GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berakhir Damai, Konflik Pembangunan Gereja di Batam Dimediasi oleh Kepolisian dan Komunitas Agama

"Mediasi berakhir sukses di Batam selesaikan sengketa pembangunan gereja. Kepolisian dan komunitas agama berdialog, mencari kesepakatan untuk menjaga harmoni."
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 06:41 WIB
Mediasi perselisihan pembangunan Gereja di Batam.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Alboin

Batam, tvonenews.com - Penyelesaian konflik terkait rencana pembangunan gereja di Batam mencapai titik terang setelah berhasil dimediasi. Mediasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Polresta Barelang pada Jumat (11/08/2023).

Kepala Kepolisian Resort Barelang, AKBP Nugroho Tri N., menyatakan bahwa pertemuan sore ini membahas permasalahan pembangunan yang terkait dengan rencana tempat ibadah Gereja Utusan Pentakosta di Indonesia (GUPDI), yang akan dibangun di Kav. Bida Kabil RT 004 RW 021, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kondisi ini semestinya tidak perlu terjadi apabila kita lebih mengedepankan musyawarah dan tetap menjaga ketenangan situasi kamtibmas di Wilayah Hukum Polresta Barelang agar selalu aman dan kondusif," ungkap Nugroho.

Nugroho menambahkan bahwa sebagai negara hukum, penting bagi seluruh masyarakat untuk saling menghormati dan mengutamakan musyawarah. Jika ada perbedaan pendapat, Kepolisian Polda Kepri siap memberikan pelayanan dan keamanan bagi masyarakat.

"Sebagai warga negara yang hidup dalam negara hukum, kita harus tunduk pada peraturan yang berlaku. Kami, sebagai Kepolisian Polda Kepri, telah menerima laporan dari pihak gereja. Dengan adanya pertemuan ini, kami berharap dapat menciptakan perdamaian agar masalah ini dapat diatasi tanpa perlu meluas," kata Kapolres.

Dari sudut pandang lain, Chablullah Wibisono dari Forum Komunikasi Umat Beragama Kota Batam mengungkapkan bahwa pendirian rumah ibadah harus memenuhi persyaratan administratif, termasuk rekomendasi dari FKUB dan persyaratan terkait lahan serta bangunan. Selain itu, ada persyaratan khusus terkait jumlah jamaah dan warga sempadan yang boleh seagama maupun beragama lain.

"FKUB Kota Batam berharap agar tidak ada gejolak dalam masyarakat terkait pendirian rumah ibadah di kota ini, sehingga situasi kamtibmas di Batam tetap terjaga," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Zulkarnain dari Kementerian Agama RI di Kota Batam berharap bahwa pertemuan ini akan menghasilkan kesepakatan yang dapat meredam situasi. Pembangunan rumah ibadah, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan alokasi lahan dan legalitasnya, tetapi juga harus mematuhi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006.

"Oleh karena itu, saling menghormati dan menghargai dalam beragama sangat penting untuk menciptakan harmoni dalam bernegara," harap Zulkarnain.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT