News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UMP Jakarta 2025 akan Naik Jadi Rp5,3 Juta, Tapi Biaya Hidup di Ibu Kota Segini: Apakah Cukup?

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2025 senilai Rp5.396.760. Namun, apakah itu cukup untuk biaya hidup?
Kamis, 12 Desember 2024 - 17:19 WIB
Potret Kota Jakarta yang megah dengan gedung-gedung tinggi, tetapi berkabut polusi.
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Jakarta sebagai kota metropolitan terbesar di Indonesia yang menjadi pusat pemerintahan sekaligus ekonomi, tentu menjadi menjadi 'magnet' tersendiri yang menarik banyak orang untuk terus  berdatangan.

Salah satu tujuan orang datang ke Jakarta adalah peluang untuk peluang mendapatkan pekerjaan lebih besar dengan pendapatan yang dianggap lebih tinggi ketimbang di daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, biaya hidup di Jakarta menjadi penting untuk disorot seiring peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap kebutuhan pokok, hunian, transportasi, dan lainnya.

Tahun depan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2025 sebesar Rp5.396.760.

Angka UMP ini mengalami kenaikan sebesar 6,5% dari UMP 2024 yang berada di angka Rp5.067.381, atau bertambah sekitar Rp329.379.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel), meyakini kenaikan UMP di Provinsi Jakarta tidak akan membebani perusahaan. Pasalnya, Kemnaker telah melakukan sejumlah kajian termasuk konsultasi dengan berbagai pihak.

Noel mengatakan, mayoritas perusahaan di Jakarta menerima keputusan kenaikan UMP sebesar 6,5 persen.

“Kita lihat dulu nanti seperti apa, tapi mayoritas Jakarta menerima kok. Kan kita juga konsultasi dengan Apindo, selain kawan-kawan buruh dan Apindo juga,” kata Wamenaker di Jakarta, Kamis (12/12/2024).

Kenaikan UMP tersebut dianggap menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di Jakarta.

Akan tetapi, kebijakan ini tentunya perlu konteks lebih luas. Misalnya tingkat serapan tenaga kerja, tren pemutusan hubungan kerja (PHK), dan tingginya biaya hidup di ibu kota.

Mengutip dari Antara, sampai saat ini serapan tenaga kerja di DKI Jakarta masih menunjukkan tren positif. Data dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta mencatat bahwa persentase penyerapan tenaga kerja mencapai angka 40-50 persen setiap tahun.

Angka ini menunjukkan kemampuan pasar tenaga kerja di Jakarta dalam menyediakan lapangan kerja yang cukup besar.

Kendati demikian, tantangan terkait tren PHK dan tingginya biaya hidup tetap menjadi faktor yang mempengaruhi kesejahteraan pekerja secara keseluruhan.

Lantas, berapakah biaya hidup yang dibutuhkan di Jakarta pada tahun 2025 mendatang?

Mengutip surveo Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta tercatat sebagai kota dengan biaya hidup tertinggi dibandingkan kota-kota lain di Indonesia, yakni mencapai Rp14,88 juta per bulan untuk rumah tangga yang terdiri dari dua hingga enam orang.

Data itu menggambarkan besarnya kebutuhan masyarakat yang terus meningkat seiring berjalannya waktu. Meskipun demikian, hasil survei ini belum diupdate kembali.

Tetapi tren yang ada, besar kemungkinan bahwa biaya hidup di Jakarta pada tahun 2025 akan semakin tinggi. Hal ini merujuk pada survei BPS 2022 yang mencatatkan biaya hidup mencapai Rp14,88 juta per bulan.

Biaya Hidup  di Jakarta 2025 Berdasarkan UMP Terbaru

Naiknya UMP Jakarta 2025 menjadi Rp5.396.761 memang menjadi kabar baik. Tetapi, hal ini perlu melihat juga tingginya biaya hidup di DKI Jakarta yang terus meningkat.

Angka rata-rata biaya hidup di Jakarta yang Rp14,88 juta per bulan, menunjukkan adanya kesenjangan besar antara UMP yang ditetapkan dengan biaya hidup aktual di Jakarta. 

Meski UMP naik, hal ini tetap menjadi tantangan besar bagi pekerja dan warga Jakarta untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Berikut rincian biaya hidup yang menjadi kebutuhan utama penduduk Jakarta:

  1. Makanan, minuman, dan tembakau: Rp2.785.136
  2. Pakaian dan alas kaki: Rp760.122
  3. Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga: Rp3.195.697
  4. Perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga: Rp940.042
  5. Kesehatan: Rp485.611
  6. Transportasi: Rp2.002.249
  7. Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan: Rp1.030.944
  8. Rekreasi, Olahraga, dan Budaya: Rp286.087
  9. Pendidikan: Rp959.899
  10. Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran: Rp1.475.659
  11. Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya: Rp958.555
  12. Total: Rp14.889.001

Rincian biaya hidup tersebut merupakan komponen-komponen utama yang menjadi pengeluaran bulanan penduduk Jakarta, khususnya pekerja yang sudah berkeluarga. Namun, angka itu bukan merupakan gambaran untuk pekerja yang masih belum menghidupi keluarga (single) pada umumnya.

Meski begitu, kenaikan UMP Jakarta 2025 sebesar 6,5 tetap diharapkan dapat meringankan beban pekerja dalam menghadapi tingginya biaya hidup di Ibu Kota. (ant/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT