News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Insiden Tewasnya Bocah 6 Tahun Tertimpa Kentungan Raksasa di Resto Kuliner Kulon Progo

Aparat kepolisian tengah menyelidiki kasus tewasnya AISK, bocah perempuan usia 6 tahun seusai tertimpa kentungan raksasa di sebuah resto kuliner di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:12 WIB
Kentungan yang menimpa bocah AISK (6) asal Bantul hingga nyawanya tak tertolong pada Minggu (19/10/2025) lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Aparat kepolisian tengah menyelidiki kasus tewasnya AISK, bocah perempuan usia 6 tahun seusai tertimpa kentungan raksasa di sebuah resto kuliner di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Dalam perkara ini, polisi telah memeriksa lima orang saksi, mulai dari manajemen resto, saksi-saksi di lokasi kejadian maupun pihak rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sementara, ada lima orang saksi yang diperiksa. Kami periksa dari rumah sakit, pegawai-pegawai yang ada pada saat itu, saksi yang melihat dan saksi yang jam sekian ada disana," kata AKP Andriana Yusup, Kasatreskrim Polres Kulon Progo saat dihubungi Rabu (22/10/2025).

Untuk diketahui, insiden korban tertimpa kentungan yang diperkirakan beratnya sekitar 100-200 kg terjadi pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 15.38 WIB. Pasca kejadian tersebut, korban dilarikan ke RS PKU Nanggulan.

AKP Andriana mengaku baru berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait cidera yang dialami korban. Namun, polisi telah menyita kentungan untuk dijadikan barang bukti dalam insiden ini.

"Belum disampaikan (cidera yang dialami korban), baru hari ini kita koordinasi dengan pihak rumah sakit. Tapi, barang bukti berupa kentungan sudah kita amankan," ucapnya.

Selain itu, polisi perlu melakukan gelar perkara untuk mengungkap ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam insiden ini. 

"Karena prosesnya masih penyelidikan memenuhi pemeriksaan saksi-saksi lain, maka kami perlu menggelarkan, apakah ini suatu kelalaian atau bukan. Setelah naik sidik, baru bisa menentukan pidananya," terangnya.

Hingga saat ini, pihak keluarga korban juga belum menyampaikan informasi lebih lanjut karena masih dalam suasana berkabung.

"Kemarin (polisi) sudah jemput bola, pihak keluarga belum bisa menyampaikan karena masih berduka," ucapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, peristiwa ini bermula ketika korban bersama keluarganya yang berasal dari Kabupaten Bantul berwisata kuliner di resto kuliner yang berlokasi di Jalan Raya Kaligesing Nomor 17, tepatnya Dusun Tileng, Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo.

Sesampainya di lokasi, korban bermain di arena bermain atau play ground. Selesai bermain, korban bersama keluarganya kemudian menikmati makanan kuliner di joglo utama resto tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Libas FC Seoul, Pelatih Persib Igor Tolic Bersyukur Persib Cetak Sejarah di Korea Selatan

Libas FC Seoul, Pelatih Persib Igor Tolic Bersyukur Persib Cetak Sejarah di Korea Selatan

Persib Bandung mencetak sejarah di Korea Selatan dengan mencuri poin penuh dari FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026). 
Big Data dan AI Dinilai Bisa Optimalkan Penerimaan Pajak, Kemenkeu Dorong Kebijakan Berbasis Data

Big Data dan AI Dinilai Bisa Optimalkan Penerimaan Pajak, Kemenkeu Dorong Kebijakan Berbasis Data

Wamenkeu Juda Agung menilai pemanfaatan big data dan AI dapat mengoptimalkan potensi penerimaan pajak. Kemenkeu juga mendorong kebijakan berbasis bukti.
Badai Cedera Hantui Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, 7 Pemain Terancam Absen Termasuk Jay Idzes

Badai Cedera Hantui Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, 7 Pemain Terancam Absen Termasuk Jay Idzes

Timnas Indonesia dihantam badai cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Tujuh pemain, termasuk Jay Idzes dan Sandy Walsh, terancam absen di turnamen.
BAZNAS dan Kemenag Salurkan Dana Rp17,5 Miliar untuk Benahi 700 Pesantren

BAZNAS dan Kemenag Salurkan Dana Rp17,5 Miliar untuk Benahi 700 Pesantren

BAZNAS dan Kemenag menyalurkan Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar 2026 untuk meningkatkan fasilitas pendidikan dan hunian santri di 700 pesantren.
5 Rekor Menakjubkan Persib usai Kalahkan FC Seoul: Jadi Tim Pertama Indonesia yang Menang di Korea Selatan

5 Rekor Menakjubkan Persib usai Kalahkan FC Seoul: Jadi Tim Pertama Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib ukir sejarah setelah menang 1-0 atas FC Seoul di ACL Two. Maung Bandung pecahkan sejumlah catatan penting, termasuk kemenangan perdana di Korea Selatan.
4 Saksi Termasuk Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ash-Sholihah Diteror, Minta Perlindungan LPSK

4 Saksi Termasuk Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ash-Sholihah Diteror, Minta Perlindungan LPSK

Perkara dugaan kekerasan seksual yang melibatkan menantu kiai Pondok Pesantren (Ponpes) Ash-Sholihah terhadap alumni santriwatinya terus bergulir.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
KSO Agrinas Tempuh Restorative Justice Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kebun di Kampar

KSO Agrinas Tempuh Restorative Justice Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kebun di Kampar

Ketua KSO Koptan Kampar Jaya Bersama-KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Ahmad Yanis, mengatakan keputusan menempuh RJ dilakukan setelah melalui pertimbangan dan musyawarah internal.
Dari Kawan Jadi Rival, Vanja Bukilic Tak Gentar Hadapi Megawati Hangestri, Yakin Red Sparks Bisa Bersaing

Dari Kawan Jadi Rival, Vanja Bukilic Tak Gentar Hadapi Megawati Hangestri, Yakin Red Sparks Bisa Bersaing

Vanja Bukilic tak sabar kembali beraksi bersama Jung Kwan Jang Red Sparks dan menghadapi mantan tandemnya, Megawati Hangestri, di V-League musim 2026/2027.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT