News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kartu Tani Terserap Baru 54 Persen di OKU Selatan

Program Kartu Tani yang  dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian yang bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) guna membantu para petani mempermudah mendapatkan pupuk bersubsidi
Selasa, 17 Januari 2023 - 22:36 WIB
Kartu Tani Terserap Baru 54 Persen di OKU Selatan
Sumber :
  • Tvone/Andi Salani

OKU Selatan, Sumatera Selatan - Pemerintah Kabupaten OKU  Selatan, Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pertanian, gencar mensosialisasikan  Program Kartu Tani yang  dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian yang bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) guna membantu para petani mempermudah mendapatkan pupuk bersubsidi.

Data dari Dinas Pertanian setempat, saat ini di OKU Selatan telah mencetak sebanyak 36. 576 Kartu Tani yang tersebar di 19 kecamatan di kabupaten tersebut. Dari jumlah itu yang sudah tersalurkan kepada para petani sebanyak 19.788 kartu, yang tersebar  di 15 kecamatan, dari jumlah tersebut sekitar 54 persen saja yang telah tersalurkan dari total keseluruhan yang telah di cetak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini Kartu Tani baru tersebar di 15 kecamatan sebanyak 19. 788 kartu, ada beberapa kendala yang masih terjadi di lapangan, sehingga kami masih belum bisa membagikan seluruh kartu itu. Kami masih memperbaiki data para petani yang ada," Kata Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian OKU Selatan, Zulaeka Agustine SP, Selasa (17/10/2023).

Lebih lanjut Zulaeka mengatakan jika  data para petani yang tidak valid menjadi salah satu penyebab belum tersalurkan kartu yang ada. Selain itu,  terdapat data petani yang sudah meninggal dunia dan banyaknya para petani yang  tidak hadir saat kartu dibagikan. 

"Untuk kendalanya banyak Kartu Tani yang tercetak tidak valid datanya, selain itu ada sebagian para petani yang sudah meninggal dunia dan banyak yang tidak hadir saat pembagian kartu, sementara pengambilan kartu tidak bisa diwakilkan orang lain," ujarnya. 

Diketahui Kartu Tani berfungsi untuk mempermudah para petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi yang disalurkan pemerintah untuk alokasi selama satu tahun, jenis pertanian yang mendapatkan yaitu jenis pupuk pangan berupa jagung, padi, kedelai .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sedangkan untuk jenis pertanian pupuk Hulsikultura berupa bawang merah, bawang putih dan cabai. Selain itu di sub sektor perkebunan kopi, kakao dan tebu rakyat. Itu lah item pertanian yang bisa mendapatkan pupuk dari Kartu Tani itu, katanya.

Di jelaskan Zulaeka, untuk jenis pupuk yang disubsidi berdasarkan dari ketentuan pusat ada dua jenis yakni pupuk urea dan NPK."Dua jenis pupuk itu yang bisa," katanya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Hector Souto Optimistis! Timnas Futsal Indonesia Disebut Bisa Tumbangkan Jepang di Semifinal

Hector Souto Optimistis! Timnas Futsal Indonesia Disebut Bisa Tumbangkan Jepang di Semifinal

Timnas futsal Indonesia mencetak sejarah baru di ajang Piala Asia Futsal 2026 setelah berhasil melangkah ke babak semifinal.
Siapakah Jeffrey Epstein? Dalang Dibalik Ramainya Kasus Epstein Files yang Menyeret Sejumlah Tokoh Dunia

Siapakah Jeffrey Epstein? Dalang Dibalik Ramainya Kasus Epstein Files yang Menyeret Sejumlah Tokoh Dunia

Jeffrey Epstein belakangan ini jadi sorotan dunia setelah Kementerian Kehakiman Amerika Serikat merilis arsip sebanyak 3 juta halaman dengan nama Epstein File
Tantangan Adik Denada Soal Ayah Biologis Ressa Dibalas Pedas: Ibunya Aja Nggak Ngakuin!

Tantangan Adik Denada Soal Ayah Biologis Ressa Dibalas Pedas: Ibunya Aja Nggak Ngakuin!

Tantangan adik Denada, Enrico Tambunam kepada pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologis dibalas pedas oleh kuasa hukumnya, Ronald Armada.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT