GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawa Barat Jadi Sarang Investor Muda di Indonesia, Tapi OJK Ingatkan soal Legal dan Logis dalam Berinvestasi

Mengingat makin besarnya jumlah investor muda di Indonesia, OJK terus mendorong pentingnya literasi keuangan untuk generasi muda, khususnya dalam berinvestasi.
Sabtu, 5 Oktober 2024 - 22:31 WIB
Ilustrasi - Jawa Barat menjadi sarang investor muda Indonesia dengan sekitar 20% dari total 13,9 juta Single Investor Identification (SID) di Indonesia.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus aktif mendorong literasi keuangan, terutama bagi generasi muda dalam dunia investasi.

Provinsi Jawa Barat disebut sebagai daerah dengan jumlah investor muda terbesar di Indonesia dan mendominasi pasar investasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi.

Oleh karena itu, OJK mendorong agar anak lebih paham tentang produk dan layanan keuangan, termasuk investasi.

Tujuannya adalah agar anak muda bisa lebih bijak dalam memilih produk keuangan dan menghindari investasi yang berisiko.

“Banyak yang tergoda oleh tawaran yang menggiurkan, tanpa menyadari bahwa investasi tersebut tidak memiliki legalitas yang jelas dan terdaftar pada regulator terkait,” ujar Inarno Djajadi, dikutip dari Antara, Sabtu (5/10/2024).

Inarno juga mendorong mahasiswa untuk lebih memahami berbagai produk jasa keuangan yang kini semakin mudah diakses.

Ia mengingatkan pentingnya perencanaan keuangan yang matang sebagai bekal masa depan.

Inarno menyampaikan hal tersebut dalam acara OJK Mengajar di Universitas Kuningan (UNIKU), Cirebon, yang diadakan Jumat kemarin.

Acara tersebut bertema "Cerdas Investasi Bagi Generasi Muda" dan merupakan bagian dari peringatan ulang tahun ke-13 OJK serta Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2024.

Dalam acara tersebut, Inarno mengimbau para mahasiswa dan akademisi untuk selalu memegang prinsip "2L", yakni Legal dan Logis, sebelum berinvestasi.

Mahasiswa diharapkan memahami karakteristik produk keuangan, mulai dari manfaat dan risiko hingga teknis transaksi dan mekanisme pengaduan.

Dia juga memperingatkan agar tidak tergoda oleh investasi ilegal yang menawarkan imbal hasil tinggi namun berisiko merugikan.

Investasi semacam ini kerap kali tidak memiliki dasar hukum yang jelas, dan bisa membuat konsumen terjebak dalam kerugian.

Selain itu, Inarno juga mendorong kampus-kampus untuk lebih giat meningkatkan literasi keuangan di kalangan mahasiswa, agar masyarakat lebih bijaksana dalam membuat keputusan investasi.

Menurutnya, penting bagi semua pihak untuk memahami risiko investasi dan memilih produk yang tepat.

Di sisi lain, Jawa Barat mencatatkan jumlah investor pasar modal tertinggi secara nasional selama tiga tahun berturut-turut.

Hingga September 2024, tercatat 2,8 juta investor berasal dari Jawa Barat, atau sekitar 20% dari total 13,9 juta Single Investor Identification (SID) di seluruh Indonesia.

Upaya OJK untuk meningkatkan literasi keuangan, terutama di kalangan generasi muda, menjadi langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dalam berinvestasi. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sekalipun Kalah dari Jepang, Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 dengan Skenario Begini

Sekalipun Kalah dari Jepang, Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 dengan Skenario Begini

Timnas Indonesia U-17 masih bisa berharap untuk mendapatkan satu tiket lolos ke Piala Dunia U-17 2026 walau kalah dari Jepang. Mereka bisa meraihnya tanpa menjadi perempatfinalis Piala Asia U-17 2026.
Tabir Motif di Balik Pembunuhan Badut ke Mertua

Tabir Motif di Balik Pembunuhan Badut ke Mertua

Polres Kabupaten Mojokerto ungkap tabir di balik aksi pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Satuan terhadap ibu mertuanya, Siti Arofah, di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Mojokerto.
Modus “Pengobatan” Kiai Ashari Terungkap: Dalih Penyakit Batin hingga Ajak Santriwati Tidur Bareng

Modus “Pengobatan” Kiai Ashari Terungkap: Dalih Penyakit Batin hingga Ajak Santriwati Tidur Bareng

Pengakuan korban mengungkap modus yang diduga dilakukan Kiai Ashari dalam kasus pelecehan santriwati. Dengan dalih penerawangan penyakit batin, korban diminta.
Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berbicara secara terang-terangan soal menukar paspor Belanda miliknya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Itu sempat menjadi skandal di sepak bola Belanda baru-baru ini.
PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan keringanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 bagi wajib pajak.
Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Pemain asing baru Hyundai Hillstate, Jordan Wilson menyinggung nama Megawati Hangestri sekaligus mengungkapkan harapannya jelang debut di Liga Voli Korea 2026-2027.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT