GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dinkes Sleman Kirim 2 Sampel Covid-19 Dicurigai Omicron

Dinkes Kabupaten Sleman mengirimkan dua sampel kasus positif Covid-19 yang dicurigai sebagai varian baru Omicron. Dua sampel itu dikirim ke laboratorium UGM.
Selasa, 18 Januari 2022 - 16:13 WIB
Dirut RSUD Sleman Novita Krisnaeni Saat Memberi Keterangan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman mengirimkan sebanyak dua sampel kasus positif Covid-19 yang dicurigai sebagai varian baru Omicron.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua sampel tersebut berasal dari pasien positif Covid-19 di RSUD Sleman dan RS Panti Rini.

 

"Dari Sleman sudah mengirim dua, yang satu dari Rumah Sakit Panti Rini dan yang satunya dari RSUD Sleman," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Khamidah Yuliati dalam jumpa pers di Kantor Pemkab Sleman, Selasa (18/1/2022).

 

Dijelaskan Khamidah, kedua sampel tersebut dikirim ke laboratorium Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk diperiksa. Satu sampel pasien yang berasal dari RS Panti Rini bahkan sudah keluar hasilnya.

 

"Yang dari Panti Rini hasilnya kebetulan negatif (Omicron) dan pasiennya sudah sembuh," ujarnya.

 

Sementara satu sampel lain yang berasal dari RSUD Sleman hingga hari ini belum keluar. Hasil lab, kata Khamidah, biasanya keluar dalam waktu dua hingga tiga pekan.

 

Menurut Khamidah, kedua sampel tersebut diperiksakan ke laboratorium karena beberapa sebab. Selain CT value yang rendah, juga karena pasien memiliki riwayat perjalanan jauh.

 

"Kalau dasarnya itu biasanya pasien yang ada di rumah sakit dengan CT value yang kurang dari 25, kebetulan pasien ada riwayat perjalanan dari Magelang, tidak ke luar negeri," terangnya.

 

Terpisah, Direktur Utama RSUD Sleman Novita Krisnaeni menyatakan, pasien yang sampelnya dikirim ke laboratorium berjenis kelamin laki-laki, berusia sekitar 80 tahun. Namun, pasien ini sudah meninggal dunia setelah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Sardjito.

 

"Beliaunya belum mendapatkan vaksin, usianya sudah 80 tahun, kemudian memang ada riwayat bepergian ke Banjarnegara, tidak ke luar negeri tapi ke lain kota, kita rujuk ke Sardjito dan di sana meninggal," jelasnya.

 

Menurut Novita, sesuai prosedur yang ada setiap pasien yang memiliki CT value rendah dari hasil pemeriksaan tes PCR harus dikirim sampelnya ke laboratorium. Hal ini guna memastikan apakah sampel pasien tersebut terkonfirmasi varian baru Omicron atau tidak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Karena memang sudah prosedur SOP kita ketika menemukan pemeriksaan PCR kemudian hasil CT value nya rendah kita memang harus mengirim sampel untuk diperiksa apakah ini varian Omicron atau tidak," pungkasnya. (Andri Prasetiyo/dan)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 1447 H akan Digelar Kemenag Minggu 17 Mei 2026

Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 1447 H akan Digelar Kemenag Minggu 17 Mei 2026

Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan awal Zulhijah 1447 Hijriah pada Minggu 17 Mei 2026.
Rupiah Terguncang, Purbaya Pilih Bentengi Pasar Obligasi: Kami Enggak Masuk ke Pasar Dolar Langsung

Rupiah Terguncang, Purbaya Pilih Bentengi Pasar Obligasi: Kami Enggak Masuk ke Pasar Dolar Langsung

Purbaya menegaskan, Kementerian Keuangan saat ini mengarahkan energi penuh untuk menjaga ketahanan pasar Surat Berharga Negara (SBN).
Dedi Mulyadi Bongkar 50 Lapak Liar di Jalan Eyckman Bandung, KDM Kasih Uang Kompensasi ke PKL: Cukup Buat Makan

Dedi Mulyadi Bongkar 50 Lapak Liar di Jalan Eyckman Bandung, KDM Kasih Uang Kompensasi ke PKL: Cukup Buat Makan

Ia juga mengungkapkan pihak kampus sempat menyampaikan keluhan lantaran akses keluar masuk menjadi terganggu akibat keberadaan lapak-lapak tersebut.
Adam Alis Bongkar Kecerdikan Bojan Hodak di Balik Kemenangan Persib Bandung atas Persija

Adam Alis Bongkar Kecerdikan Bojan Hodak di Balik Kemenangan Persib Bandung atas Persija

Adam Alis mengungkap peran besar kecerdikan Bojan Hodak di balik kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta. Ia menilai strategi pelatih asal Kroasia itu.
Gubernur Sherly Tjoanda Terheran-heran Lihat Pejabat Pamer Trik Unik Hilangkan Bau Durian: Eh Beneran Lho

Gubernur Sherly Tjoanda Terheran-heran Lihat Pejabat Pamer Trik Unik Hilangkan Bau Durian: Eh Beneran Lho

Momen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mendadak ramai diperbincangkan publik usai video uniknya saat makan durian viral di media sosial. Coba trik unik.
Dapat Surat Protes, Purbaya Pastikan Pemerintah Tak Akan Ganggu Bisnis China Asal Legal

Dapat Surat Protes, Purbaya Pastikan Pemerintah Tak Akan Ganggu Bisnis China Asal Legal

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait surat keluhan yang dilayangkan sejumlah perusahaan asal Tiongkok kepada Presiden Prabowo Subianto.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT