibtidaiyah di Kebupaten Gresik berhasil menciptakan inovasi alarm penanda terjadinya gempa bumi dengan menggunakan barang bekas.
Kamis, 1 Desember 2022 - 13:47 WIB
Proses pembuatan alarm damar kurung khas gresik.
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, Jawa Timur - Siswa sekolah dasar Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kebupaten Gresik berhasil menciptakan inovasi alarm penanda terjadinya gempa bumi dengan menggunakan barang bekas yang terdapat di sekitar rumah mereka, dan dibentuk menjadi damar kurung khas Gresik. Pembuatan perangkat penanda gempa sederhana ini, terinspirasi dari peristiwa gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, yang menelan ratusan korban jiwa.

Aqil Al- Ghifari, salah satu perancang alarm mengaku jika alarm gempa bumi damar kurung dibuat dari barang bekas dan merupakan hasil karya siswa MI Yayasan Kebangkitan Ummat Islam (YKUI) Maskumambang, Desa Dukun, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Aqil, meski sederhana, tetapi alarm berbahan dasar baterai, alarm, kayu dan stik bekas es cream itu mampu berfungsi sebagai penanda terjadinya gempa bumi, karena menghasilkan suara melengking yang dapat memekikkan telinga.

Inisiatif pembuatan alarm penanda gempa, berawal dari keprihatinan akan musibah gempa bumi di Cianjur yang menelan ratusan korban jiwa. Perakitan alarm, diawali dengan pembuatan damar kurung, dengan memanfaatkan kayu dan stik bekas ice cream. Fungsi damar kurung ini, sebagai wadah untuk menempatkan komponen alarm.

"Di Cianjur baru baru ini terjadi gempa, dan banyaknya masyarakat yang menjadi korban karena kurangnya persiapan. Maka terbesitlah ide untuk membuat alarm gempa ini," ujarnya, Kamis (1/12).

Masih menurut Aqil, alarm yang sudah dikemas, kemudian dipasang pada dinding rumah. Pada saat terjadi goncangan, maka alarm akan menghasilkan suara melengking, sebagai penanda terjadinya gempa bumi.

"Manfaatkan kayu dan stik es cream bekas," tambahnya.

Sementara itu Faris Hendro Setiawan, Kepala Sekolah MI YKUI Maskumambang, Kecamatan Dukun, mengatakan, pembuatan alarm menjadi bagian dari mata pelajaran science, yang memberikan kesempatan siswa untuk menuangkan ide ide kreatifnya.

Meski sederhana, pihak sekolah sangat mengapresiasi kreatifitas siswa, karena mampu menghasilkan karya yang bermanfaat untuk masyarakat di sekitarnya. pihak sekolah, berencana menyempurnakan ide kreatif siswa ini, melalui berbagai pelatihan dan uji coba agar lebih maksimal dan berkualitas.

"Kami mengapresiasi ide kreatif siswa," kata Faris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memaparkan ide awal pembuatan alarm gempa, pihak sekolah juga memperagakan cara penyelamatan saat terjadi gempa bumi pada siswanya. penyelamatan ditandai dengan bersembunyi di bawa meja, kemudian mencari tempat terbuka yang aman.

"Sehingga kita memunculkan ide membuat alarm damar kurung itu untuk mengetahui bahwa pada waktunya gempa itu, terdengar alarm sehingga orang orang yang memakai alarm damar kurung bisa mengetahui bahwa itu terjadinya gempa," tutupnya. (mhb/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

MPR putuskan akan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat, kapan pelaksanaannya? begini penjelasan Ketua MPR RI.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

MPR putuskan akan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat, kapan pelaksanaannya? begini penjelasan Ketua MPR RI.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT