GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dilatarbelakangi Dendam, Dua Pemuda Bunuh Tetangganya dan Dibuang ke Bawah Jembatan

Dilatarbelakangi dendam, dua orang pemuda di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, tega menghabisi nyawa temannya sendiri. Sebelum dibunuh, korban terlebih dahulu
Selasa, 19 September 2023 - 18:23 WIB
Polres Lampung Tengah Menangkap Dua Remaja Tega Menghabisi Nyawa Temannya Sendiri
Sumber :
  • Tim TvOne/Pujiansyah

Lampung Tengah, tvOnenews.com - Dilatarbelakangi dendam, dua orang pemuda di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, tega menghabisi nyawa temannya sendiri. Sebelum dibunuh, korban terlebih dahulu diajak minum minuman keras. Setelah dibunuh, jasad korban kemudian dibuang ke sungai.

Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Lampung Tengah dan Polda Lampung menangkap dua orang pelaku pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah, Sabtu (16/9/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua pelaku pembunuhan yang ditangkap yakni, AD (17 tahun) dan NV (19 tahun). Keduanya ditangkap di tempat berbeda di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (17/9/2023) petang.

Keduanya ditangkap setelah membunuh Muklisin (31 tahun), warga Kampung Sumber Baru, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah. Pembunuhan korban yang dilakukan kedua pelaku terungkap bermula dari adanya penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki.

Mayat korban ditemukan oleh warga di aliran sungai Way Seputih, Kecamatan Seputih Mataram. Setelah polisi berhasil mengidentifikasi jasad korban dan mengumpulkan bahan keterangan berkaitan dengan korban, polisi kemudian berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuhan korban yakni AD dan NV.

Dari hasil penyelidikan polisi diketahui, pembunuhan tersebut dilatarbelakangi dendam pelaku AD terhadap korban yang sering menghina. Selain dilatarbelakangi rasa dendam, ada motif lain dari kedua pelaku tega menghabisi nyawa korban yang merupakan temennya sendiri tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Motif lain dari kedua pelaku tega menghabisi nyawa korban karena dipicu keinginan menguasai barang berharga milik korban berupa sepeda motor dan ponsel milik korban.

Sebelum dihabisi nyawanya, kedua pelaku terlebih dahulu mengajak korban minum minuman keras. Setelah korban mabuk, kedua pelaku membawa korban ke lokasi pembunuhan di Jembatan Kembar, Way Seputih, Kecamatan Seputih Mataram.

Di lokasi tersebut, korban dihabisinya nyawanya oleh kedua pelaku, kemudian jasad korban dibuang ke aliran sungai Way Seputih. Korban tewas dengan sejumlah luka tusukan senjata tajam di bagian perut dada dan pinggang.

Dari penangkapan kedua pelaku, polisi menyita barang bukti, satu unit sepeda motor milik korban, satu buah ponsel milik korban yang ditemukan di rumah pelaku AD.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata mengatakan, peristiwa pembunuhan yang disertai perampasan satu unit  motor Yamaha Vixion tersebut dipicu dendam kesumat tersangka AD, karena korban sering menghina dan menantang pelaku.

"Dari hasil olah TKP dan keterangan sejumlah warga, akhirnya kami berhasil mengidentifikasi kedua pelaku," kata AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata, Selasa (19/9/2023).

AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata menjelaskan, saat diinterogasi kedua pelaku mengakui perbuatannya tersangka AF mengaku telah melakukan penikam terhadap korban lebih dari lima kali tusukan  ke arah perut dada dan pinggang.

"Saat ini kedua pelaku dan barang-bukti telah diamankan di Polres Lamteng guna pengembangan lebih lanjut," ujar AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kedua pelaku ditahan di Polres Lampung Tengah. Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 340 dan Pasal 365 Ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup. (puj/haa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Adu Statistik Mentereng Megawati Hangestri dan Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Langsung Dijagokan Juara V-League

Adu Statistik Mentereng Megawati Hangestri dan Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Langsung Dijagokan Juara V-League

Kehadiran Megawati Hangestri dan Jordan Wilson di Hyundai Hillstate langsung memunculkan satu topik panas di kalangan pecinta voli Korea. Siapa lebih ganas?
Mahasiswa UHN Curhat Fasilitas Rusak di RDP, Effendi Simbolon: Perubahan Besar Segera Datang

Mahasiswa UHN Curhat Fasilitas Rusak di RDP, Effendi Simbolon: Perubahan Besar Segera Datang

Ketua Umum Pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN), Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan besar di lingkungan
Soal NGO Dituding jadi Antek Asing, Trend Asia Bantah: Justru Jaga Demokrasi

Soal NGO Dituding jadi Antek Asing, Trend Asia Bantah: Justru Jaga Demokrasi

Ashov menilai munculnya gelombang kritik terhadap sejumlah kebijakan strategis pemerintah tidak bisa dilepaskan dari minimnya ruang dialog publik dalam proses pembahasan aturan.
Tak Terima Siswinya Disalahkan, Rupanya Guru Pendamping SMAN 1 Pontianak Sempat Lakukan Hal ini di LCC MPR RI

Tak Terima Siswinya Disalahkan, Rupanya Guru Pendamping SMAN 1 Pontianak Sempat Lakukan Hal ini di LCC MPR RI

Guru pendamping Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR dari SMAN 1 Pontianak rupanya sempat protes karena jawaban dianggap salah.
Setiap Hari Jumat Perbanyak Amalan ini Agar Mendapat Limpahan Pahala, Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber

Setiap Hari Jumat Perbanyak Amalan ini Agar Mendapat Limpahan Pahala, Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber

Banyak amalan yang bisa dilakukan di hari Jumat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bahkan terdapat amalan yang lebih utama daripada membaca Al-Qur’an

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT