News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Upaya Strategis Libatkan Anak Muda untuk Capai SDGs, BCF Gelar Konferensi Nasional Campus Leaders Program batch 9

Program magang Campus Leaders Program batch 9 yang diselenggarakan BCF melibatkan 320 mahasiswa, bekerja sama dengan 17 lembaga sosial mitra BCF di 13 provinsi.
Kamis, 19 Desember 2024 - 18:21 WIB
Bakrie Center Foundation (BCF) kembali menggelar Konferensi Nasional Campus Leaders Program untuk menggandeng anak muda mencapai SDGs.
Sumber :
  • Dok. BCF

Jakarta, tvOnenews.com - Bakrie Center Foundation kembali menyelenggarakan Konferensi Nasional sebagai bagian dari akhir kegiatan Campus Leaders Program batch 9 dengan tema Pelibatan Aktif Pemuda dalam Percepatan Pencapaian SDGs Indonesia. 

Kegiatan ini digelar selama 2 hari, 17-18 Desember 2024 secara hybrid. Program magang Campus Leaders Program batch 9 melibatkan 320 mahasiswa, bekerja sama dengan 17 lembaga sosial mitra BCF di 13 provinsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan yang terdapat dalam skema kolaborasi hexa helix yaitu pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, serta lembaga sosial yang mewakili masyarakat.

Konferensi Nasional merupakan ajang diseminasi hasil kegiatan Magang MSIB, magang mandiri, serta praktikum yang dituangkan dalam bentuk prosiding (artikel ilmiah).

Prosiding ini merupakan hasil pengalaman magang yang ditulis oleh mahasiswa dengan pendampingan mentor juga dosen pembimbing sehingga hasilnya dapat dipertanggung jawabkan.

CEO Bakrie Center Foundation, Jimmy Gani menekankan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pencapaian SDGs khususnya melalui pendekatan Hexa Helix yang melibatkan enam elemen kunci yakni pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, media, dan mahasiswa.

“Dengan memfasilitasi kolaborasi kami berharap program yang melibatkan 17 lembaga mitra di 13 provinsi ini, bisa mendukung percepatan pemenuhan target-target SDGs salah satunya di bidang kesehatan dengan konsentrasi pemberantasan Tuberkulosis. Sebagai katalisator, BCF mengadakan konferensi nasional untuk mendorong partisipasi aktif semua pemangku kepentingan termasuk peran sentral mahasiswa. Kami berharap prosiding dari capaian ini dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan,” jelasnya.

Penyakit menular Tuberkulosis (TBC), masih menjadi salah satu penyakit yang diperangi saat ini. Indonesia menduduki peringkat kedua dalam kasus TBC tertinggi di dunia, dengan estimasi 969 ribu kasus.

TBC tidak hanya menyerang dari segi kesehatan, namun juga mempengaruhi kondisi ekonomi, sosial, serta psikologis penderitanya.

Dalam pelaksanaan Campus Leaders Program, para TB Rangers (mahasiswa peserta magang.red) mengambil peran penting sebagai inovator agar lebih banyak kegiatan yang dapat dilakukan oleh para lembaga mitra BCF yang menjadi wadah implementasi keilmuan serta pengalaman.

dr. Yudhi Pramono, MARS, Plt. Direktur Jenderal Pencegahan & Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI menegaskan pentingnya hubungan lintas sektor termasuk pelibatan anak muda sebagai agent of change dalam menyebarluaskan informasi yang benar perihal penyakit TBC dan mendorong masyarakat untuk turut terlibat aktif dalam pencegahan & pengobatannya.

Dalam sambutannya, ia menyoroti target ambisius pemerintah untuk menekan angka kejadian TBC di Indonesia.

“Pada tahun depan, pemerintah menargetkan 1 juta orang untuk skrining TBC, dan saat ini kami telah menemukan 721 ribu kasus. Untuk mencapai target ini, kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kontribusi dari mahasiswa. Dengan penguatan kolaborasi lintas sektor kami optimis dapat menurunkan insiden TBC hingga 85%. Kami mengapresiasi peran BCF yang telah menunjukkan kontribusi nyata dalam program eliminasi TB melalui pendekatan Hexa Helix,” kata Yudhi.

Pemaparan prosiding menjadi sorotan dalam Konferensi Nasional Campus Leaders Program batch 9. Setiap lembaga mitra BCF dalam CLP 9 memaparkan prosidingnya yang diwakili oleh mahasiswa, mentor, serta dosen pembimbing.

Prosiding yang dihasilkan juga telah melewati review dan penilaian dari para dosen yang menjadi juri. Para juri juga telah memilih satu karya prosiding terbaik yang diraih oleh Yayasan Terus Berjuang (Terjang) Jawa Barat dengan total penilaian prosiding 90,96. Karya tersebut merupakan prosiding terbaik dari 17 prosiding yang dihasilkan.

Selain pemaparan prosiding, BCF juga menyerahkan kumpulan prosiding karya peserta Campus Leader Program Batch 8 (semester lalu), yang telah melewati proses uji layak kepada perwakilan Magang & Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Kemendikti Saintek, Swasti Paramita dan National Program Director PR Konsorsium Penabulu STPI, Betty Nababan.

Prosiding yang dihasilkan dari konferensi nasional diharapkan dapat menjadi bahan referensi penting bagi para pembuat kebijakan dalam mendukung pencapaian SDGs di Indonesia.

“Pemerintah membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda, dalam menciptakan dampak yang nyata dan berkelanjutan,” jelas Direktur Pendidikan Tinggi dan IPTEK Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Andri Mardiah, Ph.D. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngadu ke DPR, Kemenhaj Sebut Masih Banyak Aset Haji Belum Dialihkan

Ngadu ke DPR, Kemenhaj Sebut Masih Banyak Aset Haji Belum Dialihkan

Hingga saat ini pengalihan aset yang sudah masuk pencatatan di aplikasi (Barang Milik Negara) BMN Kementerian Haji dan Umrah baru mencakup 243 satuan kerja.
Dicukur Habis LavAni Tiga Set Langsung,  Dawuda Alaihimassalam Ungkap Biang Kerok Kekalahan Jakarta Garuda Jaya

Dicukur Habis LavAni Tiga Set Langsung, Dawuda Alaihimassalam Ungkap Biang Kerok Kekalahan Jakarta Garuda Jaya

Kejutan Jakarta Garuda Jaya pada gelaran Proliga 2026 harus terhenti di tangan LavAni yang tampil superior hingga seri kelima yang berlangsung di Kota Malang.
Harga Cabai dan Bawang di Surabaya Naik Signifikan Jelang Imlek dan Ramadhan

Harga Cabai dan Bawang di Surabaya Naik Signifikan Jelang Imlek dan Ramadhan

Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Surabaya kembali mengalami kenaikan signifikan.
Media Italia Blak-blakan, Jay Idzes Dicap Jadi 'Biang Kerok' Sassuolo Dibantai Inter Milan: Terlalu Banyak Blunder

Media Italia Blak-blakan, Jay Idzes Dicap Jadi 'Biang Kerok' Sassuolo Dibantai Inter Milan: Terlalu Banyak Blunder

Sorotan tajam media Italia mengarah ke Jay Idzes setelah Sassuolo dihajar Inter Milan 0-5. Bek Timnas Indonesia itu disebut melakukan terlalu banyak blunder.
Pengemudi Ojol Dianiaya TNI di Jakbar Berakhir Damai, Pelaku Minta Maaf dan Ganti Rugi

Pengemudi Ojol Dianiaya TNI di Jakbar Berakhir Damai, Pelaku Minta Maaf dan Ganti Rugi

Kasus pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan (26) yang mengalami insiden penganiayaan oleh seorang anggota TNI di Kembangan, Jakarta Barat berakhir damai.
Berbeda dengan Alya Putri, Mohan Hazian Masih Memajang Foto Pernikahan Serta Foto Lama Bersama Istri

Berbeda dengan Alya Putri, Mohan Hazian Masih Memajang Foto Pernikahan Serta Foto Lama Bersama Istri

Mohan Hazian kini terseret dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Setelah kasus ini terkuak, istri Mohan, Alya Putri tak lagi mengunggah foto bersama Suaminya

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT