GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum Polisi yang Diduga Cabuli 2 Wanita di Puskemas ternyata Anak Anggota DPRD Di Sulsel

Oknum AA (38) oknum anggota Polsek Patimpeng Polres Bone yang dilaporkan oleh ATO suami korban, atas dugaan perbuatan cabul yang dialami istrinya di Puskesmas.
Rabu, 15 Maret 2023 - 13:07 WIB
Oknum (AA) (38 Tahun) salah satu anggota Polsek Patimpeng Polres Bone Polda Sulewesi Selatan yang dilaporkan ke Polisi oleh (ATO) suami korban atas dugaan perbuatan cabul yang dialami istrinya..
Sumber :
  • Tim Tvone-Andi Rahmat

Bone, tvOnenews.com - Institusi POLRI kini kembali tercoreng namanya setelah oknum AA (38) salah satu anggota Polsek Patimpeng Polres Bone yang dilaporkan oleh ATO, suami korban atas dugaan perbuatan cabul yang dialami istrinya. Melalui pesan whatsapp, korban (AS) menceritakan peristiwa yang dialaminya di UPT Puskesmas Kahu pada Selasa (14/3/2023) dinihari, sekira pukul 02.30 Wita.

“Saya sementara tertidur saat itu, tiba-tiba saya terbangun karena merasakan geli di bagian kaki terus ke paha dan di bagian perut. Saya pikir itu mungkin serangga jenis kecoa yang ada di kakiku. Jadi saya kibas-kibas pakai jilbabku, lalu rasa geli itu hilang dan tidak lama kemudian saya kembali tidur," kata AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(AS) menceritakan bahwa sebelum peristiwa terhadap dirinya itu terjadi, dirinya bersama kerabatnya (AM) sedang beristirahat di salah satu ruang rawat inap di UPT Puskesmas Kahu menemani suaminya (ATO) yang sementara sakit dan dalam perawatan (rawat inap).

“Tidak lama berselang setelah saya melanjutkan tidurku, tiba-tiba kurasakan kembali rasa geli itu. Namun kali ini rasa geli itu sangat terasa saya rasakan karena di bagian pahaku dan selangkanganku (organ intim)," jelas AS.

“Karena rasa geli itu, saya kaget dan spontan terbangun dari tidur. Saya melihat ada orang yang berbaju merah pakai dondo atau kupluk sedang baring di bawah kakiku. Saya lalu tendang dia sambil berteriak sehingga pasien (suamiku) yang sementara diinfus terbangun spontan," ungkap AS.

AS juga menceritakan bahwa orang yang berbaju merah pakai kupluk itu berusaha kabur dari ruang rawat inap setelah kejadian dan dikejar sama suamiku sampai keluar ruang rawat inap.

“Karena saya panik, saya tendang orang baju merah pakai dondo (kupluk) itu 2 kali dan orang itu jatuh. Kemudian pasien (suamiku) yang terbangun karena teriakanku melompat dan menginjak leher dan mau menghantam pakai tiang infus orang yang mengenakan baju merah itu, namun dilerai oleh beberapa keluarga pasien lain yang juga ada di dalam ruangan itu”, kata AS.

“Setelah peristiwa itu, saya merasakan sesak nafas tiba-tiba dan saya dibawa ke UGD untuk mendapatkan bantuan oksigen," jelas AS.

Lanjut AS juga mengatakan bahwa peristiwa yang dialaminya sudah dilaporkan oleh suaminya (ATO) yang mendatangi Polsek Kahu Polres Bone sesaat setelah kejadian terjadi sambil membawa botol infusnya.

“Sudah di lapor ke Polisi di Polsek Kahu dengan Nomor : LP/09/III/2023/SPK/SEK KAHU. Dan tidak lama setelah melapor, datangmi anggota Polsek Kahu di ruang perawatan menemui saya”, kata AS.

Korban (AS) dengan tegas mengatakan, "seandainya dengan mandi air laut dan hilang ini siri’ku, dari tadi pagi saya lakukan itu. Namun perbuatan pelaku ini tidak bisa saya terima".

“Waktu saya tendang itu orang, dia sempat bilang kalo dia itu keluarga dengan saya. Terus saya bilang kau kurang ajar, bukanka keluargamu,” kata AS.

Kepada tvOnenews.com, korban AS juga mengatakan kalau pelaku (terlapor) ini adalah anak dari salah satu anggota DPRD di Kabupaten Bone.

Dihubungi terpisah setelah korban AS memberikan nomor whatsapp kerabatnya kepada media ini, kerabat AS meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, sudah rusak moralnya ini pelaku yang juga adalah oknum Polisi dan kami dari keluarga korban meminta Polda Sulawesi Selatan untuk segera memecat pelaku,” tegas AOD saat dihubungi media ini via telepon whatsapp.

Dari keluarga korban ini juga didapatkan informasi bahwa pelaku (terlapor) ini sudah seringkali melakukan pelanggaran kedinasan sebagai anggota Polri dan beberapa kali diberikan surat teguran dari pimpinannya, namun tidak ada efek jera buat dia (terlapor). (art/ask)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.
Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil thailand Open 2026, pertandingan dari ganda campuran antara Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melawan Makkasasithorn/Nattamon Laisuan.
Alun-alun Karawang Bikin Candu, Dedi Mulyadi Siap-siap bakal Sulap Jalan Tuparev Jadi Kota Tua Pelatan Cinta

Alun-alun Karawang Bikin Candu, Dedi Mulyadi Siap-siap bakal Sulap Jalan Tuparev Jadi Kota Tua Pelatan Cinta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) akan menata kawasan Alun-alun Karawang, khusus di Jalan Tuparev. Area ini diubah konsep Kota Tua penuh pelataran cinta.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT