GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sisa Sebulan Jadi Presiden, Jokowi Masih Kebut Tol Trans Sumatera: Kejar Target 1.100 Km Tahun Ini

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin mengebut sejumlah proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di sisa masa jabatan yang tinggal hanya satu bulan sebelum lengser.
Sabtu, 14 September 2024 - 22:41 WIB
Presiden Jokowi mengebut target pengerjaan proyek Jalan Tol Trans Sumatera di sisa masa jabatannya yang tinggal hanya satu bulan.
Sumber :
  • PUPR

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini meresmikan dua ruas tol baru yang merupakan bagian dari proyek besar Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Dua ruas tol yang baru diresmikan tersebut adalah Tol Binjai-Langsa Seksi 2, yang menghubungkan Stabat dengan Tanjung Pura sepanjang 26,2 km, dan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 3-4, yang mencakup rute Tebing Tinggi-Serbelawan-Sinaksak sepanjang 45,6 km.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proyek ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah di Sumatera, dengan target panjang tol mencapai 1.100 kilometer (Km) pada akhir tahun 2024.

Kedua ruas ini diharapkan menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera.

Pada peresmian doi Gerbang Tol Sinaksak, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, pada Selasa lalu, Presiden Jokowi menegaskan bahwa kedua ruas tol ini merupakan bagian dari megaproyek Tol Trans Sumatera yang ditargetkan mencapai total panjang 2.994 Km.

Pemerintah menargetkan penyelesaian sepanjang 1.100 Km dari total tersebut pada akhir tahun ini.

"Ditargetkan sampai akhir tahun 2024 ini tol Trans Sumatera mencapai 1.100 Km," kata Jokowi seperti yang dikutip dari keterangan resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Sabtu (14/9/2024).

Jokowi juga menyampaikan bahwa khusus untuk pembangunan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat hampir rampung, dengan sisa 40 Km lagi menuju Parapat yang berdekatan dengan Danau Toba, salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera.

"Jalan tol ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi baru di koridor Binjai-Langsa dan Tebing Tinggi-Parapat, serta meningkatkan daya saing daerah. Sistem logistik dan mobilitas orang serta barang akan semakin cepat, dan ini membuat kita mampu bersaing dengan negara-negara lain," jelasnya.

Jokowi juga menjelaskan dampak signifikan dari keberadaan tol ini. Jika sebelumnya perjalanan dari Medan ke Tebing Tinggi memakan waktu 3,5 hingga 4 jam, kini dengan adanya tol, waktu tempuh tersebut berkurang drastis menjadi hanya sekitar 1,5 jam.

"Dengan kehadiran jalan tol ini, kami berharap bisa memberikan stimulus bagi pertumbuhan pusat-pusat kegiatan ekonomi produktif dan pariwisata di sepanjang koridor tol," tambah Jokowi.

Sebagai informasi tambahan, Tol Stabat-Tanjung Pura yang dikelola oleh PT Hutama Karya (Persero) telah mulai beroperasi sejak dikeluarkannya Surat Keputusan Menteri PUPR No. 1138/KPTS/M/2023 pada 20 September 2024.

Sementara itu, Tol Tebing Tinggi-Serbelawan-Sinaksak berada di bawah pengelolaan PT Hutama Marga Waskita.

Dengan diresmikannya dua ruas tol ini, diharapkan konektivitas di Sumatera semakin baik, sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pariwisata, serta memperkuat daya saing wilayah Sumatera secara domestik maupun internasional. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menyebut kondisi tersebut menjadi alarm serius yang mencerminkan rapuhnya fondasi ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pengolahan sampah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

Caketum BPP HIPMI, Anthony Leong, menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia atas berbagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri jadi pevoli terakhir yang diumumkan.
Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Komisaris Besar Polisi Budi Susanto, mengatakan bagian tubuh tersebut ditemukan menempel pada bagian ketiak dan diduga milik seorang anak kecil.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT