News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kadin Siap Perkuat Kerja Sama dengan Rusia di Sektor Kesehatan hingga Pendidikan

KADIN mendorong kerja sama strategis antara Indonesia-Rusia pada sektor kesehatan, pendidikan, serta perdagangan lewat Russia-Indonesia Business Forum 2025.
Selasa, 15 April 2025 - 08:05 WIB
Kadin Siap Perkuat Kerja Sama dengan Rusia di Sektor Kesehatan hingga Pendidikan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Hubungan ekonomi antara Indonesia dan Rusia kembali mendapat dorongan baru melalui pelaksanaan Russia-Indonesia Business Forum yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta Selatan pada Senin (14/04/2025).

Acara ini diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Roscongress International, serta Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum Koordinator (WKUK) Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia, James T. Riady, menyampaikan bahwa forum ini merupakan bagian dari perjalanan panjang hubungan bilateral yang hangat dan dinamis antar-kedua negara.

"Kami melihat Indonesia sebagai negara berkembang yang menawarkan banyak peluang, dan kami ingin melihat lebih banyak bisnis Rusia datang ke Indonesia, tidak hanya di sektor pertahanan dan energi, tetapi juga di sektor-sektor lain seperti kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.

James juga menekankan bahwa penyediaan layanan kesehatan menjadi salah satu bidang dengan potensi pertumbuhan yang tinggi. Ia mengapresiasi dukungan Rusia dalam pendirian Friendship Hospital sebagai simbol nyata kerja sama di bidang ini.

“Kami belum cukup aktif membawa bisnis Indonesia ke Rusia, begitu pula sebaliknya. Kami ingin mendorong keterlibatan yang lebih besar antar-pelaku usaha kedua negara,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua Komite Bilateral Rusia-Belarus Kadin Indonesia, Didit Ratam, menyatakan bahwa forum ini diselenggarakan sebagai respons terhadap meningkatnya dinamika hubungan ekonomi kedua negara, terutama setelah Indonesia resmi bergabung dengan BRICS pada 5 Januari 2025.

“Forum bisnis seperti ini perlu diperbanyak. Dalam waktu dekat, pengusaha Indonesia juga akan mengirimkan delegasi besar ke St. Petersburg International Economic Forum pada Juni 2025. Hubungan ini tidak bisa hanya dibangun di atas kebijakan, tapi juga oleh pebisnis yang bertemu dan berinteraksi langsung,” jelas Didit.

Ia menambahkan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global, penting bagi Indonesia untuk menggali pasar non-tradisional, termasuk Rusia, Eropa Timur, Amerika Latin, dan Afrika.

“Volume perdagangan Indonesia dan Rusia saat ini sekitar 4 miliar dolar AS. Target awal kami adalah mendorongnya menjadi 5 miliar dolar AS, dan terus meningkat,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, berbagai sektor dijajaki melalui sesi business matching, termasuk sektor pertambangan, jasa teknik, minyak dan gas, serta pendidikan.

Lebih jauh, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartanrto yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, forum bisnis ini menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama strategis di tengah kondisi global yang tidak menentu.

“Sejak 2018, forum ini sudah berjalan, namun sempat tertunda akibat pandemi. Sekarang kita mulai lagi, dan kita dorong kerja sama ini melalui kolaborasi antarwarga (people-to-people collaboration),” kata Airlangga.

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama dalam hubungan dagang kedua negara adalah sistem pembayaran dan perdagangan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya konektivitas langsung seperti penerbangan dari Moskow ke Bali dan Jakarta.

“Saya sudah berbicara dengan Deputy Prime Minister Russian Federation Denis Manturov mengenai kemungkinan penerbangan langsung Moskow-Jakarta, yang akan sangat menunjang hubungan bisnis kedua negara," tandas Airlangga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, forum ini mempertemukan lebih dari 30 perusahaan Rusia, termasuk produsen solusi digital, produk makanan, peralatan khusus, serta turut melibatkan Pusat Ekspor Rusia (REC).

Forum ini turut dihadiri oleh First Deputy Prime Minister of the Russian Federation Denis Manturov, General Director Russian Export Center Veronika Nikishina, Chairman of the Board of Directors Delo Group Sergey Shishkarev, dan Director of Risk Management PT Pertamina (Persero) Ahmad Siddik Badruddin. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day

TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day

Sejumlah peristiwa viral tengah ramai diperbincangkan publik dan mendominasi media sosial. Dari Sherly Tjoanda, polemik dr Richard Lee hingga aksi Dedi Mulyadi.
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Eks Pengurus LPD Bangli Divoni Satu Tahun Penjara Imbas Tipikor

Eks Pengurus LPD Bangli Divoni Satu Tahun Penjara Imbas Tipikor

Pengadilan Tipikor Denpasar, Bali, menjatuhkan vonis penjara satu tahun terhadap mantan pengurus Lembaga Perkreditan Desa LPD Tanggahan Peken karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Terpopuler News: Dedi Mulyadi Rangkul Korban Kebakaran Toko, hingga Oknum TNI Diduga Obrak-abrik Toko di Kemayoran

Terpopuler News: Dedi Mulyadi Rangkul Korban Kebakaran Toko, hingga Oknum TNI Diduga Obrak-abrik Toko di Kemayoran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merangkul pedagang yang tokonya habis dibakar oleh massa di Bandung. Oknum TNI diduga mengacak-acak toko sembako di Kemayoran
30 Persen Ekonomi Banten di Awal 2026 Disokong Oleh Industri Pengolahan

30 Persen Ekonomi Banten di Awal 2026 Disokong Oleh Industri Pengolahan

Sektor industri pengolahan masih menjadi penyokong utama ekonomi daerah dengan kontribusi sebesar 30,02 persen terhadap struktur ekonomi Banten pada triwulan pertama 2026.
Bertemu Tokoh Masyarakat Papua Barat Daya, Kaesang Bahas Kemajuan Daerah

Bertemu Tokoh Masyarakat Papua Barat Daya, Kaesang Bahas Kemajuan Daerah

Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menemui tokoh masyarakat adat Wanusau, Alfons Kambu, di Maybrat, Sorong, Papua Barat Daya.

Trending

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Kenalan dengan Chelsea Pattiwael, Nona Cantik Ajudan Pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda

Kenalan dengan Chelsea Pattiwael, Nona Cantik Ajudan Pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda

Mengenal lebih jauh dengan sosok Chelsea Pattiwael, nona cantik asal Ambon lulusan IPDN yang kini setia menjadi ajudan pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT