News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Air Sungai Jabung Keruh, Diduga Tercemar Limbah Perusahaan Batu Bara

Sungai Jabung di Wilayah Desa Jangkang Baru, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kini tidak dapat lagi difungsikan sebagai sarana air bersih bagi masyarakat setempat. Pasalnya, jika terjadi hujan sungai tersebut akan menjadi keruh dan tidak bisa dikonsumsi warga. Kini air sungai mulai bercampur tanah diduga akibat rangkaian aktivitas pertambangan.
Sabtu, 14 Mei 2022 - 15:10 WIB
Air Sungai Jabung di Kabupaten Barito Utara yang keruh, diduga akibat tercemar limbah batubara.
Sumber :
  • Tim Tvone-Didi

Barito Utara, Kalteng - Sungai Jabung di Wilayah Desa Jangkang Baru, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kini tidak dapat lagi difungsikan sebagai sarana air bersih bagi masyarakat setempat. 

Pasalnya, jika terjadi hujan sungai tersebut akan menjadi keruh dan tidak bisa dikonsumsi warga. Kini air sungai mulai bercampur tanah diduga akibat rangkaian aktivitas pertambangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sungai Jabung airnya sangat jernih dan di konsumsi masyarakat sejak turun-temurun terdapat sarana air bersih dan sudah berpuluh-puluh tahun digunakan kini tercemar, akibat aktivitas rangkaian kegiatan pertambangan oleh PT. Arsy Nusantara," kata Deviy Ariadi, tokoh masyarakat desa Jangkang Baru, Jumat (13/5/2022). 

Ariadi menyampaikan bahwa hingga kini pihak perusahaan tidak ada sosialisasi tentang analisis dampak lingkungan (Amdal) maupun musyawarah dengan warga soal keruhnya Sungai Jabung. 

"Kami belum ada mendengar penjelasan secara resmi baik dari pihak Kepala Teknik Tambang (KTT) maupun dari pemerintahan Desa Jangkang Baru dalam upaya pencegahan keruhnya air bercampur dengan tanah ini," ujarnya. 

Sebelum tercemar, air sungai tetap jernih sekalipun hujan dan banjir. "Sungai Jabung ini merupakan untuk kebutuhan hajat hidup orang banyak," sambung Ariadi. 

Warga Jangkang Baru, Alpi Sukadi, mengatakan rangkaian pertambangan dapat merusak ekosistem lingkungan hidup di Sungai Jabung. 

"Lebih parahnya lagi bukan karena keruhnya air sungai tetapi kegiatan rangkaian pertambangan tersebut akan merusak ekosistem lingkungan hidup di sungai itu," ungkapnya. 

Katanya, Sungai Jabung satu-satunya sungai di Desa Jangkang Baru yang harus dijaga kelestarian lingkungan hidupnya agar tidak terjadi seperti Sungai Liang atau Manuhang yang sudah rusak kelestariannya. 

"Saya berharap kelestarian lingkungan hidup serta kejernihan air Sungai Jabung tersebut tetap dapat dimanfaatkan sampai generasi anak cucu kami," pungkasnya. 

Kepala Teknik Tambang PT. Arsy Nusantara, Normal Manalu, mengakui keruhnya air Sungai Jabung namun tidak seratus persen. 

"Sebenarnya masalah air bersih itu sudah ada kesepakatan dengan desa, masyarakat dan perusahaan untuk membangun sarana air bersih dan sudah berjalan dengan baik. Harapannya dalam minggu ini sudah dapat dinikmati oleh masyarakat," ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, pengelola sarana air bersih Desa Jangkang Baru, Supriadi, mengatakan pihaknya sempat mendatangi PT. Arsy Nusantara guna mencari solusi terkait keruhnya air Sungai Jabung jika terjadi hujan. 

"Kita sempat mendatangi perusahaan untuk  mencari solusi, memang ada dampaknya sedikit dan tidak terlalu parah keruhnya hanya beberapa jam, karena hanya pengaruh dari rembesan jalan," katanya. (dsi/Ask)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu

Trending

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT