News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wakil Walikota Padang Dilantik Gubernur, Wartawan Dilarang Masuk

Pelantikan Wakil Wali Kota Padang terpilih tertutup untuk wartawan. Ini terjadi lantaran petugas di pintu masuk auditorium melarang awak media untuk masuk.
Rabu, 10 Mei 2023 - 10:02 WIB
Pelantikan Wakil Wali Kota Padang.
Sumber :
  • Tim Tvone/Wahyudi

Padang, tvOnenews.com - Pelantikan Wakil Wali Kota Padang terpilih, Ekos Albar pada Selasa siang (9/5/2023) tertutup untuk wartawan. Ini terjadi lantaran petugas di pintu masuk auditorium melarang awak media untuk masuk.

Selain petugas penjaga pintu, pelarangan juga dilakukan beberapa petugas Satpol PP Sumbar. Entah apa sebabnya, mereka melarang wartawan untuk meliput prosesi pelantikan Wakil Wali Kota Padang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mohon untuk berada di luar, hanya petugas Makopim dan Protokoler saja yang berada di dalam, nanti rilisnya dikirimkan," kata salah seorang petugas perempuan kepada wartawan yang telah lama menunggu momen pelantikan tersebut.

Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat, Doni Rahmat Samulo, saat dihubungi tvOnenews.com usai pelantikan, selaku penanggung jawab prosesi pelantikan menyebutkan tidak ada pelarangan wartawan untuk meliput.

"Setahu saya ada kok wartawan di dalam, tapi jumlahnya saya tidak tahu karena soal peliputan sepenuhnya dihandle Biro Humas," katanya.

Biro Pemerintahan sendiri telah menyiapkan 138 kursi untuk yang menghadiri pelantikan pasangan Hendri Septa selaku Wali Kota Padang.  Di antaranya 19 kabupaten/kota, Forkopimda Sumbar dan undangan untuk Pemerintah Kota Padang termasuk keluarga Ekos Albar.

"Awalnya protokoler merekomendasikan 100 kursi saja mengingat kapasitas ruangan yang terbatas, namun setelah kita komunikasikan lagi bertambah jadi 138, termasuk untuk wartawan," tutup Doni. Namun, Doni mengaku tidak tahu kenapa wartawan dilarang masuk.

 

Tanggapan Gubernur Sumbar Mahyeldi: Saya Tidak Tahu!

Terkait insiden pelarangan awak media masuk meliput kegiatan pelantikan Wakil Wali Kota Padang terpilih, Ekos Albar, Gubernur Mahyeldi mengaku tidak tahu menahu. Menurutnya, insiden pelarangan awak media masuk meliput ke suatu ruangan tidak boleh terjadi.

"Saya tidak tahu itu, siapa orangnya? Saya kira itu tidak boleh terjadi, karena ini kegiatan terbuka untuk umum, saya tidak tahu itu siapa, apakah anggota saya di provinsi atau siapa, kasih tahu namanya," kata Mahyeldi singkat.

 

Dua Tahun ‘Menjomblo’ Akhirnya Walikota Padang Punya Pasangan

Sebelumnya, istilah Wali Kota Padang, Hendri Septa ‘menjomblo’ ternyata keluar dari mulut Wakil Gubernur Sumatera Barat, pada 7 Januari 2022 silam. Namun, setelah dilakukan pemilihan Wakil Walikota, bulan lalu (5/4/2023) oleh DPRD, terpilihlah Ekos Albar dari Partai Amanat Nasional.

“Salam sehat untuk kita semua, yang saya hormati Bupati dan Wali Kota. Ada Wali Kota Padang, tetangga saya, kalau teman-teman bilang Wali Kota Jomblo ini, masyarakat kasihan juga,” kata Audy disambut tawa mereka yang hadir di Auditorium Gubernuran Sumbar saat itu.

Memang, posisi Wakil Wali Kota Padang kosong selama dua tahun sejak Mahyeldi terpilih menjadi Gubernur Sumatera Barat. Saat itu, Hendri Septa menjadi Wakil Wali Kotanya. Kemudian Hendri Septa naik jabatan menjadi Wali Kota dan jabatan Wakil Wali Kota kosong hingga pemilihan pada 5 April 2023 lalu.

Saat pemilihan, Ekos Albar dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang ‘head to head’ dengan Agus Susanto dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berhasil menang.

Ekos yang juga menjabat sebagai Dewan Pimpinan Pusat PAN tersebut, unggul 36 suara. Sedangkan Agus Susanto hanya meraup 9 suara, persis dengan jumlah anggota fraksi PKS di DPRD Padang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai dilantik, Ekos menyebut siap mendukung Wali Kota Padang, Hendri Septa dalam masa jabatannya yang tidak sampai setahun. Dia berpendapat, Wakil Wali Kota bertugas membantu menyelesaikan visi-misi Wali Kota yang belum tuntas.

"Secara rinci, belum bisa saya sampaikan apa yang saya lakukan dalam waktu dekat, menunggu arahan Wali Kota Padang. Tugas saya hanya menjembatani, yang jelas tidak ada perbedaan pandangan, sikap dalam pemerintahan, karena kami sama-sama biru (Politisi PAN)," ujarnya singkat. (yud/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Info BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sepanjang Hari Ini 3 April 2026

Info BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sepanjang Hari Ini 3 April 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Jumat (3/4). 
Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Massimo Rivola sebut timnya berjuang keras hingga harus kejar-kejaran waktu untuk menemukan set up yang tepat di tes pramusim MotoGP 2026.
Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Media Thailand ikut menyoroti kabar mengejutkan yang datang dari Liga Belanda terkait sejumlah pemain Timnas Indonesia. Sebut tak akan pengaruhi ranking FIFA.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, mengimbau masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah terkait transparansi penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT