GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gandeng Pemkot Sukabumi, bank bjb dan OJK Tingkatkan Edukasi Keuangan UMKM agar Lebih Cerdas Kelola Keuangan

bank bjb bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Sukabumi mengadakan acara Bincang Bisnis untuk edukasi keuangan UMKM.
Selasa, 24 September 2024 - 10:28 WIB
Gandeng Pemkot Sukabumi, bank bjb dan OJK Tingkatkan Edukasi Keuangan UMKM agar Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Sumber :
  • Dok. bank bjb

Sukabumi, tvOnenews.com - Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mengelola dan meminjam keuangan dengan bijak itu sangat penting.

Pengelolaan keuangan yang tepat bisa membuat usaha tetap berjalan lancar, mengurangi risiko kebangkrutan, dan membuka peluang untuk mengembangkan bisnis lebih jauh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu langkah penting dalam pengelolaan keuangan adalah menyusun anggaran yang baik, memisahkan uang pribadi dengan uang bisnis, dan mencatat semua transaksi.

Dengan begitu, pengusaha bisa punya gambaran yang jelas soal arus kas dan membuat keputusan yang lebih tepat.

Untuk meminjam uang, pelaku usaha sebaiknya memilih lembaga keuangan resmi, seperti bank, yang memberikan keamanan dan perlindungan hukum.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) senantiasa menyampaikan, pinjaman dari lembaga resmi lebih aman dibandingkan pinjaman online ilegal yang sering kali memasang bunga tinggi dan melakukan penagihan dengan cara yang tidak etis.

Pengelolaan keuangan yang bijak tidak hanya membantu usaha berkembang, tapi juga memperbaiki catatan kredit sehingga peluang mendapatkan pinjaman dengan bunga lebih rendah di masa depan semakin besar. Dengan demikian, pelaku usaha bisa terus mengembangkan bisnis mereka secara berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, bank bjb terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung edukasi dan literasi keuangan, khususnya untuk para pelaku UMKM.

Lewat berbagai program, bank bjb membantu masyarakat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik. Salah satunya adalah melalui kegiatan edukasi keuangan yang menyasar UMKM.

Pada Kamis, 19 September 2024, bank bjb bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Sukabumi mengadakan acara Bincang Bisnis di Kantor Cabang Sukabumi.

Mengusung tema "Cerdas dan Bijak Dalam Meminjam Serta Mengelola Keuangan," acara ini dihadiri oleh PJ. Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1 OJK Jawa Barat Misran Pasaribu, Direktur Komersial & UMKM bank bjb Nancy Adistyasari, serta para pelaku UMKM setempat.

Acara ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM, membantu mereka lebih bijak dalam memanfaatkan sumber pembiayaan untuk mengembangkan usaha.

Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sukabumi juga terus mendorong keterbukaan akses keuangan, sehingga UMKM dapat mengakses berbagai sumber pembiayaan dengan lebih mudah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, bank bjb menawarkan berbagai produk pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan UMKM.

Mulai dari Kredit Mesra dengan bunga 0%, Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga kredit mikro lainnya, bank bjb memberikan solusi bagi pelaku usaha yang ingin berkembang tanpa harus khawatir dengan bunga tinggi seperti yang sering terjadi pada pinjaman online ilegal.

Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) juga jadi andalan bank bjb dalam mendampingi UMKM. 

Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga pelatihan dan pendampingan agar UMKM bisa naik kelas.

"Ada beberapa program menarik seperti PESAT Wirausaha Baru, PESAT Kapasitas Usaha, dan PESAT Go Digital yang semuanya dirancang untuk membantu UMKM berkembang lebih cepat," kata Widi Hartoto dalam keterangan yang diterima, Selasa (24/9/2024).

Bersama Pemkot Sukabumi, bank bjb dan OJK Tingkatkan Edukasi Keuangan UMKM agar Lebih Cerdas Kelola Keuangan.
Bersama Pemkot Sukabumi, bank bjb dan OJK Tingkatkan Edukasi Keuangan UMKM agar Lebih Cerdas Kelola Keuangan.
Sumber :
  • Dok. bank bjb

 

Sementara itu, OJK dalam acara tersebut mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap pinjaman online ilegal yang semakin marak. 

OJK juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pinjaman, karena semua data kredit tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), yang bisa mempengaruhi akses pembiayaan UMKM di masa depan.

Selain memberikan akses ke pembiayaan, bank bjb juga berperan dalam membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM.

Melalui kerja sama dengan pemerintah dan lembaga lain, bank bjb mendukung UMKM untuk berkembang tidak hanya di pasar lokal tetapi juga hingga ke pasar internasional.

Sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan regulator menjadi kunci penting dalam kemajuan UMKM. Dengan kerjasama yang baik, UMKM diharapkan bisa terus bertumbuh dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

Bank bjb terus berkomitmen untuk mendukung edukasi dan literasi keuangan bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program edukasi yang berkelanjutan ini bertujuan agar para pelaku usaha lebih cerdas dalam mengelola keuangan, sehingga bisa terus tumbuh di tengah persaingan yang semakin ketat.

Dengan literasi keuangan yang baik, masa depan finansial pelaku UMKM bisa lebih cerah dan stabil. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT