GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gratis, Polresta Sleman Buka Penitipan Kendaraan untuk Ditinggal Mudik

Layanan ini diberikan kepada masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya. Masyarakat yang akan menitipkan kendaraan bisa mendatangi kantor polisi terdekat.
Sabtu, 15 April 2023 - 10:54 WIB
Polresta Sleman membuka penitipan kendaraan yang ditinggal mudik Lebaran.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - Polresta Sleman, Yogyakarta membuka penitipan kendaraan bermotor untuk masyarakat yang akan mudik Lebaran. Masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman dapat menitipkan sepeda motor maupun mobil di seluruh kantor polisi di wilayah Kabupaten Sleman.

"Apabila ingin menitipkan kendaraan yang dimiliki atau barang berharga lainnya, kami siapkan tempat penitipan di seluruh kantor-kantor kepolisian mulai dari tingkat Polresta, Polsek, Pospol," kata Kapolresta Sleman AKBP Yuswanto Ardi di kantornya, dikutip Sabtu (15/4/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dijelaskan Kapolres, layanan ini diberikan kepada masyarakat secara gratis tanpa dipungut biaya. Masyarakat yang akan menitipkan kendaraan bisa mendatangi kantor polisi terdekat.

Terlebih di wilayah Sleman banyak mahasiswa dan anak sekolah dari luar daerah yang menuntut ilmu. Sehingga banyak juga kendaraan yang ditinggalkan pemiliknya untuk mudik lebaran.

Mereka yang akan menitipkan kendaraan harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya membawa identitas diri dan identitas kendaraan yang dititipkan untuk ditunjukkan sebagai bukti kepemilikan.

Nantinya petugas kepolisian akan memberikan surat berita acara serah terima kepada masyarakat yang menitipkan kendaraan.

"Semua gratis dan nanti bisa dengan tanda terima disaksikan dari kedua belah pihak untuk bisa diberikan sehingga kami bisa jamin bisa kami amankan barang-barang berharga dari masyarakat apabila nanti mungkin akan ditinggal dalam waktu lama untuk keperluan mudik dan sebagainya," bebernya.

Kapolres menambahkan, pihaknya juga mempersilakan masyarakat untuk meminta bantuan kepolisian dalam mengawasi rumah yang ditinggal mudik. Pemilik rumah bisa menghubungi Bhabinkamtibmas yang ada di tiap kalurahan atau menghubungi kantor polisi terdekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring semakin canggihnya teknologi, masyarakat cukup memberikan peta lokasi (share loc) melalui nomor WhatsApp kepolisian. Masyarakat tinggal memberikan informasi waktu sejak kapan dan sampai kapan rumah dalam kondisi kosong.

"Kalau untuk menjaga sangat tidak mungkin karena keterbatasan personel, tapi dengan adanya penitipan tersebut kita akan menjadikan rumah-rumah warga yang dititipkan yang kosong tadi menjadi sasaran rute patroli kita. Tapi yang terpenting adalah dititipkan kepada tetangga di kiri kanan, Pak RT dan sebagainya," ungkap Kapolres.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Yahya Cholil Staquf, Nasaruddin Umar, Marzuqi Mustamar, hingga Abdussalam Shohib atau Gus Salam adalah nama-nama yang masuk radar Ketum PBNU selanjutnya...
Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak Presiden Prabowo Subianto mengangkat seluruh guru yang masih berstatus non-ASN menjadi ASN.
357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

Berdasarkan data Satgas PRR hingga 11 Mei 2026, jumlah hunian tetap atau huntap yang telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak mencapai 357 unit.
Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Berjuang sampai tetes darah terakhir, Timnas Indonesia tersingkir dari babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak. 
Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Menariknya, Megatron ternyata pernah membuat pelatih Kang Sung-hyung 'frustrasi' saat membela Red Sparks.
Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Ajax mengurus seluruh administrasi Maarten Paes, termasuk gaji yang harus dibayarkan hingga izin bekerja sang pemain di Belanda. 

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT