News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minim Kapasitas Peserta Didik, SMA Negeri 6 Mimika Terpaksa Tolak Pendaftaran Siswa

meskipun menjadi salah satu sekolah yang difavoritkan di kabupaten Mimika, namun SMA 6 terpaksa menolak pendaftaran siswa akibat daya tampung yang tidak memadai
Kamis, 18 Mei 2023 - 00:05 WIB
Kepala Sekolah SMA 6 Mimika menunjukkan ruang kelas yang tidak memadai untuk peserta didik
Sumber :
  • desius Termas

Mimika, tvOnenews.com - Dunia pendidikan maju menjadi harapan bagi seluruh masyarakat Indonesia lebih terkhusus masyarakat kabupaten Mimika, Propinsi Papua Tengah. Sejak diresmikan, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 kabupaten Mimika tahun 2013, pihak sekolah terus berbenah untuk menampung seluruh peserta didik yang terus meningkat tiap tahun.

“Setiap tahun ajaran baru banyak siswa-siswi terpaksa tidak diterima dikarenakan sekolah kami kekurangan ruang kelas, ini membuat kami sebagai tenaga pendidik merasa prihatin dan butuh perhatian khusus dari Dinas Pendidikan, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat,” ujar epala sekolah SMA Negeri 6, Willem Nauw saat ditemui diruangan kerjanya, Rabu(17/5/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Willem Nauw menyebut bahwa meskipun menjadi salah satu sekolah yang difavoritkan di kabupaten Mimika, namun pihaknya tidak mampu berbuat banyak mengingat sarana sekolah yang tidak sebanding dengan minat anak papua untuk belajar. Ia terpaksa menolak sebagian siswa yang mendaftar karena sudah melebihi kapasitas peserta didik.

“Sekolah yang terletak dipusat kota, secara otomatis banyak murid akan mendaftar, namun dengan terpaksa kami menolak sebagian dikarenakan fasilitas pendukung seperti ruang kelas yang kurang, dan ada 6 ruang kelas yang bangunan lama, disaat hujan banjir masuk kedalam ruang kelas, pihaknya sudah mengadukan ke dinas terkait untuk dibangun namun tidak mendapat respon positif, dan hanya menjanjikan,” ungkap Willem Nauw.

Dengan jumlah murid yang banyak jelas membutuhkan fasilitas penjunjang seperti ruang kelas, mandi cuci kakus(MCK), laboratorium, dan perpustakaan dalam menunjang proses belajar mengajar yang baik disekolah.

“Kasihan siswa kami, harus antrian dalam menggunakan akses kamar kecil (WC) jelas mengganggu proses belajar, sehingga kalau boleh ditahun ini dibangun, lahan disekolah masih ada yang kosong, tinggal datang ketemu kami pihak sekolah duduk bersama lalu dibangun,” jelas Willem.

Untuk diketahui bersama SMA Negeri 6 memiliki telah memiliki ruang laboratorium dan perpustakaan namun didalamnya ruang tersebut tidak ada peralatan laboratorium dan buku-buku bacaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semoga ruang laboratorium dan perpustakaan yang telah dibangun, mohon untuk diperhatikan oleh Dinas Pendidikan, Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan,” Harap Willem Nauw.

(dbt/asm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Siap Ikuti Aturan Baru Pembelian Pertalite, Tunggu Keputusan Pemerintah

Pertamina Siap Ikuti Aturan Baru Pembelian Pertalite, Tunggu Keputusan Pemerintah

Pertamina Patra Niaga menyatakan siap mengikuti kebijakan pembelian Pertalite berbasis desil jika pemerintah telah menetapkan aturan secara resmi.
Gandeng Polda Metro Jaya, Yayasan AHM Ajak Gen Z Bangun Budaya Safety Riding untuk Tekan Angka Kecelakaan

Gandeng Polda Metro Jaya, Yayasan AHM Ajak Gen Z Bangun Budaya Safety Riding untuk Tekan Angka Kecelakaan

Yayasan AHM dan Polda Metro Jaya mendorong Gen Z peduli safety riding untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Salah satunya upayanya adalah kampanye kreatif untuk membentuk kesadaran berkendara.
4 Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia yang Bisa Dipanggil Nova Arianto ke Piala Asia U-20 2027, Siapa Saja?

4 Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia yang Bisa Dipanggil Nova Arianto ke Piala Asia U-20 2027, Siapa Saja?

Timnas Indonesia U-20 lolos ke Piala Asia U-20 2027. Nova Arianto berpeluang menambah kekuatan dengan empat pemain keturunan yang absen di kualifikasi.
PR INDONESIA Belajar dari Pertamina, Komunikasi Internal Jadi Kunci Bangun Kepercayaan Pekerja

PR INDONESIA Belajar dari Pertamina, Komunikasi Internal Jadi Kunci Bangun Kepercayaan Pekerja

PR INDONESIA menggelar Corporate Communication Experience ke Pertamina untuk mempelajari praktik komunikasi internal bagi lebih dari 43.000 pekerja.
Update Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau: TNI AL Temukan Pelampung

Update Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau: TNI AL Temukan Pelampung

Upaya pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di kawasan perairan Anak Krakatau membuahkan sebuah petunjuk. 
DPR Minta Pemerintah Perkuat 7 Aspek Mitigasi Bencana dan Tertibkan Tata Ruang

DPR Minta Pemerintah Perkuat 7 Aspek Mitigasi Bencana dan Tertibkan Tata Ruang

Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto mengatakan, pemerintah harus mengubah paradigma penanggulangan bencana dari sekadar respons darurat menjadi kesiapsiagaan yang bekerja sebelum ancaman erupsi gunung api menghantam masyarakat.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, setidaknya ada dua titik lokasi yang dilakukan penggeledahan oleh tim penyidik KPK, yakni ruang Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Muara Enim dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Memasuki 11 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki prospek karier yang lebih menjanjikan. Siapa saja yang bakal bersinar di tempat kerja besok?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT