News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Lengser, Jokowi Titipkan Perekonomian Indonesia di Tangan Prabowo: Presiden Cemaskan Kondisi Tak Pasti Ini

Presiden Jokowi berharap, Presiden Terpilih Prabowo Subianto dapat membawa ekonomi RI tumbuh jauh lebih baik dari pemerintahannya dan menjauhkan dari resesi.
Selasa, 15 Oktober 2024 - 20:38 WIB
Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto
Sumber :
  • tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Menjelang lengser, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menitipkan perekonomian Indonesia di tangan Presiden Terpilih Prabowo Subianto.

Jokowi berharap, Prabowo dapat membawa ekonomi RI tumbuh jauh lebih baik dari masa pemerintahannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Jokowi saat menyampaikan sambutan dalam peresmian Gedung Anak Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) di komplek Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar.

"Kita harapkan, nanti dengan pelantikan Presiden baru bapak Jenderal TNI Purnawirawan Prabowo Subianto, ekonomi kita jauh lebih baik, harapan kita itu," kata Presiden Jokowi, di Aceh Besar, Selasa (15/10/2024).

Jokowi mengatakan, ekonomi Indonesia tahun lalu masih mengalami pertumbuhan sampai 5,08%.

Tahun ini, angka pertumbuhan ekonomi RI diperkirakan  berada di atas angka tersebut.

Oleh sebab itu, Jokowi sangat berharap besar Presiden Terpilih Prabowo Subianto membawa pertumbuhan yang jauh lebih lagi.

"Kita Alhamdulillah tahun kemarin, ekonomi kita masih tumbuh 5,08%, tahun ini kita perkirakan juga masih Insya Allah di atas 5%," tutur Jokowi.

Jokowi mengatakan, kondisi Indonesia saat ini berada pada sebuah ketidakpastian global.

Pertama, ekonomi dunia tahun ini diperkirakan hanya tumbuh 2,6 atau 2,7 dan tahun depan 2,7-2,8. Artinya, angka tersebut masih sangat rendah.

Jokowi juga menyinggung soal kondisi resesi ekonomi yang dialami banyak negara luar.

"Banyak negara sudah masuk ke jurang resesi, negara-negara maju masuk ke jurang resesi," ucapnya.

Kedua, Jokowi menegaskan bahwa ketidakpastian global itu juga berkaitan dengan geopolitik, di mana kala perang Ukraina belum selesai, saat ini ditambah lagi adanya konflik Israel dan Palestina, serta Israel dengan Lebanon.

"Ditambah lagi Iran dengan Israel. Sehingga menambah ketidakpastian itu," katanya.

Kondisi itu semakin tidak pasti dengan adanya perubahan iklim global yang telah dimulai banyaknya badai hingga panas menyengat yang melanda dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini telah menyebabkan kompetisi dan persaingan antar-negara benar-benar sangat ketat demi mengamankan perekonomian masing-masing,

Oleh karena itu, menurut Jokowi, dibutuhkan adanya sumber daya manusia yang unggul, sehingga mampu bersaing dengan dunia luar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Kaget skuad Garuda berpotensi datangkan raksasa dunia untuk laga persahabatan.
Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Babak baru kasus dugaan penipuan dan penggelapan kembali bergulir panas. Bareskrim Polri resmi tahan pendiri sekaligus Direktur PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Renaldy Pujiansyah dikenal sebagai serial entrepreneur yang menitikberatkan pembangunan sistem sebagai fondasi pertumbuhan bisnis.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT