News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mabes Polri Turunkan Tim Selidiki Penyerangan Mapolres Jeneponto Oleh Sekelompok Orang Tak Dikenal

Mabes Polri menurunkan tim bantu Polda Sulsel dalam proses penyelidikan atas kasus sekelompok orang tidak dikenal atau OTK pelaku penyerangan Mapolres Jeneponto
Sabtu, 29 April 2023 - 03:15 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana
Sumber :
  • Wawan Setyawan

Makassar, tvOnenews.com - Mabes Polri menurunkan tim untuk membantu Polda Sulawesi Selatan dalam proses penyelidikan atas kasus sekelompok orang tidak dikenal atau OTK pelaku penyerangan Mapolres Jeneponto, Sulawesi Selatan.

"Untuk mabes ya turun untuk apa membantu pembuktian terdapat penyerangan Mapolres Jeneponto tersebut," ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi Komang Suartana, kepada wartawan pada Jumat (28/4/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kombes Pol Komang menerangkan, sejumlah ruangan yang rusak pasca penyerangan saat ini belum dibersihkan dan telah diberikan Police Line guna proses penyelidikan.
 
"Untuk sementara (pelayanan) kembali nomor namun bekas-bekas pengurusakan tetap kita police line untuk bisa penyidik melakukan olah TKP untuk mencari kebenaran siapa yang melakukan pengurusakan," ujarnya.
 
tvonenews

Sementara itu pasca penyerangan, pelayanan di Mapolres Jeneponto tetap berjalan normal meski sejumlah kaca yang terkena batu masih berserakan. Terlihat pelayanan kepada masyarakat seperti pembuatan SKCK dan SIM tetap berjalan normal.

"Pasca penyerang Mapolres Jeneponto perintah Kapolda kemarin pelayanan masyarakat tetap memberikan bantuan dan layanan untuk keperluan sehari-hari artinya sementara tetap berjalan," terangnya.
 
Sebelumnya, Kodam XIV/Hasanuddin dan Polda Sulsel telah menggelar konferensi pers terkait penyerangan Mapolres Jeneponto di Makodam XIV/Hasanuddin, Makassar, pada Kamis (27/4) malam.
 
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulsel, Irjen Setyo Boedi Moempoeni Harso, mengatakan satu orang anggota polisi Brigadir Mus Mulyadi masih di rawat di RS Bhayangkara Makassar setelah terkena peluru pada bagian perut. Saat ini pihaknya tengah mencari proyektil peluru tersebut.
 
"Balistik belum ditemukan dan sementara dicek di Jeneponto belum ada laporan ke saya, apakah sudah ditemukan di TKP. Mudah-mudahan anggota sehat kembali, tuli walaupun operasi besar tadi," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Kemudian saya juga imbau dengan kejadian anggota yang jadi korban, sudah saya tekankan agar disikapi dengan bijak tidak ada reaktif kita berdoa ini tidak terjadi lagi dan semua teratasi dengan baik. Semua hubungan Polres dan Dandim hingga Babinkamtibmas bisa tetap terjalin dengan baik," imbuhnya (wsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

GAC Pilih Indonesia Jadi Negara Pertama di Luar China untuk Pasarkan AION i60, Ini Alasannya

GAC Pilih Indonesia Jadi Negara Pertama di Luar China untuk Pasarkan AION i60, Ini Alasannya

GAC Indonesia mendapat kepercayaan istimewa dari prinsipal di China. Indonesia dipilih sebagai negara pertama di luar China yang memasarkan AION i60.
Ditunda Imbas Piala Asia 2027, Kapan Liga Pro Saudi 2026/2027 Dimulai Kembali?

Ditunda Imbas Piala Asia 2027, Kapan Liga Pro Saudi 2026/2027 Dimulai Kembali?

Terkait kapan jadwal baru tersebut akan dirilis dan bagaimana mekanisme penyesuaiannya, klub-klub peserta Liga Pro Saudi kini tengah berada dalam fase siaga.
Mendorong UMK Naik Kelas: Fokus Pertamina Perkuat Manajemen Usaha Lokal

Mendorong UMK Naik Kelas: Fokus Pertamina Perkuat Manajemen Usaha Lokal

Sebanyak 857 usaha mikro dan kecil (UMK) binaan Pertamina berhasil lolos ke tahap nasional program Pertamina UMK Academy 2026. 
Byeon Woo Seok Bikin Heboh Fan Meeting Jakarta, Turun Panggung hingga Hibur Fans dari Dekat

Byeon Woo Seok Bikin Heboh Fan Meeting Jakarta, Turun Panggung hingga Hibur Fans dari Dekat

Byeon Woo Seok bikin heboh fan meeting Jakarta, turun panggung hingga hibur fans dari dekat.
Negara akan Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Frans Seda, NTT Berbangga

Negara akan Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Frans Seda, NTT Berbangga

Pemerintah Republik Indonesia akan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh bangsa asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Franciscus Xaverius Seda atau yang lebih dikenal sebagai Frans Seda. 
Anak Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Klender Sembunyikan Luka karena Ketakutan: Di Sekolah Bilangnya Jatoh

Anak Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Klender Sembunyikan Luka karena Ketakutan: Di Sekolah Bilangnya Jatoh

Korban menceritakan bahwa selama berada di area sekolah, ia mencoba menangani pembengkakan tersebut secara mandiri dengan memberikan air dingin dan air panas.

Trending

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral istri Kades di Rembang diduga berzina dengan anggota DPRD berinisial W. Zayyana Ilma mengakui hubungan tersebut, sementara laporan telah masuk ke polisi
Enam Kali ke Hotel, Istri Kades Karanganyar Ungkap 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Pamit Sama Suami ya Belanja

Enam Kali ke Hotel, Istri Kades Karanganyar Ungkap 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Pamit Sama Suami ya Belanja

Istri Kades Karanganyar, Zayyana Ilma, mengaku enam kali bertemu anggota DPRD Rembang berinisial WD di hotel. Polisi masih mendalami bukti dan laporan dugaan
Viral Diduga Penganiayaan Anak oleh Ibu Tiri di Klender, Jakarta Timur, Korban: Aku Pulang Malah Digebuk

Viral Diduga Penganiayaan Anak oleh Ibu Tiri di Klender, Jakarta Timur, Korban: Aku Pulang Malah Digebuk

Berdasarkan penuturan langsung dari korban, dirinya mengaku kakinya dipukul menggunakan kayu seperti bambu, hingga mengalami bengkak pada area yang dipukul.
KPK Dalami Dugaan Suap di Kantor Pertanahan Bogor Terkait Layanan Pertanahan

KPK Dalami Dugaan Suap di Kantor Pertanahan Bogor Terkait Layanan Pertanahan

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Istri Kades Karanganyar Blak-blakan soal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Perselingkuhan itu Fakta

Istri Kades Karanganyar Blak-blakan soal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Perselingkuhan itu Fakta

Istri Kades Karanganyar, Zayyana Ilma, blak-blakan mengakui hubungan selama delapan bulan dengan anggota DPRD Rembang. Ia mengungkap enam kali pertemuan
5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

Inilah lima poin pernyataan SD Labschool Cibubur soal dugaan bullying yang viral di media sosial Threads. Pihak sekolah menyebut setiap kejadian yang melibatkan siswa perlu mendapat perhatian serius.
Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa itu KidZania yang viral usai unggahan Ria Ricis di lokasi karhutla tuai kritik?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT