GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Bos Judi Online Apin BK, Majelis Hakim Marahi JPU Tak Hadirkan Barang Bukti: Keterangan Saksi Ngarang-Ngarang!

Sidang perkara TPPU kasus bos judi online Apin BK dalam agenda keterangan saksi di PN Medan, Majelis Hakim PN Medan marahi Jaksa tak hadirkan barang bukti.
Kamis, 16 Maret 2023 - 10:39 WIB
Sidang pengadilan bos judi online, Apin BK.
Sumber :
  • Tim TvOne/Ahmidal Yauzar

Medan, tvOnenews.com - Sidang perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kasus bos judi online Jonni alias Apin BK dalam agenda keterangan saksi di Pengadilan Negeri Medan, Majelis Hakim PN Medan marahi jaksa tak hadirkan barang bukti.

Dalam sidang bos judi online tersebut Majelis Hakim terlihat sangat kesal terhadap JPU lantaran tak membawa barang bukti berupa buku tabungan dan ATM untuk menjadi pertimbangan di dalam persidangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang bukti itu berupa buku tabungan dan ATM berisi Rp100 ribu yang sebelumnya ditemukan oleh petugas kepolisian di Cafe Warna Warni di kompleks elit Cemara Asri, yang dijadikan tempat judi online oleh Jonni alias Apin BK.
 
Majelis Hakim Anggota Lucas Sahabat Duha menduga bahwa keterangan diberikan saksi adalah keterangan karangan karena tidak ada bukti nyata dalam persidangan yang dihadirkan JPU.
 
“Seratus itu, seratus ribu itu bukan seratus jutakan, kita mau konfirmasi apa benar hilang? Atau hanya keterangan ngarang ngarang," ucapnya dengan kesal kepada JPU.
 
Lucas ingin barang bukti dapat dihadirkan agar bisa menyesuaikan sama keterangan saksi, jadi pihaknya tidak menduga hal-hal yang sangat mencurigakan.
 
“Jadi kita mau tahu isi dari pada buku rekening yang itu, seharusnya tadi saudara jaksa bawalah itu (buku rekening) jadi betul betul, apa yang diterangkannya sesuai dengan bukunya,” tegasnya pada Rabu (15/3/2023).
 
Dikatakan Lucas itu masih nominal ratusan juta gimana kalau nominalnya lebih dari itu hingga sampai ratusan juta, hal ini yang menjadi kecurigaannya.
 
“Kalau lebih dari Rp100 ribu di dalam (buku tabungan atau atm) apalagi ratusan juta, apalagi lebih dari pada itu, itukan ada keraguan kita, terhadap isinya itu dari mana," pungkasnya dengan kesal.
 
Sementara, Jaksa Penuntut Umum dalam perkara TPPU Apin BK Irna Hasibuan membenarkan keterangan dari Majelis Hakim yang meminta dihadirkan barang bukti buku tabungan dan kartu ATM.
 
“Iya majelis minta dihadirkan,” katanya kepada wartawan tvOnenews.com usai sidang .
 
Ia mengatakan buku tabungan dan kartu ATM salah satu saksi itu ada, namun di kasus tindak pidana asal .
 
“Ada ditindak pidana asal, di judi itu,” tutupnya. (AYR/LNO)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Putuskan Pembagian 31 Persen Laba Bersih Dibagikan ke Pemegang Saham

RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Putuskan Pembagian 31 Persen Laba Bersih Dibagikan ke Pemegang Saham

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memutuskan pembagian dividen kepada para pemegang saham dengan nilai Rp1,1 triliun atau setara dengan 31 persen laba bersih Tahun Buku 2025.
Anindya Bakrie Ungkap KIGC Tempat Kumpul Pelobi Ulung: Bisa Perkuat Komite Bilateral Luar Negeri

Anindya Bakrie Ungkap KIGC Tempat Kumpul Pelobi Ulung: Bisa Perkuat Komite Bilateral Luar Negeri

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan bahwa Kadin Indonesia Golf Club (KIGC) merupakan tempat kumpul pelobi ulung untuk memperkuat komite bilateral luar negeri hingga meningkatkan usaha perdagangan.
Polisi Pastikan Model ADV Bukan Korban Begal, Motifnya Iseng

Polisi Pastikan Model ADV Bukan Korban Begal, Motifnya Iseng

Polda Metro Jaya memastikan bahwa Model atau MUA Ansy Jan De Vries (ADV) bukan korban begal maupun tindakan kriminal lainnya. 
Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Terdakwa Priyo Bagus Setiawan kembali membuat kecurigaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terang benderang soal Ririn Rifanto sebut 4 nama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bukan Tanpa Alasan, Wapemred Republika Ungkap Alasan Jurnalisnya Ikut Global Sumud Flotilla ke Gaza

Bukan Tanpa Alasan, Wapemred Republika Ungkap Alasan Jurnalisnya Ikut Global Sumud Flotilla ke Gaza

Publik dikejutkan dengan kabar diculiknya sembilan relawan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla oleh tentara Zionis Israel
Bareskrim Polri Bakal Periksa Selebgram Inisial ZNM Terkait Gas N2O Ilegal Whip Pink

Bareskrim Polri Bakal Periksa Selebgram Inisial ZNM Terkait Gas N2O Ilegal Whip Pink

Bareskrim Polri akan melakukan pemeriksaan terhadap selebgram wanita berinisial NZM terkait penggunaan gas Nitrous Oxide (N2O) ilegal Whip Pink, pada Jumat (22/5) mendatang.

Trending

Bareskrim Polri Bakal Periksa Selebgram Inisial ZNM Terkait Gas N2O Ilegal Whip Pink

Bareskrim Polri Bakal Periksa Selebgram Inisial ZNM Terkait Gas N2O Ilegal Whip Pink

Bareskrim Polri akan melakukan pemeriksaan terhadap selebgram wanita berinisial NZM terkait penggunaan gas Nitrous Oxide (N2O) ilegal Whip Pink, pada Jumat (22/5) mendatang.
Timwas Haji DPR RI Tinjau Hotel Al-Hidayah Mekkah, Pastikan Pelayanan Konsumsi 4.000 Jemaah Aman dan Memuaskan

Timwas Haji DPR RI Tinjau Hotel Al-Hidayah Mekkah, Pastikan Pelayanan Konsumsi 4.000 Jemaah Aman dan Memuaskan

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI terus bergerak untuk menjamin kenyamanan serta kelayakan fasilitas yang dibutuhkan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Terdakwa Priyo Bagus Setiawan kembali membuat kecurigaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terang benderang soal Ririn Rifanto sebut 4 nama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bukan Tanpa Alasan, Wapemred Republika Ungkap Alasan Jurnalisnya Ikut Global Sumud Flotilla ke Gaza

Bukan Tanpa Alasan, Wapemred Republika Ungkap Alasan Jurnalisnya Ikut Global Sumud Flotilla ke Gaza

Publik dikejutkan dengan kabar diculiknya sembilan relawan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla oleh tentara Zionis Israel
Anindya Bakrie Ungkap KIGC Tempat Kumpul Pelobi Ulung: Bisa Perkuat Komite Bilateral Luar Negeri

Anindya Bakrie Ungkap KIGC Tempat Kumpul Pelobi Ulung: Bisa Perkuat Komite Bilateral Luar Negeri

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan bahwa Kadin Indonesia Golf Club (KIGC) merupakan tempat kumpul pelobi ulung untuk memperkuat komite bilateral luar negeri hingga meningkatkan usaha perdagangan.
Polisi Pastikan Model ADV Bukan Korban Begal, Motifnya Iseng

Polisi Pastikan Model ADV Bukan Korban Begal, Motifnya Iseng

Polda Metro Jaya memastikan bahwa Model atau MUA Ansy Jan De Vries (ADV) bukan korban begal maupun tindakan kriminal lainnya. 
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT