News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Syarat Mudik, Ribuan Warga Antre Berburu Vaksin Booster di UGM

Ribuan warga rela mengantre demi mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Rabu (30/3/2022)
Rabu, 30 Maret 2022 - 17:24 WIB
Warga berburu vaksin booster di UGM untuk mudik, Rabu (30/3/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Ribuan warga rela mengantre demi mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Rabu (30/3/2022). Mereka berburu vaksin booster sebagai salah satu syarat agar bisa mudik saat lebaran.

Bima Sean (24) salah satunya. Mahasiswa salah satu kampus di Yogyakarta ini sengaja mencari vaksin booster agar bisa mudik ke kampung halamannya di Kuningan, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena sebelum puasa juga kan dan syarat mudik harus vaksin booster, biar bisa mudik ke rumah di Kuningan, Jawa Barat," katanya ditemui di lokasi vaksinasi.

Bima sendiri rencananya akan mudik menggunakan transportasi umum kereta api. Selain sebagai syarat mudik, vaksinasi booster juga dianggap baik untuk meminimalisir gelombang baru Covid-19.

"Ya bagus sih supaya bisa meminimalisir kalau ada gelombang baru itu seenggaknya bisa berkurang lah. Harapan semoga bener-bener bisa jadi vaksin terakhir, tidak ada tambahan-tambahan lagi," ucapnya.

Warga lainnya, Richa (35) mengaku ikut vaksinasi booster untuk mendapatkan kekebalan tubuh yang lebih kuat.

"Soalnya sekarang pemerintah juga mewajibkan vaksin booster untuk kita ke depan lebih baik, juga sebentar lagi kita mau ada lebaran, nah itu salah satu syarat dari pemerintah untuk bisa mudik. Yang didapatkan kekebalan tubuh kita semakin meningkat, jauh lebih baik sih kalau kita vaksin booster," terangnya.

Sementara itu Koordinator Vaksinasi Sleman Binda DIY Ady Riyanto mengatakan, pihaknya menyiapkan sekitar 2.500 dosis vaksin booster. Jenis vaksin yang disiapkan adalah AztraZeneca, Moderna, dan Sinopharm.

"Kita melakukan vaksinasi yang begitu gencar terutama untuk nanti mudik karena mudik adalah persyaratannya harus vaksinasi booster," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ady menyampaikan, sasaran vaksinasi booster kali ini adalah mahasiswa dan masyarakat umum. Terlebih Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar di mana banyak mahasiswa dari luar daerah yang menempuh pendidikan dan akan melakukan mudik saat lebaran nanti.

"Itu (booster) kita giatkan ke masyarakat, ke mahasiswa, terutama Jogja ini kan tempat wisata, kota pelajar, trus kemudian sasaran mudik bagi orang Jogja sendiri ada yang keluar mudik nah ini memang harus kita kuatkan, harus semuanya tervaksin," ungkap Ady.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang menyatakan dua terdakwa kasus korupsi pengelolaan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) di Palang Merah
Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Menyingkirkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil menembus empat besar Piala Asia Futsal
Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Muncul spekulasi lama yang kembali mencuat: mungkinkah Cristiano Ronaldo pulang ke Manchester United untuk ketiga kalinya? Isu ini bukan sekadar gosip biasa
Askrindo Gelar Kampanye Budaya BCMS, Siap Hadapi Risiko Force Majeure

Askrindo Gelar Kampanye Budaya BCMS, Siap Hadapi Risiko Force Majeure

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menggelar Kampanye Budaya Business Continuity Management System (BCMS) yang digelar di Graha Askrindo, Jakarta, Selasa (4/2/2026). 
PERSI Minta Rumah Sakit di Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Mutu Layanan Kepada Masyarakat

PERSI Minta Rumah Sakit di Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Mutu Layanan Kepada Masyarakat

Pesatnya perkembangan alat kesehatan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi rumah sakit (RS) di Indonesia untuk meningkatkan akurasi, efisien, dan kenyamanan layanan kepada masyarakat.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT