News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Ada Efisiensi dan Pemotongan Anggaran, Pengeluaran Pemerintah Ternyata Tidak Berkurang; Belanja Negara Tetap Rp3.621 Triliun

Meski ada pemotongan belanja hingga lebih dari Rp300 triliun, total anggaran belanja di tahun 2025 ternyata tidak berubah dan tetap sebesar Rp3.621,3 triliun.
Senin, 10 Februari 2025 - 19:53 WIB
Meski Ada Efisiensi Pemotongan Anggaran, Total Belanja Pemerintah Ternyata Tidak Berkurang; Belanja Negara Tetap Rp3.621 Triliun
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvonenews.com - Upaya efisiensi anggaran pemerintah dengan pemotongan anggaran di sejumlah kementerian/lembaga ternyata tidak merubah total belanja pemerintah seperti yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025. 

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memastikan kebijakan efisiensi anggaran tak akan mengubah ukuran APBN, dimana total belanja negara sebelumnya telah ditetapkan sebesar .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ukuran dan volume APBN tidak berubah sama sekali. (Belanja negara) Rp3.621,3 triliun itu tidak berubah,” kata Misbakhun di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/2/2025). 

Misbakhun mengungkapkan hal tersebut merespons adanya pemotongan anggaran di sejumlah kementerian/lembaga seperti tertuang dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025. Dia menyebut Inpres tersebut sebenarnya memiliki tujuan yang jelas, yakni efisiensi dalam rangka meningkatkan produktivitas.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan Inpres 1/2025 yang meminta anggaran pemerintah pada APBN dan APBD TA 2025 dipangkas sebesar Rp306,69 triliun. Rinciannya, anggaran K/L diminta untuk diefisiensikan sebesar Rp256,1 triliun dan transfer ke daerah (TKD) Rp50,59 triliun.

Meski Inpres tersebut tidak menyebutkan kemana alokasi dana yang dihemat sebesar lebih dari Rp306 triliun tersebut. 

Menurut Misbakhun, pemanfaatan APBN didorong untuk lebih efisien, efektif, dan disalurkan kepada hal-hal produktif. “Kebijakan efisiensi tetap berjalan. Efisiensi bentuknya seperti apa, silakan ditunggu,” tambahnya.

tvonenews

Pemotongan Anggaran

Sebagai tindak lanjut dari Inpres Nomor 1 Tahun 2025, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menindaklanjuti arahan tersebut dengan mengeluarkan surat bernomor S-37/MK.02/2025 yang menetapkan 16 pos belanja yang perlu dipangkas anggarannya dengan persentase bervariasi, mulai dari 10 persen hingga 90 persen.

Menteri/pemimpin lembaga diminta untuk menyampaikan rencana efisiensi kepada DPR dan melaporkan persetujuannya kepada menteri keuangan atau direktur jenderal anggaran paling lambat 14 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bila sampai batas waktu yang ditentukan menteri/pimpinan lembaga belum menyampaikan laporan revisi, maka Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) akan mencantumkan dalam catatan halaman IV A DIPA secara mandiri.

Sementara untuk rincian pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD), Menkeu menerbitkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 29 Tahun 2025.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Survei IPI: Gibran, KDM hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029

Survei IPI: Gibran, KDM hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029

Peneliti IPI Abdan Sakura menjelaskan, kemunculan figur-figur tersebut dipengaruhi sejumlah indikator, seperti kepemimpinan, ketokohan, rekam jejak, eksposur media
KPK Telusuri Importir Pengguna Blueray Cargo dalam Kasus Suap Impor Barang KW

KPK Telusuri Importir Pengguna Blueray Cargo dalam Kasus Suap Impor Barang KW

KPK menelusuri importir pengguna Blueray Cargo dalam kasus suap impor barang KW di Bea Cukai. Enam tersangka ditetapkan, penyidikan terus berkembang.
Meski Ukir 7 Penyelamatan, Emil Audero Tetap Kena Sentil Media Italia usai Cremonese Ditekuk Atalanta

Meski Ukir 7 Penyelamatan, Emil Audero Tetap Kena Sentil Media Italia usai Cremonese Ditekuk Atalanta

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, masih kena sentil dari media Italia setelah Cremonese kalah dari Atalanta. Padahal, dia mencatatkan tujuh penyelamatan dalam laga tersebut.
Mohan Hazian Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Gara-gara Mogok Main, Peringkat Ronaldo Kian Menurun di Klasemen Top Skor Piga Pro Saudi 2025/2026

Gara-gara Mogok Main, Peringkat Ronaldo Kian Menurun di Klasemen Top Skor Piga Pro Saudi 2025/2026

Meski jumlah golnya hampir menyentuh angka seribu, posisi Cristiano Ronaldo di klasemen pencetak gol terbanyak Liga Pro Saudi 2025/2026 justru mulai tergeser.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bojonegoro: Banyak Big Match, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 Seri Bojonegoro: Banyak Big Match, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 seri Bojonegoro bakal diramaikan dengan sejumlah duel berlabel big match salah satunya ialah pertandingan antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri.

Trending

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Viral Pebisnis Mohan Hazian Diduga lakukan Pelecehan, Begini Pandangan Islam soal Dampak dan Dosanya

Viral Pebisnis Mohan Hazian Diduga lakukan Pelecehan, Begini Pandangan Islam soal Dampak dan Dosanya

Tengah viral nama Mohan Hazian yang diduga melakukan pelecehan seksual. Begini klarifikasinya
6 Kali Menang Beruntun, Al Nassr Ada di Posisi Berapa dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

6 Kali Menang Beruntun, Al Nassr Ada di Posisi Berapa dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Meski tanpa kehadiran Ronaldo di dua laga terakhir yang mereka jalani, Al Nassr sukses mempertahankan tren positif dan terus bersaing di papan atas klasemen.
Sambut Rezeki di Bulan Ramadhan! 6 Ide Bisnis Jualan Hasilkan Cuan Berlimpah, InsyaAllah Berkah

Sambut Rezeki di Bulan Ramadhan! 6 Ide Bisnis Jualan Hasilkan Cuan Berlimpah, InsyaAllah Berkah

Berikut 6 ide bisnis jualan di bulan suci Ramadhan 1447 H atau Ramadhan 2026, hasilkan cuan berlimpah, insyaAllah dapat rezeki berkah.
Alasan Pesulap Merah Poligami dengan Ratu Rizky Nabila, Sebut Demi Hindari Bahaya

Alasan Pesulap Merah Poligami dengan Ratu Rizky Nabila, Sebut Demi Hindari Bahaya

Pesulap Merah ungkap alasannya poligami dengan Ratu Rizky Nabila. Ungkap ada bahaya jika dirinya tidak menjadi pendamping istri pertama dan Ratu. Seperti apa?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT