GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapakah Sosok Aguan, Pemilik Saham PANI yang Anjlok Gegara Kasus Pagar Laut?

Inilah sosok Aguan pemilik PT Pantai Indah Kapuk Tbk (PANI) yang sahamnya anjlok usai kasus pagar laut menyeruak ke publik.
Kamis, 23 Januari 2025 - 08:52 WIB
Siapakah Sosok Aguan, Pemilik Saham PANI yang Anjlok Gegara Kasus Pagar Laut?
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Aguan menjadi perbincangan publik setelah salah satu saham perusahaannya, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), mengalami penurunan tajam akibat mencuatnya kasus terkait pagar laut di Tangerang.

Jatuhnya saham ini terjadi sejak hari Selasa (21/1/2025) usai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, membeberkan keberadaan 263 bidang tanah bersertifikat di kawasan tersebut. Sertifikat tersebut terdiri dari:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • 234 SHGB atas nama PT Intan Agung Makmur,

  • 20 SHGB atas nama PT Cahaya Inti Sentosa (CIS),

  • 9 bidang atas nama perseorangan, serta

  • 17 bidang dengan status SHM.

Corporate Secretary PANI, Christy Grasella, menjelaskan bahwa PT Cahaya Inti Sentosa (CIS) adalah anak usaha PANI yang baru diakuisisi pada akhir 2023. Berdasarkan laporan keuangan per Kuartal III-2024, PANI memiliki 99,33% saham di CIS. Namun, Christy menegaskan bahwa PT Intan Agung Makmur, yang juga memiliki sertifikat di kawasan pagar laut Tangerang, bukan anak usaha PANI.

Sorotan terhadap Aguan pun semakin menguat, mengingat ia merupakan pemilik saham mayoritas di PANI sekaligus salah satu investor terbesar dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan.

Aguan, yang memiliki nama asli Guo Zaiyuan sebelum menggantinya menjadi Sugianto Kusuma atau lebih dikenal dengan nama Aguan, adalah pendiri dan pemilik Agung Sedayu Group, salah satu konglomerasi properti terbesar di Indonesia.

Perjalanan Hidup dan Karier Aguan

Aguan, yang memiliki nama asli Guo Zaiyuan, adalah seorang konglomerat Indonesia berdarah Tionghoa. Ia dikenal sebagai pendiri dan pemilik Agung Sedayu Group, salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia.

Setelah pindah ke Indonesia, ia mengubah namanya menjadi Sugianto Kusuma, tetapi lebih dikenal dengan panggilan Aguan atau A Guan.

Profil Singkat Aguan

  • Nama Asli: Guo Zaiyuan

  • Nama Indonesia: Sugianto Kusuma

  • Lahir: 1951

  • Pendidikan: Pernah bersekolah di Sekolah Menengah Tionghoa Jugang Zhongxue.

  • Asal: Tionghoa-Indonesia (keluarganya pernah tinggal di Palembang sebelum pindah ke Jakarta).

Perjalanan Karier

Aguan memulai kariernya dari bawah sebagai penjaga gudang dan pembantu di sebuah kantor perusahaan impor. Kerja kerasnya membuatnya dipromosikan menjadi pengurus administrasi. Perjalanan bisnisnya berubah drastis ketika ia mulai berkenalan dengan pemborong bahan bangunan, yang menginspirasinya untuk memasuki dunia properti.

Pada tahun 1971, ia mendirikan usaha sendiri, yang kemudian berkembang menjadi Agung Sedayu Group. Iklim politik dan ekonomi yang stabil di era Orde Baru sangat mendukung pertumbuhan bisnisnya. Salah satu proyek awalnya adalah pembangunan Harco Mangga Dua, yang menjadi batu loncatan untuk mengembangkan lebih banyak proyek properti di Jabodetabek.

Aguan kemudian bekerja sama dengan sesama konglomerat Tionghoa, Tommy Winata (TW), yang juga bergerak di sektor properti dan perbankan. Kolaborasi keduanya melahirkan proyek-proyek besar seperti:

  • Pantai Indah Kapuk (PIK),

  • Kelapa Gading,

  • Kawasan perkantoran elite SCBD Sudirman.

Proyek-proyek tersebut menjadikan Agung Sedayu Group dan Artha Graha Network (milik Tommy Winata) sebagai dua nama besar di industri properti Indonesia.

Hingga kini, Agung Sedayu Group mengelola 57 properti di bawah benderanya, tersebar di Jabodetabek. Selain itu, Aguan juga mulai merambah ke sektor lain melalui beberapa perusahaan yakni PT Multi Artha Pratama (MAP), yang mengakuisisi emiten PT Pratama Abadi Nusa Tbk (PANI), untuk memperluas bisnis di sektor industri dan pengemasan.

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) didirikan pada 26 September 1997. Perusahaan ini awalnya bernama PT Sekar Artha Sentosa sebelum mengubah namanya menjadi PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk pada 17 Februari 2023, sebagai bagian dari transformasi bisnis setelah akuisisi oleh Agung Sedayu Group melalui PT Multi Artha Pratama (MAP).

PANI kini berfokus pada sektor properti dan pengembangan kawasan elit di Indonesia, termasuk kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Meskipun kekayaannya tidak diketahui secara pasti, properti yang dikelolanya menunjukkan bahwa Aguan adalah salah satu orang terkaya di Indonesia. Selain fokus pada bisnis, Aguan juga aktif di kegiatan filantropi. Bersama istrinya, Lin Liping, ia terlibat aktif dalam Yayasan Buddha Tzu Chi, yang banyak membantu masyarakat kurang mampu di Indonesia, terutama di Jakarta.

Aguan juga dikenal sebagai salah satu investor utama dalam proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan, yang semakin mengokohkan namanya sebagai pengusaha properti terkemuka di Indonesia. (nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Giro Surplus bank bjb, Solusi Cerdas Atur Dana Usaha Lebih Produktif

Giro Surplus bank bjb, Solusi Cerdas Atur Dana Usaha Lebih Produktif

bank bjb hadirkan berbagai program bagi nasabah sebagai bagian dari komitmen berikan layanan perbankan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha.
Kasat dan Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat dan Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat Reserse Narkoba Polres Toraja Utara, dan seorang Kanit Narkoba, diamankan oleh Propam Polda Sulawesi Selatan dan ditempatkan dalam penempatan khusus.
Tanpa Ampun, Purbaya Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP dari Instansi Pemerintah: Jangan Hina Negara Anda Sendiri!

Tanpa Ampun, Purbaya Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP dari Instansi Pemerintah: Jangan Hina Negara Anda Sendiri!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan mem-blacklist alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas yang dinilai telah menghina negaranya sendiri melalui konten viral.
Detik-Detik KA Bandara Sambar Pemotor di Jakarta Barat, Korban Tak Tertolong Akibat Luka Parah

Detik-Detik KA Bandara Sambar Pemotor di Jakarta Barat, Korban Tak Tertolong Akibat Luka Parah

Insiden memilukan terjadi di perlintasan kereta api Alas Tua, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin pagi (23/2) sekitar pukul 07.00 WIB. 
Kasat & Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat & Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat Reserse Narkoba Polres Toraja Utara, bersama seorang Kanit Narkoba, diamankan oleh Propam Polda Sulawesi Selatan dan ditempatkan dalam penempatan khusus.
Mengenal Aaron Suitela, Striker Berdarah Sumedang yang Gagal Lolos Skuad Timnas Indonesia, Kini Jajal Liga Spanyol

Mengenal Aaron Suitela, Striker Berdarah Sumedang yang Gagal Lolos Skuad Timnas Indonesia, Kini Jajal Liga Spanyol

Timnas Indonesia kembali memiliki talenta keturunan yang mencoba peruntungan di Eropa. Sosok Aaron Suitela, striker berdarah Sumedang yang kini ke klub Spanyol.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT