GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nama Ganjar, Prabowo hingga Heppy Trenggono Mencuat dalam Musra Yogyakarta

Sejumlah nama potensial calon presiden mencuat dalam Musra XVI di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Musra dihadiri oleh ribuan orang yang digelar di Sleman.
Selasa, 31 Januari 2023 - 14:04 WIB
Musra XVI yang Berlangsung di Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim TvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Sejumlah nama potensial calon presiden mencuat dalam Musyawarah Rakyat (Musra) XVI di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Musra tersebut dihadiri ribuan orang yang digelar di Sleman City Hall (SCH) pada Minggu, 29 Januari 2023.

Nama-nama yang kerap muncul di berbagai lembaga survei antara lain, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, Moeldoko, hingga Mahfud MD. Mereka digadang-gadang oleh masyarakat Yogyakarta bisa menjadi calon presiden atau wakil presiden pada pemilu 2024 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, dalam Musra tersebut juga muncul nama pengusaha sekaligus motivator nasional Heppy Trenggono. Ia juga didorong untuk maju sebagai calon presiden.

Heppy mendapat dukungan dari warga yang mengatasnamakan "Masyarakat Monjali". Mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Masyarakat Monjali mendorong dan mendukung Heppy Trenggono sebagai calon presiden 2024-2029".

Mukhlis Hari Nugroho, salah satu pendukung Heppy Trenggono mengatakan mendukung Heppy karena merupakan tokoh nasional yang menggagas gerakan Beli Indonesia. Saat ini, kata Muklis, Heppy Trenggono juga menjadi Presiden Indonesian Islamic Business Forum (IIBF).

"Pak Heppy juga menggagas gerakan Bela dan Beli Kulonprogo. Atas gagasannya itu angka kemiskinan di Kulonprogo bisa turun. Untuk itu kami mendukung bapak Dr (HC) Heppy Trenggono sebagai calon presiden tahun 2024 mendatang," katanya dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (31/1/2023).

Mukhlis menambahkan, untuk memilih calon pemimpin di masa depan jangan hanya karena tingkat kepopuleran. Akan tetapi juga harus memiliki tingkat intelektual tinggi.

"Kalau memilih pemimpin itu jangan hanya yang asal tenar tapi juga kepintarannya, termasuk loyalitas kepada bangsanya," ungkapnya.

Musra adalah rapat akbar masyarakat untuk menggodok nama-nama tokoh yang layak memimpin Indonesia pasca berakhirnya masa jabatan Presiden Jokowi di 2024 mendatang. Nama-nama tersebut kemudian akan disetorkan ke Jokowi sebagai bahan pertimbangan.

Nantinya, nama yang diserahkan diharapkan dapat meneruskan kepemimpinan Jokowi pada periode mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musra sendiri digagas oleh para relawan pendukung Jokowi. Antara lain, Projo, Sekber, Jaman, Gerakan Kebangsaan, Seknas, dan lain sebagainya.

Puncak acara Musra rencananya akan digelar pada pertengahan Maret 2023 di Jakarta. Nantinya akan diumumkan 3 nama capres-cawapres yang menduduki posisi tertinggi selama gelaran Musra di seluruh propinsi di Indonesia. (Apo/Dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Sebanyak 289 santri dari jenjang Madrasah Aliyah Pusat Putra, Putri, serta Madrasah Tahfiz Attaqwa Bekasi secara resmi dilepas untuk melanjutkan pengabdian ke masyarakat dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba

Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba

Berikut tema teks khutbah Jumat singkat menarik untuk shalat Jumat menjelang Hari Raya Idul Adha, bertajuk "Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba".
KNKT Ungkap Arahan yang Diterima Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

KNKT Ungkap Arahan yang Diterima Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengungkapkan pengakuan masinis KA Argo Bromo Anggrek sebelum tabrakan di Stasiun Bekasi Timur.
Sistem Ekspor Digital Dinilai Jadi Langkah Konkret Tekan Kebocoran Negara

Sistem Ekspor Digital Dinilai Jadi Langkah Konkret Tekan Kebocoran Negara

IBSW menilai langkah pemerintah membangun sistem ekspor digital sebagai upaya memperkuat pengawasan perdagangan nasional dan menekan potensi kebocoran penerimaan negara dari sektor ekspor.
Anak Buruh Bangunan Asal NTB Lulus Jadi Perwira TNI AL di Wisuda Poltekal

Anak Buruh Bangunan Asal NTB Lulus Jadi Perwira TNI AL di Wisuda Poltekal

Akademi Angkatan Laut (AAL) meluluskan 240 taruna dan taruni dalam Wisuda Perwira Remaja Angkatan ke-71 Program Pendidikan Sarjana Terapan Politeknik Angkatan Laut
Kejari Nganjuk Tetapkan Pasutri Tersangka Korupsi Setoran Fiktif Bank Jatim Rp2 Miliar

Kejari Nganjuk Tetapkan Pasutri Tersangka Korupsi Setoran Fiktif Bank Jatim Rp2 Miliar

Kejari Nganjuk mengembangkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penggelapan dalam jabatan di salah satu bank milik Pemda Jawa Timur cabang Nganjuk

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT