GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Penembakan Eks Anggota DPRD Langkat, JPU Hadirkan Dua Saksi

Sidang perkara pembunuhan mantan Anggota DPRD Langkat, Paino kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin kemarin.
Selasa, 9 Mei 2023 - 11:21 WIB
Sidang perkara pembunuhan mantan anggota DPRD Langkat.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Taufik

Langkat, tvOnenews.com - Sidang perkara pembunuhan mantan Anggota DPRD Langkat, Paino kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (8/5/2023) sore.

Persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Ledis Meriana Bakara, masih dengan agenda yang sama seperti pada persidangan sebelumnya, yaitu pemeriksaan saksi terhadap terdakwa Luhur Sentosa Ginting alias Tosa Ginting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesuai SIPP PN Stabat, sidang yang seharusnya digelar pada pukul 10.00 WIB pagi, molor menjadi pukul 15.00 WIB.

Begitu sidang dibuka oleh majelis hakim, sejumlah pertanyaan pun dilayangkan Jaksa Penutut Umum (JPU) kepada saksi.

Adapun saksi yang diperiksa pertama yaitu Boiman alias Wak Man yang merupakan karyawan sekaligus kernet truk pengangkut getah karet milik Paino.

Boiman mengaku jika dirinya pertama kali mengetahui Paino tewas tertembak dari anaknya.

"Saya mengetahui dari anak saya. Saya mendengar kabar, pada Kamis (26/1/2023) sekitar pukul 23.00 WIB. Anak saya bilang Pak Paino kena tembak. Saya langsung bangun dari tidur dan datang ke rumah Pak Paino. Posisi rumah saya tidak jauh dari rumah Pak Paino," ujar Boiman.

Saat Boiman tiba di rumah Paino, pada saat itu juga keluarga sudah tidak berada di rumah.

JPU pun melanjutkan pertanyaannya seputar kegiatan dan hubungan Boiman bengan Paino sebelum mantan anggota DPRD Langkat periode 2014-2019 ini tewas dibunuh dengan cara ditembak.

"Saya karyawan kerja sebagai kernet truk Colt Diesel muat hasil getah karet dari petani kampung ke kampung. Muat karet atas perintah anak Pak Paino bernama Dika Syahputra dan saya kerja cuma empat hari saja. Kemudian tanggal 26 Januari 2023 itu, saya sedang menimbang hasil karet," ujar Boiman.

Boiman pun mengaku, jika ia kenal dengan Paino sejak tahun 2000. Ia juga mengatakan Paino kesehariannya selama tak menjabat anggota dewan lagi, ia pergi bertani di ladangnya.

"Kalau ada waktu senggang, Pak Paino main ke warung kopi. Ke mana-mana naik sepeda motor KLX. Bahkan lokasi tewasnya Pak Paino sering dilintasi jika ingin pergi ke warung kopi itu," ujar Boiman.

Saat disinggung apakah Paino pernah berselisih paham dengan orang lain, Boiman mengatakan tidak pernah. Ia menambahkan jika Paino tipikal yang tak banyak cerita.

Begitu juga saat disinggung soal gudang milik Okor Ginting ayah kandung terdakwa Tosa Ginting.

Di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada tanggal 26 Januari 2023, Boiman mengatakan saat ia pergi bekerja, sempat melihat keberadaan satu unit mobil yang diduga merek Suzuki Ertiga dan sepeda motor KLX corak loreng OKP di sekitar gudang Okor Ginting.

Keberadaan mobil dan sepeda motor ini sempat disebut-sebut dalam persidangan sebelumnya.

Namun, hal itu dibantah oleh Boiman. Dirinya melihat mobil yang dimaksud dan sepeda motor itu saat truk yang dinaikinya berpapasan dijalan hendak menuju rumah Paino, sehabis menimbang hasil karet.

"Saya melihat mobil abu-abu Suzuki Ertiga, dan satu unit sepeda motor KLX di belakangnya, saat pulang kerja menimbang hasil karet tepat di SD Inpres pada pukul 19.30 WIB. Saya gak tau siapa yang ada di dalam mobil. Dan KLX itu pengendaranya laki-laki, saya tidak kenal. Saya tidak pernah melihat mobil itu sebelumnya, dan baru pertama kali melihat," ujar Boiman.

Tak sampai di situ, JPU kembali menyinggung nama terdakwa Persadanta alias Sahdan yang ikut terlibat dalam perkara pembunuhan Paino.

"Sahdan anggota kerja Okor Ginting. Saya hanya sekedar tahu saja," ujar Boiman.

Pemeriksaan saksi Boiman pun disudahi. Selanjutnya, JPU kembali memanggil saksi bernama Jenius yang merupakan sopir truk Colt Diesel yang membawa muatan getah karet yang diambil dari petani kampung ke kampung.

Jenius mengaku, jika dirinya di BAP karena persoalan rekaman CCTV dan papasan truk yang dikemudikannya bersama Boiman dan Dika Syahputra, dengan mobil yang diduga merek Suzuki Ertiga dan sepeda motor KLX bercorak loreng OKP.

"Saya mengetahui mobil Ertiga, saat sehabis nimbang getah karet dan berpapasan di SD Inpres. Saya melihat tanggal 26 Januari 2023 malam, sebelum kejadian Pak Paino," ujar Jenius.

Majelis hakim pun bertanya arah kendaraan mobil yang diduga merek Suzuki Ertiga saat berpapasan dengan Jenius.

"Eertiga itu keluar dari perkampungan. Saya tidak pernah melihat mobil itu sebelumnya dan saya melihat dibelakangnya ada sepeda motor jenisnya KLX corak loreng. Yang mengendarai saya tidak tahu. Setelah itu saya tiba di gudang, dan tidak ada bertemu Pak Paino," ujar Jenius.

Pria yang sudah bertetanggaan dengan Paino sejak tahun 1984 menegaskan, jika di kampungnya tidak ada yang punya mobil jenis Suzuki Ertiga.

Semenntara itu, Jenius menuturkan, dirinya diperlihatkan CCTV setelah kejadian oleh anak Paino yang bernama Dika Syahputra.

"Di dalam rekaman itu, saya melihat mobil dan sepeda motor dengan bentuk dan jenis yang sama pada saat berpapasan sebelum Pak Paino meninggal dunia," ujar Jenius.

Mendengarkan keterangan yang diucapkan Jenius, penasehat hukum terdakwa Tosa Ginting merasa keberatan.

Minola Sebayang selaku penasehat hukum terdakwa bertanya soal merek mobil yang disebut-sebut Jenius.

Menurut Minola, bagaimana Jenius bisa memastikan jika mobil yang disebutnya bermerek Suzuki Ertiga pada saat itu.

"Saya tahu itu malam, itu jenis mobil Suzuki Ertiga, tahu dari bentuk belakang mobil," ujar Jenius.

Minola pun kembali bertanya soal plat mobil. Karena di BAP Jenius, ia menyebutkan plat mobil tersebut. Sedangkan saat di persidangan ia tak bisa menyebutkannya.

"Tahunya plat nomor setelah penyidikan yang mulia," ujar Jenius.

Jenius juga disinggungkan dengan nama terdakwa Persadanta alias Sahdan yang ikut terlibat dalam perkara pembunuhan Paino.

"Persadanta kenal, orang kerja Okor Ginting. Dia kerja udah lama, mandor di situ," ujar Jenius.

Jenius pun mengatakan jika Paino ialah orang yang memiliki kepribadian yang baik, tidak ada berselisih dengan orang lain.

Ketua majelis hakim pun bertanya kembali soal kepribadian Paino semasa hidup. Karena di dalam BAP, Jenius mengatakan jika terdakwa Tosa Ginting selalu mencari ribut dengan Paino.

"Selalu mencari ribut dengan toke saya Paino masalah jual beli sawit. Tapi cekcok mulut tidak pernah. Dipaksa jual sawit ke Tosa Ginting, kalau tidak denda," tutup Jenius.

Terdakwa Tosa Ginting pun menanggapi keterangan yang disampaikan oleh saksi Jenius.

"Bagaimana terdakwa, ada yang mau ditanggapi," ujar majelis hakim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya minta ganti rugi lahan saya dan sudah diganti rugi, bukan denda. Saya tidak pernah mengarahkan warga jual sawit kepada saya yang mulia," ujar Tosa melalui sambungan video teleconfrence.

Setelah mendengarkan tanggapan terdakwa, sidang pun akan dilanjutkan pada Kamis (11/5/2023) dengan agenda pemeriksaan saksi. (tht/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sindir Rumitnya Kasus Izin Kerja Bek Sayap Timnas Indonesia di Belanda: Mirip Skandal Naturalisasi Malaysia

Media Vietnam Sindir Rumitnya Kasus Izin Kerja Bek Sayap Timnas Indonesia di Belanda: Mirip Skandal Naturalisasi Malaysia

Polemik soal izin kerja bek sayap Timnas Indonesia Dean James yang dianggap tidak sah menurut hukum ketenagakerjaan Belanda disindir habis oleh media Vietnam.
Bikin Milanisti Panas! Eks Kapten AC Milan Tawarkan Diri ke Inter Milan dan Juventus

Bikin Milanisti Panas! Eks Kapten AC Milan Tawarkan Diri ke Inter Milan dan Juventus

Nama Franck Kessie kembali menjadi sorotan jelang dibukanya bursa transfer musim panas. Pemain asal Pantai Gading itu dikabarkan siap gabung ke Inter Milan.
Cerita Jalur Mudik di Pantura yang Nyaris Lenyap Ditinggal Pemudik Lebaran

Cerita Jalur Mudik di Pantura yang Nyaris Lenyap Ditinggal Pemudik Lebaran

Momentum mudik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran setiap tahunnya meningglakan sepenggal cerita hidp bagi para pelakunya termasuk mengenang jalur Alas Roban yang di Pantai Utara (Pantura) Jawa.
Iran Bantah Berunding, Sebut Trump Hanya Mau "Tenangkan" Pasar AS

Iran Bantah Berunding, Sebut Trump Hanya Mau "Tenangkan" Pasar AS

Iran membantah pihaknya sedang berunding dengan Amerika Serikat dan menyebut kabar tersebut sebagai "berita palsu" untuk memanipulasi pasar minyak dan finansial.
BeeFam’s Kembangkan Usaha Madu Trigona di Jakarta Barat melalui LinkUMKM BRI

BeeFam’s Kembangkan Usaha Madu Trigona di Jakarta Barat melalui LinkUMKM BRI

Bee Family Healthy atau BeeFam’s merupakan usaha Madu Trigona di Jakarta Barat yang berdiri pada 2018 dan menawarkan Madu Trigona serta Bee Polen Trigona sebagai produk yang paling diminati.
Harga Emas Antam Hari Ini 24 Maret 2026 Stabil di Angka Rp2.843.000 per Gram, Buyback Turun

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Maret 2026 Stabil di Angka Rp2.843.000 per Gram, Buyback Turun

Dipantau dari laman Logam Mulia pada pukul 09.03 WIB, harga emas Antam hari ini 24 Maret 2026 stabil. 

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 25 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan besok.
Jelang FIFA Series 2026, Ivan Kolev Beri Prediksi Strategi John Herdman: Dia Akan Andalkan

Jelang FIFA Series 2026, Ivan Kolev Beri Prediksi Strategi John Herdman: Dia Akan Andalkan

Ivan Kolev memprediksi debut John Herdman bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 akan beri lebih banyak kesempatan kepada pemain lokal untuk bersinar.
Media Vietnam Langsung Soroti Skuad ‘Fantastis’ Pilihan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Vietnam Langsung Soroti Skuad ‘Fantastis’ Pilihan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Vietnam, Soha, menyoroti tingginya nilai pasar skuad Timnas Indonesia yang dipilih John Herdman untuk FIFA Series 2026, disebut mencapai ratusan miliar.
Akui Penuh Emosi dan Tekanan! Patrick Kluivert Blak-blakan soal Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Akui Penuh Emosi dan Tekanan! Patrick Kluivert Blak-blakan soal Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, membagikan pengalamannya selama menangani skuad Garuda sekaligus mengungkap rencana masa depannya di dunia kepelatihan.
Update Kasus Paspor WNI Dean James: Petinggi Go Ahead Eagles Tegaskan Bek Timnas Indonesia Tak Bersalah dan Siap Hadapi Tuntutan NAC Breda

Update Kasus Paspor WNI Dean James: Petinggi Go Ahead Eagles Tegaskan Bek Timnas Indonesia Tak Bersalah dan Siap Hadapi Tuntutan NAC Breda

Polemik mengenai status kewarganegaraan milik bek Timnas Indonesia, Dean James, yang diprotes NAC Breda akhirnya mendapat respons tegas dari Go Ahead Eagles.
Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

3 berita sport terpopuler: Megawati Hangestri jadi sorotan di Korea, PSSI kirim pesan tegas untuk fans Garuda, hingga keputusan John Herdman dipertanyakan.
Orang Tua Wajib Catat, Ini Cara Ajak Anak Hindari Kecanduan Game Online Saat Libur Lebaran

Orang Tua Wajib Catat, Ini Cara Ajak Anak Hindari Kecanduan Game Online Saat Libur Lebaran

Hari Raya Idulfitri atau Lebaran akan banyak memberikan waktu bagi anak bermain mengingat momen libur sekolah yang juga mulai berlangsung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT