News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyaru Anggota Polisi, Dua Maling Motor di Sleman Akhirnya Dibekuk Aparat

Polresta Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil mengamankan dua pelaku pencurian sepeda motor milik DRS, warga setempat.
Rabu, 25 September 2024 - 16:48 WIB
Polresta Sleman menghadirkan dua pelaku pencurian sepeda motor disertai kekerasan dalam rilis kasus, Rabu (25/9/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Polresta Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil mengamankan dua pelaku pencurian sepeda motor milik DRS, warga setempat.

Keduanya inisial R (32) warga Sleman dan F (35) warga Magelang, Jawa Tengah yang juga seorang residivis penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Bantul pada 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk melancarkan aksinya, salah satu pelaku menyaru sebagai anggota polri.

"Jadi modus pelaku mengaku sebagai anggota polisi serta melakukan kekerasan terhadap korban untuk menguasai barang dan uang milik korban," kata Kombes Pol Yuswanto, Kapolresta Sleman saat rilis kasus, Rabu (25/9/2024).

Ardi menyampaikan, tindak pidana kriminal terjadi pada 26 Agustus 2024. Kronologinya sekira pukul 20.30 WIB, korban yang sedang berada di rumah rekannya tiba-tiba didatangi oleh tiga orang tak dikenal menggunakan masker dan sebo dengan mengendarai mobil. Salah satu dari pelaku, kata Ardi, mengaku anggota polisi. 

Dari ketiga pelaku tersebut, dua pelaku turun dari mobil dan memaksa korban agar ikut masuk ke dalam mobil.

Dalam perjalanan, mobil berhenti di Jalan Tempel-Seyegan kemudian korban diturunkan dari mobil dan dipaksa untuk mencari orang pemakai sabu.

Namun, korban tidak berhasil karena memang tidak tahu dan menanyakan surat penangkapan. Hal ini yang akhirnya membuat pelaku yang mengaku polisi marah dan memukul korban berulang kali. Saat itu, dompet dan handphone milik korban diambil. 

Setelah itu, mulut, mata dan tangan korban diikat menggunakan kabel lalu dimasukkan ke dalam mobil dan diajak pergi dengan posisi seorang mengendarai mobil, seorang duduk di kursi tengah dan seorang mengendarai motor korban.

Setelah mobil berhenti, korban berusaha membuka ikatan tangan dan membuka lakban. Ternyata, lokasinya berada di Magelang, Jawa Tengah. Saat itu, pelaku berada di luar mobil.

Setelah itu, korban berusaha kabur namun dikejar oleh para pelaku dan korban berhasil melawan. Akan tetapi, korban justru diamankan oleh warga sekitar. Sedangkan, tiga orang yang tak dikenal itu pergi dengan membawa motor, dompet dan handphone milik korban.

Ketika korban diamankan ke Polresta Magelang, ternyata handphone milik korban sudah diserahkan ke polisi oleh pelaku.

Namun, saat korban mengecek akun dana miliknya ternyata sudah berkurang sebesar Rp 900 ribu.

Dalam kasus ini, polisi lebih dulu menangkap pelaku F di Magelang disusul R di sekitar pabrik GKBI Sleman. Keduanya lalu dilakukan penahanan. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti di antaranya satu unit motor Kawasaki warna hitam dengan nomor polisi T 2499 RX beserta kunci, STNK serta notice pajak motor tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari kejadian ini, total kerugian yang dialami korban sebesar Rp 23.400.000. Korban juga mengalami luka memar di bagian mata dan tangan kiri serta hidung," ungkap Ardi.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Timnas Indonesia U-17 berhasil mengawali Piala Asia U-17 2026 dengan raihan yang positif. Hal ini seakan membungkam keraguan yang sempat disematkan kepada pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.
Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.
Kronologi dan Motif Lengkap Terbongkarnya Keberangkatan Puluhan Calon Jamaah Haji Ilegal

Kronologi dan Motif Lengkap Terbongkarnya Keberangkatan Puluhan Calon Jamaah Haji Ilegal

Kantor Imigrasi berhasil menggagalkan keberangkatan 51 orang warga negara Indonesia (WNI) yang diduga akan menunaikan ibadah haji melalui jalur non prosedural pada April hingga awal Mei 2026
Target Besar Gubernur Dedi Mulyadi, bakal Bebaskan Jabar dari Kabel Semrawut pada 2029: Merusak Wajah Kota

Target Besar Gubernur Dedi Mulyadi, bakal Bebaskan Jabar dari Kabel Semrawut pada 2029: Merusak Wajah Kota

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menargetkan kabel telekomunikasi dan listrik di Jabar yang semrawut tertata rapi lewat sistem bawah tanah pada 2029.
Jakarta Masuk Fase Penuaan Penduduk, BPS Ungkap 12 Persen Warga Kini Berusia Lansia

Jakarta Masuk Fase Penuaan Penduduk, BPS Ungkap 12 Persen Warga Kini Berusia Lansia

Berdasarkan data terbaru dari BPS DKI Jakarta melalui Survei Penduduk Antarpenduduk (Supas) 2025, Jakarta kini resmi dikategorikan sebagai wilayah yang mengalami penuaan penduduk.
Walau  Konflik Timur Tengah Berakhir, UE Tetap Peringatkan Krisis Energi Berlanjut

Walau Konflik Timur Tengah Berakhir, UE Tetap Peringatkan Krisis Energi Berlanjut

Blok Eropa harus bersiap menghadapi guncangan energi dan ekonomi dalam beberapa bulan ke depan, bahkan jika konflik di Timur Tengah berakhir hari ini

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT