News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasar Tumpah Ramadan di Kendari Kerap Bikin Macet, Petugas Turun Tangan

Meski menjadi berkah para pedagang takjil, namun kondisi itu juga membuat para pengendara kerap mengeluhkan padat dan macetnya jalanan akibat ramainya warga yang datang silih berganti.
Rabu, 12 Maret 2025 - 11:18 WIB
Pemantauan pasar tumpah yang kerap muncul di beberapa titik di Kota Kendari selama bulan Ramadan.
Sumber :
  • Erdika Mukdir

Kendari, tvOnenews.com - Pasar tumpah ramadan merupakan pasar musiman yang terkadang muncul saat momen bulan Ramadan. Seperti halnya yang terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/3/2025).

Meski menjadi berkah para pedagang takjil, namun kondisi itu juga membuat para pengendara kerap mengeluhkan padat dan macetnya jalanan akibat ramainya warga yang datang silih berganti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pengguna jalan, Onno mengungkapkan kondisi itu sering terjadi jelang sore hari. Apalagi tingginya aktivitas masyarakat yang berbelanja menjelang buka puasa.

“Sering macet memang disini, apalagi di jalur Saranani, Lepo-lepo dan Sao-sao karena banyak pedagang, banyak pembeli jadi kadang macet,” ungkapnya.

Onno pun berharap kepada para pembeli yang hendak mencari takjil agar lebih tertib dan tidak memarkirkan kendaraannya di bahu jalan.

“Bagusnya kalau pembeli yang pakai mobil ini jangan parkir di bahu jalan, supaya tidak mengganggu pengendara lain,” tutupnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kapolresta Kendari , Kombes Pol. Eko Widiantoro terlihat turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan terhadap pasar tumpah yang kerap muncul di beberapa titik di Kota Kendari selama bulan Ramadan.

Selain memberi rasa kenyamanan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan menjaga ketertiban umum. Terpantau petugas kepolisian mendatangi satu persatu lokasi pasar tumpah yang biasanya padat pengunjung dan sering menjadi pusat perbelanjaan musiman.

“Kami ingin memastikan bahwa pasar tumpah ini tidak mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama dalam hal lalu lintas dan keamanan. Kami juga mendorong pedagang dan pengunjung untuk tetap mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujar Kombes Eko.

Kapolres pun menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mengawasi perkembangan situasi sekaligus mendekatkan polisi dengan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemantauan pasar tumpah ini merupakan bagian dari upaya Polresta Kendari untuk menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan di Kota Kendari selama bulan Ramadan,” pungkasnya. (emr/frd)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT