GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Luhut Usulkan Harta Karun Baru RI Ini Jadi Prioritas Prabowo dan Gibran: Tahun Ini Kita Sudah Mulai Pakai 600 Ribu Hektare di NTB

Bukan nikel atau kelapa sawit, Menko Luhut Binsar Pandjaitan akan mendorong Prabowo untuk melakukan program percepatan 'harta karun' RI yang sangat potensial.
Sabtu, 25 Mei 2024 - 11:33 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan akan dorong Presiden Terpilih Prabowo Subianto untuk melakukan percepatan hilirisasi harta karun baru RI.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mendorong Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk melakukan program percepatan 'harta karun' RI yang sangat potensial.

Bukan nikel atau kelapa sawit, komoditas potensial yang digadang-gadang Luhut tersebut adalah rumput laut yang akan menjadi penopang ekonomi baru Indonesia ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Menko Luhut saat menjelaskan peluang hilirisasi di Badung, Bali, beberapa waktu lalu.

tvonenews

“Kami melihat ini sebagai peluang untuk mengurangi kemiskinan, Presiden Jokowi sudah kita laporkan, dan presiden terpilih Prabowo kami usulkan ini menjadi program percepatan dari pemerintahan yang mendatang,” kata Luhut, dikutip Sabtu (25/5/2024)

Saat Seminar Percepatan Integrasi Hulu-Hilir Industri Rumput Laut dan Peluncuran International Center for Tropical Seaweeds (ICTS), Luhut menyampaikan hilirisasi rumput laut sedang digodok untuk menjadi proyek strategis nasional (PSN).

Selain nilai jual rumput laut yang terbukti menjanjikan, serapan tenaga kerja dalam program tersebut juga langsug berdampak.

“Kalau ini kita buat 1,2 juta hektare secara bertahap kita bisa mempekerjakan langsung hampir 1 juta orang, tidak langsung bisa berapa banyak tapi menurut saya ini satu terobosan yang selama ini kurang kita perhatikan,” ujar Luhut.

Menko Marves mengatakan sudah mendapat perintah dari Presiden Jokowi untuk hilirisasi rumput laut.

Seperti halnya nikel, keuntungan dari rumput laut sudah mulai terlihat setelah beberapa waktu dijalankan.

Seiring buah kerja yang mulai terlihat, Luhut pun telah melaporkan ke Prabowo Subianto terkait potensi tersebut.

Luhut menyebut telah mendapat respons baik dari Presiden Terpilih yang mengaku berkomitmen meneruskan langkah percepatan hilirisasi rumput laut.

“Gampang itu (masuk PSN) nanti kita dampingi, yang jelas strategis lah kan menciptakan lapangan kerja jutaan gitu,” kata dia.

Meski hilirisasi rumput laut baru dimulai, Menko Luhut memproyeksikan 2033 mendatang nilai ekspor hasil budidaya kelautan ini akan mencapai 19 miliar dolar AS atau setara Rp304,26 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab dalam 100 hektare lahan saja, proyek rumput laut dapat mempekerjakan 150 orang. Sedangkan saat ini Indonesia sudah memetakan Nusa Tenggara Barat dengan 600.000 hektare yang siap ditanami rumput laut.

“Jadi kita tinggal nanti laporkan, mudah-mudahan kita bisa mempersiapkan sehingga tahun ini juga sudah bisa kita mulai pakai yang 600.000 hektare di NTB, belum lagi kita hitung di tempat lain,” ujarnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

H-1 Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Jakarta Diklaim Masih Stabil

H-1 Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Jakarta Diklaim Masih Stabil

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan harga kebutuhan pokok di Jakarta stabil pada satu hari menjelang Lebaran 2026.
Marak Pelemparan Petasan ke Penjual Tramadol, Kapolres Jakpus: Tak Perlu Main Hakim Sendiri

Marak Pelemparan Petasan ke Penjual Tramadol, Kapolres Jakpus: Tak Perlu Main Hakim Sendiri

Polisi meminta masyarakat tak perlu main hakim sendiri terhadap diduga penjual tramadol ilegal. Pasalnya, aparat menjamin akan menindak mereka secara tegas.
Dasco dan Sejumlah Pejabat Tak Gelar Open House

Dasco dan Sejumlah Pejabat Tak Gelar Open House

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sejumlah pejabat publik dan petinggi negara memastikan tidak akan menggelar tradisi open house atau gelar griya.
Mulai Dipadati Kendaraan, Berikut Titik Macet di Jalur Puncak Bogor

Mulai Dipadati Kendaraan, Berikut Titik Macet di Jalur Puncak Bogor

Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat mulai dipadati kendaraan roda dua dan roda empat menjelang malam pada H-1 Lebaran 2026.
2.732 Warga Binaan di Kepri Dapat Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H

2.732 Warga Binaan di Kepri Dapat Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H

Sebanyak 2.732 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendapatkan remisi khusus Idul Fitri 1447 Hijriah dari Kantor Wilayah Direkt
Antisipasi Krisis Minyak, Begini Instruksi Prabowo untuk Siapkan Skema Hemat Energi dan WFH

Antisipasi Krisis Minyak, Begini Instruksi Prabowo untuk Siapkan Skema Hemat Energi dan WFH

Efisiensi menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga keberlanjutan pasokan energi sekaligus mempertahankan stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Trending

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Hristiyan Petrov jadi sorotan usai membuat Miliano Jonathans cedera ACL jelang FIFA Series 2026. Simak profil singkat saat bek Bulgaria itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT