LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Terlibat Perdagangan Beruang Madu dan Kulit Harimau Dua ASN Bener Meriah Dibekuk Polisi
Sumber :
  • Tim TvOne/ Chaidir Azhar

Terlibat Perdagangan Beruang Madu dan Kulit Harimau Dua ASN Bener Meriah Dibekuk Polisi

Sedang melakukan transaksi jual beli satwa di lindungi, dua Aparatur Sipil Negara (ASN)  dan seorang warga di bekuk Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bener Meriah, Aceh

Selasa, 26 April 2022 - 14:26 WIB

Bener Meriah, Aceh - Sedang melakukan transaksi jual beli satwa di lindungi, dua Aparatur Sipil Negara (ASN)  dan seorang warga di bekuk Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bener Meriah, Aceh.
 
Kapolres Bener Meriah, AKBP Agung Suryo Prabowo, dalam keterangan persnya, mengatakan, kalau petugas telah mengamakan tiga orang warga setempat dalam kasus perdagangan satwa yang di lindungi, dari tiga pelaku dua di antaranya Aparatur sipil Negara (ASN) yang berdinas di salah satu Puskesmas di Kabupaten setempat.
 
"Terkait kasus perdagangan satwa yang dilindungi, ada tiga orang yang diamankan, dua di antaranya ASN di salah satu Puskesmas," sebut AKBP Agung. Pada Selasa (26/4/2022).
 
Mereka diamankan yakni, NI laki laki (40) dan S (40) bekerja sebagai Aparatus Sipil Negara, serta THI (30) warga Singgah Mulo, mereka dibekuk saat sedang melakukan transaksi di Desa Ronga - Ronga, Kecamatan Gajah Mada, Kabupaten Bener Meriah.
 
Kapolres juga menambahkan, keberhasilan pihak membongkar tindak pidana perdagangan satwa dilindungi ini, berawal dari informasi warga, yang selama ini telah menaruh curiga adanya pratek pidana tersebut.
 
"Setelah mendapatkan informasi dari warga, tim langsung bergerak lokasi, saat digrebek, para pelaku sedang melakukan transaksi opsetan beruang madu dan satu lembar kulit harimau dan sisik trenggiling,” kata Kapolres.
 
Berdasarkan penyelidikan, THI berdalih opsetan beruang madu dan selembar kulit harimau adalah milik orang tuanya yang telah lama disimpan. Sedangkan S mengaku BB sisik Trenggiling seberat 1.5 tersebut didapati dari seorang pengepul, lalu disimpan di rumahnya. “Itu masih penyelidikan sementara, mereka mengaku seperti itu, namun semuanya masih dalam pengembangan,” ujar AKBP Agung.
 
Berdasarkan informasi, opsetan beruang madu tersebut akan dijual dengan harga Rp 10 Juta, kulit harimau Rp 30 Juta, dan 1.5 sisik trenggiling dihargai Rp 5 juta. 
 
“Itu merupakan nominal harga yang telah mereka sepakati, barang-barang tersebut akan dibawa ke Medan, Sumatera Utara nantinya,” tambah Agung.
 
Jika terbukti bersalah, para pelaku akan dijerat dengan pasal UU RI nomer 05 Tahun 1990 tentang BKSDAE Pasal 21 Ayat 2 Huruf B Jo Pasal 40 Jo PP No 7 Tahun 1999 tentang Tumbuhan dan satwa liar dilindungi, dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling sedikit Rp 100 Juta.
 
“Saya mengimbau kepada masyarakat agar kejahatan terhadap satwa dilindungi jangan sampai terjadi dan kepada warga yang masih menyimpan peninggalan-peninggalan orang terdahulu, kuliat atau apaupun berkaitan dengan satwa dilindungi agar diserah ke Mapolres setempat,” tegas  Kapolres.(Kha/Lno)

Baca Juga :
Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Penyebab Kebakaran Rumah di Lawang Malang hingga Tewaskan Pemiliknya, Polisi Ungkap karena Puntung Rokok

Penyebab Kebakaran Rumah di Lawang Malang hingga Tewaskan Pemiliknya, Polisi Ungkap karena Puntung Rokok

Kebakaran rumah di Jalan Veteran Dalam Dusun Simping RT 06 RW 06 Desa Turirejo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang, Sabtu (27/4) pagi dan berakibat satu orang pemilik rumah ditemukan tewas dalam kondisi seluruh tubuhnya hangus terbakar diduga penyebab kebakaran karena puntung rokok.
Tak Jadi Dihukum Mati, Pelaku LGBT Bisa dapat Hukuman 15 Tahun Penjara di dalam Rancangan Undang-undang Terbaru

Tak Jadi Dihukum Mati, Pelaku LGBT Bisa dapat Hukuman 15 Tahun Penjara di dalam Rancangan Undang-undang Terbaru

Berdasarkan Rancangan Undang-undang terbaru, pelaku LGBT bisa mendapatkan hukuman hingga 15 tahun penjara, setelah sebelumnya bisa mendapatkan hukuman mati.
Gibran Hadiri Halalbihalal PBNU Hari Ini

Gibran Hadiri Halalbihalal PBNU Hari Ini

Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka hadir di acara halalbihalal yang digelar PBNU di kantornya, Minggu (28/4/2024).
Heboh, Beli Sepatu Bola Harga Rp10 Juta Harus Ditebus Hingga Rp31 Juta di Bea Cukai, Menteri Keuangan Sri Mulyani Bela Anak Buah dan Bilang Begini...

Heboh, Beli Sepatu Bola Harga Rp10 Juta Harus Ditebus Hingga Rp31 Juta di Bea Cukai, Menteri Keuangan Sri Mulyani Bela Anak Buah dan Bilang Begini...

Menteri Keuangan Sri Mulyani merespons viralnya sejumlah kasus tentang denda besar yang dikenakan petugas Bea Cukai, termasuk pembelian sepatu baru - baru ini.
Tegas! Gerindra Sebut Prabowo Belum Mulai Menyusun Kabinet Pemerintahan 2024-2029

Tegas! Gerindra Sebut Prabowo Belum Mulai Menyusun Kabinet Pemerintahan 2024-2029

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad tegaskan, presiden terpilih Prabowo Subianto belum mulai meenyusun kabinet resmi pemerintahan Prabowo-Gibran.
Bitcoin Mengalami Halving ke Empat, Inilah Efek yang Akan Terjadi

Bitcoin Mengalami Halving ke Empat, Inilah Efek yang Akan Terjadi

Tanggal 20 April malam, jaringan Bitcoin mengalami halving keempat. Dengan implikasi perekonomian umum yang luas, proses ini penting untuk keseluruhan dunia mata uang kripto, dan bukan hanya bagi para pemegang Bitcoin.
Trending
Pelatih Arab Saudi U23 Mulai Kirim Bantuan ke Timnas Indonesia U23, Nasib Uzbekistan Bakal Seperti Korea Selatan?

Pelatih Arab Saudi U23 Mulai Kirim Bantuan ke Timnas Indonesia U23, Nasib Uzbekistan Bakal Seperti Korea Selatan?

Bantuan dari pelatih Arab Saudi U23 mulai terlihat, pelatih Arab Saudi bocorkan kekuatan Uzbekistan yang berguna untuk Timnas Indonesia U23 asuhan Shin Tae-yong
Timnas Indonesia U-23 Terima Dua Kabar Buruk Jelang Laga Kontra Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U-23 2024

Timnas Indonesia U-23 Terima Dua Kabar Buruk Jelang Laga Kontra Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U-23 2024

Timnas Indonesia U-23 menerima dua kabar buruk menjelang laga kontra Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23 2024, yang akan digelar Senin (29/4) malam WIB.
Lakoni Laga Terakhir di Liga Inggris, Elkan Baggott Berpotensi Perkuat Timnas Indonesia U-23

Lakoni Laga Terakhir di Liga Inggris, Elkan Baggott Berpotensi Perkuat Timnas Indonesia U-23

Elkan Baggott telah melakoni laga terakhirnya bersama Bristol Rovers di Liga Inggris selagi timnas Indonesia U-23 akan tampil di semifinal Piala Asia U-23 2024.
Alasan Wasit Shaun Evans Ambil Keputusan yang Untungkan Timnas Indonesia U-23 dalam Sesi Adu Penalti Kontra Korea Selatan

Alasan Wasit Shaun Evans Ambil Keputusan yang Untungkan Timnas Indonesia U-23 dalam Sesi Adu Penalti Kontra Korea Selatan

Wasit Shaun Evans mengambil keputusan yang untungkan timnas Indonesia U-23 dalam sesi adu penalti kontra Korea Selatan di perempat final Piala Asia U-23 2024.
Elkan Baggott Berpotensi Perkuat Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong Curhat ke Media Korea

Elkan Baggott Berpotensi Perkuat Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong Curhat ke Media Korea

Ini dua berita terpopuler. Elkan Baggott berpotensi perkuat Timnas Indonesia U-23 dan Shin Tae-yong curhat ke media Korea.
Demi Timnas Indonesia Shin Tae-yong Tolak Latih Skuad Negara Ini Padahal Bayarannya Sangat Mahal...

Demi Timnas Indonesia Shin Tae-yong Tolak Latih Skuad Negara Ini Padahal Bayarannya Sangat Mahal...

Namun di balik itu semua, terungkap sebuah fakta mengejutkan soal Shin Tae-yong yang ternyata sempat dapat tawaran dari China sebelum memilih Timnas Indonesia.
Pandit Malaysia Heran Ada Pengamat Sepak Bola Indonesia yang Mencibir Shin Tae-yong karena Didukung Erick Thohir

Pandit Malaysia Heran Ada Pengamat Sepak Bola Indonesia yang Mencibir Shin Tae-yong karena Didukung Erick Thohir

Pandit asal Malaysia mengutarakan keheranannya terhadap cibiran pengamat sepak bola Indonesia terhadap Shin Tae-yong menyusul kesuksesannya di timnas Indonesia.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Damai Indonesiaku
14:00 - 15:00
OnePrix
15:00 - 15:30
Football Vaganza
15:30 - 16:00
Ragam Perkara
16:00 - 17:00
Kabar Petang Pilihan
17:00 - 18:30
Kabar Petang
Selengkapnya