News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Penyataan Habieb Rizieq Tentang Negeri Darurat Kebohongan, Pengacara HRS dengan Eko Kuntadhi Berbeda Pendapat

Pengacara Habieb Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar dengan Penggiat Media Sosial, Eko Kuntadhi berbeda pendapat soal pernyataan HRS
Kamis, 21 Juli 2022 - 23:29 WIB
Soal Penyataan Habieb Rizieq Tentang Negeri Darurat Kebohongan, Pengacara HRS dengan Eko Kuntadhi Berbeda Pendapat
Sumber :
  • dokumen tvone

Medan, Sumatera Utara – Pengacara Habieb Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar dengan Penggiat Media Sosial, Eko Kuntadhi berbeda pendapat soal pernyataan HRS tentang negeri dalam kondisi darurat kebohongan dan negeri dalam kondisi darurat kezaliman.

Pengacara HRS, Aziz Yanuar mengungkapkan maksud dari poin yang disebutkan HRS soal negeri dalam kondisi darurat kebohongan dan negeri dalam kondisi darurat kezaliman adalah bagian dari dakwah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ā€œJadi beliau tidak ada secara eksplisit langsung kita break kata per kata itu tidak ada, tetapi saya mau sampai kan di sini, bahwa yang disampaikan beliau (HRS) ini adalah bagian dari dakwah,ā€ pungkas Aziz Yanuar, di acara Dua Sisi tvone, pukul 20.00 WIB, Kamis (21/7/2022).

Sambungnya menjelaskan, artinya jangan menyikapi anjuran dakwah itu secara interprestasi yang kemudian menimbulakan keresahan.

ā€œYang menimbulkan keresahan itu bukan dakwah itu sendiri, tetapi interprestasi itu sendiri. AdapunĀ Habieb (HRS) mendakwahkan bagaimana sesuatu yang buruk itu harus dihindari kemudian kita ambil sisi yang baik. Jadi poinnya kan seperti itu,ā€ ujar Aziz.

ā€œBeliau juga menjelaskan, di situ kan beliau bernarasi kan bahwa kalau misalnya adil, kalau misalnya akhlaknya baik, maka tidak akan zalim, itu kan benar. Kalau misalkan akhlaknya benar, akhlaknya baik tidak akan korupsi, gitu kan?ā€ sambungnya menjelaskan.

Artinya pernyataan-pernyataan seperti itu, ia katakan, bagus, baik dan mengingatkan semua orang dan tidak ada menyebutkan itu untuk dituju ke seseorang.

ā€œSeandainya ada yang merasa tersinggung, ya menurut saya bagian itu intropeksi gitu loh. Ya menurut saya bangsa ini, negeri ini, masyarakat terutama harus terbiasa untuk merasa jika kalau memang ada suatu ajakkan ada suatu teguran, itu harus disikapi dengan intropeksi, bukan kita serang yang mendakwahkan kebaikan itu sendiri,ā€ ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Penggiat Media Sosial (Medsos) Eko KuntadhiĀ menilai pernyataan HRS tersebut tidak ada yang aneh. Hanya saja, ia katakan, kemungkinan sebagai seorang penceramah berbicaranya seperti itu.

ā€œNegeri ini darurat kebohongan misalnya, dan kita tahu pak Rizieq dihukum karena menyebarkan berita bohong. Ia benar pernyataannya sesuai dengan Pak Rizieq keluar dari penjara kan, dan beliau (HRS) dipenjara karena kasus penyebaran berita bohong dan pernyataan itu menyampaikan konfirmasi kebenaran apa yang disampaikan Pak Rizieq. Negeri ini darurat kebohongan karena itu jangan lagi menyebar berita bohong, maksudnya gitu lo,ā€ pungkas Eko di acara Dua Sisi tvone, Kamis (21/7/2022).Ā (Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE
Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada ungkap 3 fakta terbaru soal Ressa Rosano, mulai dari hoaks, gugatan belum dicabut, hingga fokus pada proses perdamaian kedua pihak.
Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Optimalisasi potensi unggulan di wilayah perbatasan laut perlu dilakukan melalui pendekatan lintas sektor dan wilayah agar memberikan dampak berkelanjutan.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT