GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Pelaku Pembunuh Perempuan di Sungai Setail di Banyuwangi Terancam Hukuman Mati

Dua pelaku pembunuhan Sumila (55), perempuan yang ditemukan tewas di Sungai Setail, Banyuwangi, diancam dengan pasal berlapis, terancam hukuman mati
Senin, 23 Januari 2023 - 17:47 WIB
pelaku pembunuhan perempuan di Sungai Setail terancam hukuman mati
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Dua pelaku pembunuhan Sumila (55), perempuan yang ditemukan tewas di Sungai Setail, Banyuwangi, diancam dengan pasal berlapis. Kedua pelaku, DMW (29) dan AS (26) dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Ancamannya, hukuman penjara seumur hidup hingga hukuman mati. Jeratan pembunuhan berencana ini digunakan penyidik Polresta Banyuwangi setelah mengumpulkan cukup bukti. Pelaku DMW dan korban berkenalan sejak awal Desember 2022. Keduanya berkenalan dari sebuah aplikasi perjodohan. 

“Awalnya korban banyak curhat di aplikasi, lalu keduanya bertemu langsung di rumah korban,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa, Senin (23/1). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Begitu bertemu, munculah niat jahat pelaku menguasai harta korban. Kebetulan, korban mengajak pelaku menagih hutang senilai Rp17 juta ke Ciamis, Jawa Barat. Keduanya akhirnya berangkat, Rabu (18/1). Di tengah perjalanan, korban mendadak sakit perut. Korban dan pelaku memilih kembali ke Banyuwangi. Pelaku kemudian mengajak pelaku AS untuk bergabung. Bukannya berangkat ke Ciamis, ketiganya berkeliling ke sejumlah tempat di Banyuwangi. Di sebuah tempat sepi, dua pelaku melancarkan aksinya. Korban dibunuh dengan dijerat tali plastik yang sudah disiapkan. 

“Jadi, ada unsur perencanaan pembunuhan. Modusnya menguasai harta korban,” jelas Kapolresta didampingi Kasat Reskrim Kompol Agus Sobarnapraja.

Usai membunuh, pelaku menggasak uang tunai korban senilai Rp1,3 juta dan perhiasan. Kedua pelaku membagi uang itu masing-masing Rp450.000. Perhiasan korban sedianya akan dijual. Namun, keburu tertangkap polisi. Penyidik menjerat kedua pelaku dengan pasal berlapis, masing-masing pasal 340 subsider 338 junto 365 dan 364 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. 

“Ancaman hukumannya penjara seumur hidup atau ancaman tertinggi hukuman mati,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada penyidik, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku utama, DMW mengaku tergiur dengan harta korban lantaran terlilit biaya hidup. Pun dengan pelaku kedua AS. Dia diiming-imingi DMW untuk ikut menguras harta korban. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku diamankan di Polresta Banyuwangi.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengambang di sungai, Jumat (20/1) pagi. Korban ditemukan oleh warga yang hendak buang air ke sungai. Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui pergi dari rumah sejak Rabu (18/1) siang. Dua pelaku berhasil diamankan polisi, Minggu (22/1) dini hari di rumah masing-masing. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Ole Romeny Gigit Jari, Ajax Tak Habis Pikir Lihat Debut Maarten Paes, 4 Striker Eropa Eligible Bela Timnas Indonesia

Terpopuler: Ole Romeny Gigit Jari, Ajax Tak Habis Pikir Lihat Debut Maarten Paes, 4 Striker Eropa Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali menjadi pusat perhatian setelah serangkaian 3 kabar panas dari Eropa masuk daftar terpopuler pekan ini. Berikut rangkuman lengkapnya!
Nohran Sampai Berlinang Air Mata Gara-gara Red Sparks: Akhiri 11 Kekalahan Beruntun Usai Tumbangkan Pink Spiders!

Nohran Sampai Berlinang Air Mata Gara-gara Red Sparks: Akhiri 11 Kekalahan Beruntun Usai Tumbangkan Pink Spiders!

Tangisan Nohran menjadi potret paling jujur tentang arti kemenangan Red Sparks, sebegai pembebasan dari rasa frustrasi yang menumpuk. Pink Spiderd tumbang dengan skor 3-1
Wamen HAM Pastikan Keluarga Siswa MTs Korban yang Tewas Dianiaya Oknum Brimob Dapat Hak Keadilan

Wamen HAM Pastikan Keluarga Siswa MTs Korban yang Tewas Dianiaya Oknum Brimob Dapat Hak Keadilan

Wakil Menteri HAM RI, Mugiyanto Sipin, memastikan keluarga siswa MTs berinisial AT (14) yang tewas diduga akibat kekerasan oleh anggota Brimob akan mendapatkan hak atas keadilan dan pemulihan.
Dituding Menganiaya Anak Kandung Suaminya, Ibu Tiri Tak Terima Digoreng Netizen: Kalau Kasihan, Sok Sumbang!

Dituding Menganiaya Anak Kandung Suaminya, Ibu Tiri Tak Terima Digoreng Netizen: Kalau Kasihan, Sok Sumbang!

Pengakuan Nizam saat mengatakan dipaksa minum air mendidih oleh ibu tirinya telah menggiring netizen menyudutkan ibu tiri. Kini ibu tiri berani angkat bicara
Inara Rusli Ngotot Bukan Pelakor, Ungkap Pernikahan Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi Sudah Hancur

Inara Rusli Ngotot Bukan Pelakor, Ungkap Pernikahan Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi Sudah Hancur

Inara Rusli tegas membela diri dari tuduhan pelakor. Ia sebut rumah tangga Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa sudah hancur sebelum dirinya hadir.
Saran Dasco untuk Pemerintah soal Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India

Saran Dasco untuk Pemerintah soal Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India

Rencana impor 105 ribu mobil dari India untuk kebutuhan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus jadi polemik

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT