News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemilu 2024, KPU Gunungkidul Siapkan 24.381 Petugas TPS

KPU memprioritaskan yang berdomisili di TPS setempat atau warga di satu kalurahan. Rekrutmennya sesuai tahapan, yakni dibuka mulai 11 sampai 20 Desember 2023.
Rabu, 13 Desember 2023 - 10:24 WIB
Kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat untuk Pemilu 2024, yang digelar beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, tvOnenews.com - Pendaftaran lowongan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS, KPU Gunungkidul, dibuka mulai 11-20 Desember 2023. Jumlah petugas pemilihan yang dibutuhkan di TPS mencapai 18.963 orang.

Menurut salah satu Komisioner KPU Gunungkidul, Supami, kebutuhan petugas KPPS untuk Pemilu 2024 mendatang, disesuaikan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), yakni sebanyak 2.709 TPS, di mana setiap TPS dibutuhkan 7 orang petugas KPPS. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi total petugas yang dibutuhkan ada 18.963 orang. Kalau pendaftarannya sudah dimulai hari kemarin,” kata Supami, Rabu (13/12/2023).

Kebutuhan petugas di TPS, lanjut Supami, tidak hanya pada penyelenggara pemilihan, karena di setiap lokasi pemungutan suara juga ada 2 petugas keamanan dari linmas kalurahan setempat. 

"Kalau total petugas di TPS ada 24.381 orang, di mana 5.418 orang diantaranya merupakan anggota linmas,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota KPU Gunungkidul yang lain, Sudarmanto, mengungkapkan, pihaknya sudah mengumumkan pendaftaran calon anggota KPPS, yang diteruskan ke petugas PPK di kapanewon maupun PPS di masing-masing kalurahan.

Kesempatan menjadi petugas pemilihan, menurutnya, terbuka lebar. Masyarakat bisa mendaftar dengan beberapa persyaratan, diantaranya usia minimal 17 tahun, pendidikan terakhir SMA atau sederajat, dan Surat Keterangan Sehat. 

“Kita prioritaskan yang berdomisili di TPS setempat atau warga di satu kalurahan. "Rekrutmennya sesuai dengan tahapan, yakni dibuka mulai tanggal 11 sampai 20 Desember 2023. Semoga berjalan lancar,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan untuk antisipasi kuota petugas KPPS tidak terpenuhi, pihaknya sudah ada wacana kerja sama dengan perguruan tinggi terdekat.

“Harapan kami bisa terpenuhi kuotanya. Tapi kalau tidak ya kami akan rekrut mahasiswa untuk ditugaskan di TPS, di mana nanti akan ada kerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di sini,” pungkas Sudarmanto. (ldhp/dan) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

"Gelombang mudik" pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke kompetisi Super League diprediksi masih akan berlanjut. Setelah Shayne Pattynama dan Dion Markx lebih
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Aksinya Terekam CCTV, Viral di Media Sosial Pria Diduga Bawa Anak-Istri Curi Paket Milik Kurir di Kalibata

Aksinya Terekam CCTV, Viral di Media Sosial Pria Diduga Bawa Anak-Istri Curi Paket Milik Kurir di Kalibata

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria melakukan aksi pencurian paket milik kurir di kawasan Kampung Pulo Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
Detik-detik Kecelakaan Maut di Andara Jaksel, Pemotor Tewas Usai Tabrak Mikrotrans JakLingko

Detik-detik Kecelakaan Maut di Andara Jaksel, Pemotor Tewas Usai Tabrak Mikrotrans JakLingko

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Andara Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu dini hari, 4 Februari 2026.
Abu Dhabi Open 2026: Perjuangan Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Nomor Tunggal Usai Tumbang dari Petenis Unggulan

Abu Dhabi Open 2026: Perjuangan Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Nomor Tunggal Usai Tumbang dari Petenis Unggulan

Petenis Indonesia, Janice Tjen dipaksa gigit jari usai menelan kekalahan dari pemain unggulan, Liudmila Samsonova di babak kedua Abu Dhabi Open 2026.
Disorot KPK! Dana Perjalanan dan Aset Ridwan Kamil Saat Menjabat Gubernur Jabar Ditelusuri

Disorot KPK! Dana Perjalanan dan Aset Ridwan Kamil Saat Menjabat Gubernur Jabar Ditelusuri

Selain menelusuri pembiayaan kegiatan, KPK juga mendalami sumber penghasilan Ridwan Kamil selama menjabat sebagai orang nomor satu di Jawa Barat.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT