News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Jumat, 6 November 2026 - 16:26 WIB
Mulyadi (tengah) didampingi LPKN usai mendatangi kantor Maybank di Jalan Diponegoro Medan.
Sumber :
  • tim tvOne/tim tvOne

Medan, tvOnenews.com - Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang tiba-tiba raib pada Januari 2026 lalu. Tercatat sudah 10 bulan, belum ada kepastian uang Mulyadi kembali.

Kasus dugaan saldo raib milik Mulyadi, juga sudah dilaporkan ke Polda Sumut, dengan Laporan Polisi: LP/B/25/1/SPKTIPOLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 07 Januari 2026. Kini, laporan tersebut masih dalam proses penyelidikan petugas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, Mulyadi didampingi Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional (LPKN) Pusat, kembali mendatangi kantor Maybank di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Jumat 6 Oktober 2026 pagi.

Mulyadi pun hanya bertemu dengan perwakilan Maybank. Namun, dalam pertemuan tersebut, belum ada kepastian jalan keluar atas diduga raib saldo Mulyadi itu.

Usai pertemuan itu, Mulyadi menjelaskan kronologi diduga raibnya saldo di dalam rekening Maybank miliknya yang terjadi pada 6 Januari 2026 lalu. Dimana, dia melakukan transfer dari 6 rekening miliknya ke rekening Maybank atas nama Mulyadi. 

"Saya memindahkan rekening-rekening saya ke rekening Maybank sendiri. Dari enam rekening bank lain-lain, seperti BCA, Mandiri, BRI ke rekening Maybank atas nama saya sendiri," kata Mulyadi kepada wartawan. 

Setelah melakukan transfer itu, Mulyadi mengaku terkejut uang di dalam rekening Maybank miliknya diduga raib. "Kan saya enggak ragu, namanya atas nama saya sendiri, nama Mulyadi, dikirimkan ke rekening sendiri. Jadi begitu selesai, saya cek, Rp2.349.000.000 sudah enggak ada lagi," katanya. 

Dalam transaksi atau transfer, Mulyadi menegaskan tidak ada memberikan OTP maupun PIN rekening Maybank miliknya sama siapa pun. Sehingga dia heran, saldo miliknya tiba-tiba raib begitu saja.

"Bank manapun menyatakan bahwasanya jagalah privasi Anda atau jagalah rahasia bank Anda yang meminta OTP atau PIN itu jangan dikasih walaupun pihak bank sendiri. Ah itu makanya saya, di situ, saya jamin saya enggak ada ngasih PIN, enggak ada ngasih OTP, makanya uang saya ke mana larinya?," jelas Mulyadi. 

Mulyadi melaporkan kejadian tersebut kepada Maybank di Kantor Cabang Binjai, Maybank di Kantor Cabang Tomang Elok hingga Maybank di Kantor di Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan. Termasuk membuat laporan ke Polda Sumut. Tapi, tidak ada kejelasan hingga berlarut-larut selama 10 bulan ini.

"Jadi saya rasa sepertinya kok enggak ada kepastian, kan begitu. Yang saya pegang saya ini, makanya saya tuntut," kata Mulyadi. 

Dalam kasus ini, Mulyadi hanya berharap keadilan agar pihak Maybank segera melakukan upaya pengembalian uangnya. Dia juga mengaku dalam laporan ke Polda Sumut, sudah dimintai keterangan oleh petugas kepolisian. 

"Kalau bisa saya minta kembalilah uang saya kan, karena uangnya jumlah cukup besar. Disini tolong berikan keadilan kepada saya atas saldo rekening saya itu di Maybank," sebut Mulyadi. 

Sementara itu, Ketua Umum LPKN Pusat, Andi Nursin Lubis menjelaskan pihaknya mendampingi Mulyadi, untuk mencari keadilan atas dugaan saldo raib tersebut. Dengan tujuan, untuk mengembalikan saldo milik Mulyadi sebesar Rp2.349.000.000.

"Maka Bapak Mulyadi melaporkan ke pihak kepolisian tetapi dari bulan 1 sampai bulan 9 sudah tidak ada pergerakan sama sekali. Sehingga kami mendatangi kantor Maybank ini, tapi lagi-lagi tidak ada kejelasan yang pasti," kata Andi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andi menilai dalam kasus ini, ada dugaan kelalaian dari pihak bank itu sendiri. Sehingga harus ada pertanggungjawaban segera dilakukan Maybank dengan mendesak segera kembalikan saldo tersebut. 

"Bank harus bertanggung jawab berkewajiban, ya. Berkewajiban untuk melindungi rekening nasabah. Kalau bisa ada nasabah uangnya yang hilang itu menjadi tanggung jawab bank," sebut Andi. (Tim tvOne/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

APPI Ungkap 24 Klub Sepak Bola Indonesia Tunggak Hak 298 Pemain, Nilainya Lebih dari Rp14 Miliar

APPI Ungkap 24 Klub Sepak Bola Indonesia Tunggak Hak 298 Pemain, Nilainya Lebih dari Rp14 Miliar

APPI mencatat 24 klub dari berbagai kompetisi menunggak hak 298 pemain dengan nilai lebih dari Rp14 miliar. Persoalan ini kini membayangi sepak bola Indonesia.
Golkar Tegaskan Penyadapan Ilegal Tokoh Politik dapat Mengancam Demokrasi

Golkar Tegaskan Penyadapan Ilegal Tokoh Politik dapat Mengancam Demokrasi

Ia menegaskan bahwa penyadapan ilegal adalah sebuah pelanggaran yang sangat berat, apalagi ditujukan kepada Presiden selaku Kepala Negara.
Seorang Perempuan di Cimahi Tewas di Kamar Kos, Terdapat Luka Sajam di Leher

Seorang Perempuan di Cimahi Tewas di Kamar Kos, Terdapat Luka Sajam di Leher

Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia tersebut.
3 Jenderal Aktif Ditahan Kasus Dugaan Penyadapan Presiden, Pengamat Dorong Audit Total Jalur Komunikasi Istana

3 Jenderal Aktif Ditahan Kasus Dugaan Penyadapan Presiden, Pengamat Dorong Audit Total Jalur Komunikasi Istana

Penahanan tiga jenderal aktif oleh Mabes Polri terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai bentuk konspirasi politik dan upaya
Kabar Gembira! DPR RI dan Pemerintah Sepakat Ubah Status PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Lintas Profesi

Kabar Gembira! DPR RI dan Pemerintah Sepakat Ubah Status PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Lintas Profesi

Kabar luar biasa bagi tenaga honorer di seluruh Indonesia. DPR RI bersama pemerintah secara resmi menyepakati peningkatan status Pegawai Pemerintah dengan Per-
Resmi! AFC Umumkan Peringkat Liga Terbaru, Persib Kangkangi Raksasa Liga Malaysia JDT

Resmi! AFC Umumkan Peringkat Liga Terbaru, Persib Kangkangi Raksasa Liga Malaysia JDT

Kemenangan Persib atas Melbourne Victory ikut mengangkat Indonesia ke 8.500 poin musim 2026/2027, tertinggi di ASEAN dan melampaui Malaysia yang punya JDT.

Trending

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Federasi Sepak Bola Yordania kini berpacu dengan waktu untuk mencari lawan pengganti agar agenda FIFA Matchday November tidak hanya diisi satu pertandingan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT