GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

500 Ekor Sapi Asal Kupang Diduga Dikirim Tanpa Dokumen Kesehatan Hewan ke Batam

Dugaan 500 ekor sapi dari Kupang dikirim ke Batam, Kepulauan Riau tanpa dokumen kesehatan. Pedagang meminta pemulangan sapi, sementara HKTI Batam memohon izin.
Kamis, 8 Juni 2023 - 13:40 WIB
Sapi asal Kupang di Batam.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Alboin

Batam, tvonenews.com - Sebanyak 500 ekor sapi ternak didatangkan oleh Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI) Batam ke Batam, Kepulauan Riau. Namun, dugaan muncul bahwa sapi-sapi ini dikirim tanpa dilengkapi dokumen kesehatan atau melanggar prosedur.

Kabar ini diungkapkan oleh kelompok tani di kawasan Sei Temiang, Sekupang, pada Rabu (7/7/2023). Asosiasi ini juga bergabung dengan Asosiasi Pedagang Hewan Ternak Batam. Saat ini, para pedagang meminta agar sapi-sapi ini dikembalikan ke daerah asal. Tuntutan ini akan disampaikan kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkait hal ini, kami akan berkoordinasi dengan Dinas terkait. Saya sedang dalam perjalanan menuju sana bersama dengan rekan-rekan pedagang lainnya," ungkap Tomo, salah satu pedagang hewan ternak di kawasan Sei Temiang.

Tomo menjelaskan bahwa sapi-sapi kurban yang akan tiba di Batam tidak dilengkapi dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Dokter Karantina baik di Kota Batam maupun di Provinsi Kepulauan Riau.

Pernyataan ini didasarkan pada keterangan dari pihak Dokter Karantina yang berwenang untuk memeriksa hewan ternak, terutama setelah diberlakukannya aturan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Tomo dan rekan-rekan pedagang lainnya menegaskan bahwa aturan Undang-Undang Karantina Hewan seharusnya berlaku adil dan tidak memihak. Mereka mengacu pada tindakan tegas yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam terhadap puluhan ekor sapi yang diduga masuk secara ilegal dari kawasan Jembatan IV Barelang.

"Sebagai warga Indonesia, kami menuntut agar aturan ini diterapkan secara adil bagi semua orang. Kemarin, DKPP berani mengambil tindakan tegas. Namun, saat ini belum ada tindakan yang terlihat," papar Tomo.

Sebelumnya, HKTI Kota Batam telah mendatangkan 500 ekor sapi dari Kupang untuk mengantisipasi kekurangan hewan kurban menjelang perayaan Idul Adha pada 27 Juni mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban umat Islam di Batam, yang setiap tahunnya mencapai sekitar 15.000 ekor kambing dan hampir 4000 ekor sapi.

Ketua HKTI Batam, Gunawan Satari, menjelaskan bahwa sapi kurban yang didatangkan berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur. Hewan-hewan ini telah melalui uji klinis dan memiliki sertifikat kesehatan dari otoritas di daerah asal. Namun, hanya ada 5 ekor sapi yang dilengkapi dengan dokumen karena daerah Kupang masuk dalam zona hijau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sementara itu, kota Batam sebagai tujuan harus melakukan pemeriksaan terhadap 28 ekor sapi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Operasi Megatransfer INEOS: Cole Palmer Masuk Radar Utama Manchester United, Siap Tebus ke Chelsea Meski Harganya Fantastis

Operasi Megatransfer INEOS: Cole Palmer Masuk Radar Utama Manchester United, Siap Tebus ke Chelsea Meski Harganya Fantastis

Manchester United menggebrak bursa transfer dengan rencana ambisius yang berpotensi mengejutkan banyak pihak. Kali ini, perhatian klub tertuju pada Cole Palmer.
Israel Adesanya Tegaskan Belum Mau Pensiun Usai Kalah dari Joe Pyfer di UFC Seattle

Israel Adesanya Tegaskan Belum Mau Pensiun Usai Kalah dari Joe Pyfer di UFC Seattle

Israel Adesanya menegaskan bahwa dirinya belum ingin pensiun usai menelan kekalahan dari Joe Pyfer di UFC Seattle.
4 Negara dengan pengobatan Tradisional Terbaik, Indonesia Termasuk Salah Satunya?

4 Negara dengan pengobatan Tradisional Terbaik, Indonesia Termasuk Salah Satunya?

Mengenal deretan negara dengan pengobatan tradisional terbaik di dunia menurut WHO. Indonesia ternyata masuk dalam daftar dengan kekayaan jamunya. Yuk, simak!
Timnas Indonesia Gagal Jadi Juara FIFA Series, Jay Idzes Tetap Apresiasi Kerja Keras Skuad Garuda

Timnas Indonesia Gagal Jadi Juara FIFA Series, Jay Idzes Tetap Apresiasi Kerja Keras Skuad Garuda

Timnas Indonesia kalah dari Bulgaria di babak final FIFA Series 2026 lewat gol penalti dari Marin Petkov. Skor akhir 0-1 terjadi di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026). 
4 Fakta Menarik Laga Final Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026, Skuad Garuda Tampil All Out!

4 Fakta Menarik Laga Final Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026, Skuad Garuda Tampil All Out!

Jalannya pertandingan menyisakan berbagai sorotan yang sangat menarik untuk diulas. Berikut empat fakta menari sepanjang final Timnas Indonesia vs Bulgaria.
3 Alasan Suporter Timnas Indonesia Boleh Puas dengan Kiprah John Herdman di FIFA Series 2026 meski Gagal Juara

3 Alasan Suporter Timnas Indonesia Boleh Puas dengan Kiprah John Herdman di FIFA Series 2026 meski Gagal Juara

‎Para suporter Timnas Indonesia tak perlu terlalu menyesali hasil di FIFA Series 2026. Sebab, ada tiga hal yang bisa dipandang positif dari turnamen debut John Herdman.

Trending

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Timnas Indonesia dikaitkan dengan rencana penambahan pemain naturalisasi. Namun, ada satu nama striker tajam yang dipastikan tidak bisa membela skuad Garuda.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan antara St Kitts and Nevis melawan Kepulauan Solomon di babak perebutan juara ketiga FIFA Series ini sedianya kick off pada pukul 15.30 WIB.
Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Pelatih John Herdman kedapatan lagi olahraga lari malam oleh seorang warganet jelang Timnas Indonesia berjumpa dengan Bulgaria di laga penutup FIFA Series 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek peluang rezeki dan strategi finansial terbaik hari ini.
Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Ambisi penyerang Saint Kitts and Nevis, Harrison Panayiotou ternyata terinspirasi untuk mengalahkan pemain legenda Liga Indonesia, yaitu Keith Kayamba Gumbs.
Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Praka Farizal Rhomadhon merupakan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Berikut Profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT