News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Bocorkan Strategi Ciptakan 8 Juta Lapangan Kerja Lewat Hilirisasi Desa

Prabowo menargetkan 8 juta lapangan kerja dari hilirisasi sektor desa. Sarjana didorong ke desa, bukan hanya kerja di kota. Teknologi jadi tantangan baru.
Rabu, 9 April 2025 - 07:46 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto mengungkapkan optimisme terhadap prospek lapangan kerja di Indonesia dalam waktu dekat. 

Ia menegaskan bahwa meskipun isu pengangguran dan pemutusan hubungan kerja (PHK) tengah menjadi sorotan, peluang kerja justru akan semakin terbuka, terutama lewat kebijakan hilirisasi dan penguatan ekonomi desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lapangan kerja ini masalah bagi seluruh dunia. Tapi saya yakin, sebentar lagi lapangan kerja akan cukup banyak," ujar Prabowo dalam wawancara eksklusif bersama tujuh jurnalis senior yang disiarkan di kanal YouTube tvOnenews, Selasa (8/4/2025).

8 Juta Lapangan Kerja dari Hilirisasi

Prabowo menjelaskan bahwa fokus pembangunan ekonomi nasional ke depan akan diarahkan pada hilirisasi sektor strategis seperti perkebunan, kelautan, dan perikanan. Menurutnya, hilirisasi ini diperkirakan mampu menyerap hingga 8 juta tenaga kerja, sedangkan sektor koperasi desa bisa membuka 1,6 juta pekerjaan tambahan.

Langkah ini diambil untuk memperluas basis ekonomi nasional agar tidak lagi terpusat di kota-kota besar, sekaligus memutus ketergantungan terhadap lapangan kerja formal yang stagnan di kawasan urban.

"Sarjana-sarjana terbaik jangan hanya mengincar ruang ber-AC di kota besar. Saya ingin mereka ke desa, jadi manajer koperasi, motivator, pembina. Dari sanalah pertumbuhan ekonomi dimulai," tegas Prabowo.

Ekonomi Bawah Naik, Industri Kuat

Menurutnya, jika desa bisa menjadi pusat pertumbuhan baru, maka pendapatan masyarakat akan meningkat, daya beli naik, dan efek dominonya memperkuat pasar domestik serta industri nasional. Prabowo menyebut pendekatan ini sebagai strategi "pertumbuhan dari bawah" yang lebih merata dan berkelanjutan.

Waspadai Serbuan Robotik dan AI

Prabowo juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi seperti robotik dan kecerdasan buatan (AI) sudah mulai menggantikan banyak pekerjaan manusia. Ia mencontohkan pabrik Mercedes-Benz yang kini hanya dioperasikan 20 orang dari sebelumnya 3.000.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita harus siap mental. Sekarang zamannya robotik, AI. Maka itu, iptek harus dikuasai," kata Prabowo, sembari menekankan pentingnya adaptasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia untuk menghadapi revolusi industri 4.0.

Dengan kebijakan hilirisasi terpadu, pemberdayaan desa, serta penguasaan teknologi, Prabowo meyakini Indonesia bisa memasuki babak baru pertumbuhan ekonomi yang menciptakan lebih banyak lapangan kerja, bukan kehilangan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 
Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Saepul atau Saepullah (26) tega menghabisi nyawa Kunaefi (51) dilatarbelakangi ekonomi dan hubungan sesama jenis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT)
Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

PSSI langsung bergerak usai Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Evaluasi menyeluruh disiapkan untuk membenahi kekurangan Skuad Garuda.
Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

PSSI minta suporter tetap berikan apresiasi kepada Timnas Indonesia meski gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Pemain dan pelatih dinilai telah berjuang.
Kabar Bahagia, Ini 6 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 11 Agustus 2026: Pisces Dapat Sinyal Manis

Kabar Bahagia, Ini 6 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 11 Agustus 2026: Pisces Dapat Sinyal Manis

Siapa yang bakal ketiban hoki asmara? Ramalan cinta 11 Agustus 2026 memprediksi 6 zodiak berpeluang menikmati momen romantis dan mendapat sinyal cinta tak terduga.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT