GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ombudsman Rampungkan Kajian Sistemik Industri Sawit, Potensi Tambahan Penerimaan Negara Capai Rp200 Triliun

Ombudsman RI ungkap hasil kajian industri sawit. Jika tata kelola dibenahi, potensi tambahan penerimaan negara bisa capai Rp200 triliun per tahun!
Senin, 14 Juli 2025 - 17:30 WIB
Ilustrasi sawit
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.comOmbudsman Republik Indonesia menyatakan telah merampungkan kajian sistemik terhadap tata kelola industri kelapa sawit nasional. Kajian ini menjadi dasar strategis dalam upaya pencegahan dan pemberantasan maladministrasi, khususnya di sektor pelayanan publik sawit yang selama ini dinilai rawan praktik penyimpangan.

Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, menjelaskan bahwa kajian ini dilakukan berdasarkan data dan indikator yang terukur, bukan asumsi atau spekulasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk menyatakan adanya maladministrasi, kami harus memastikan adanya penyalahgunaan wewenang, pelanggaran hukum, atau kerugian nyata terhadap masyarakat,” ujar Yeka saat dikonfirmasi, Senin (14/7).

Menurut Yeka, hasil pengawasan Ombudsman kerap menghasilkan tindakan korektif dan saran wajib yang memiliki kekuatan hukum serta bisa dijadikan dasar penguatan tata kelola lembaga pelayanan publik.

IPOSS Dorong Riset Strategis & Inovasi Limbah Sawit

Dalam pertemuan bersama Indonesia Palm Oil Strategic Studies (IPOSS) pada 9 Juli lalu, Ombudsman mendiskusikan berbagai tantangan dan peluang sektor sawit. Direktur IPOSS, Nanang Hendarsah, menyampaikan pentingnya membangun sistem data sawit terpadu, serta mengatasi tumpang tindih regulasi yang selama ini membingungkan pelaku industri dan petani.

IPOSS juga tengah mengembangkan riset strategis terkait pemetaan asal-usul sawit dan pemanfaatan limbah sawit menjadi bahan bakar pesawat (Palm Oil Mill Effluent/POME), mengikuti inovasi yang telah dilakukan Malaysia.

“Kami ingin industri sawit di Indonesia lebih berkelanjutan dan berdampak luas secara nasional,” kata Nanang.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi publik dan literasi tentang sawit untuk mengikis stigma negatif yang kerap menempel pada industri ini, terutama di kalangan generasi muda.

Potensi Tambahan Rp200 Triliun Jika Tata Kelola Dibenahi

Yeka menyambut baik pendekatan riset yang dilakukan IPOSS. Ia bahkan menyebut bahwa bila tata kelola industri sawit diperkuat secara menyeluruh dan terintegrasi, potensi tambahan pendapatan negara bisa mencapai Rp200 triliun per tahun.

Namun demikian, Yeka menegaskan perlunya dibentuk lembaga nasional khusus yang fokus pada isu kelapa sawit secara komprehensif.

“Malaysia mungkin tidak seluas Indonesia dari sisi lahan, tapi produktivitas dan kualitasnya jauh lebih unggul. Kita bisa belajar dari sana, lalu menyesuaikan dengan konteks Indonesia untuk hasil optimal,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam diskusi tersebut, Ombudsman dan IPOSS membahas kemungkinan kerja sama jangka panjang berbasis riset dan pengawasan pelayanan publik guna memperkuat reformasi sektor sawit nasional.

Ombudsman berharap kolaborasi dengan lembaga riset seperti IPOSS dapat memperkuat tata kelola sawit yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gus Yaqut dan Alex Lebaran di Rutan KPK

Gus Yaqut dan Alex Lebaran di Rutan KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Keduanya yaitu mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil
MUI Tiba-tiba Beri Kartu Kuning untuk Anwar Sanjaya, Minta sang Presenter Dapat Sanksi Tegas, Ada Apa?

MUI Tiba-tiba Beri Kartu Kuning untuk Anwar Sanjaya, Minta sang Presenter Dapat Sanksi Tegas, Ada Apa?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti presenter Anwar Sanjaya (Anwar BAB). MUI desak KPI sanksi tegas imbas ada dugaan kekerasan dan erotis ke Kiky Saputri.
Jelang Idul Fitri 2026, Warga Jogja Semarakkan Malam Takbiran dengan Pawai Takbir Keliling di Titik Nol Km

Jelang Idul Fitri 2026, Warga Jogja Semarakkan Malam Takbiran dengan Pawai Takbir Keliling di Titik Nol Km

Sebagian besar masyarakat Yogyakarta merayakan Hari Raya Idul Fitri 2026 esok hari pada Jumat, 20 Maret 2026. Warga Yogyakarta telah melaksanakan malam takbiran
15 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447H untuk Orang Tua, Penuh Doa

15 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447H untuk Orang Tua, Penuh Doa

​​​​​​​15 ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447H untuk orang tua penuh doa dan haru. Cocok disampaikan kepada ayah dan ibu saat Lebaran 2026.
3 Fakta Baru Terungkap! Pihak Denada Bongkar Klaim Ressa Rossano, dari Transfer Uang hingga DO Kuliah

3 Fakta Baru Terungkap! Pihak Denada Bongkar Klaim Ressa Rossano, dari Transfer Uang hingga DO Kuliah

​​​​​​​3 fakta baru diungkap Denada soal Ressa Rossano, mulai dari transfer uang Rp10 juta, penyebab DO kuliah, hingga polemik mobil dan aset yang jadi sorotan publik.
Komnas HAM Bakal Panggil Panglima TNI, Minta Penjelasan Keterlibatan Anggota dalam Kasus Penyiraman Air Keras

Komnas HAM Bakal Panggil Panglima TNI, Minta Penjelasan Keterlibatan Anggota dalam Kasus Penyiraman Air Keras

Komnas HAM akan memanggil Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto terkait insiden penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Hal ini

Trending

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, strategi, dan kondisi keuangan.
Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Subianto meminta kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus diusut hingga tuntas. Bahkan termasuk siapa aktor intelektual
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan besok.
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Subianto bocorkan alasan utama Republik Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP). Bahkan kata dia, setelah melalui pertimbangan matang
MUI Tiba-tiba Beri Kartu Kuning untuk Anwar Sanjaya, Minta sang Presenter Dapat Sanksi Tegas, Ada Apa?

MUI Tiba-tiba Beri Kartu Kuning untuk Anwar Sanjaya, Minta sang Presenter Dapat Sanksi Tegas, Ada Apa?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti presenter Anwar Sanjaya (Anwar BAB). MUI desak KPI sanksi tegas imbas ada dugaan kekerasan dan erotis ke Kiky Saputri.
Komnas HAM Bakal Panggil Panglima TNI, Minta Penjelasan Keterlibatan Anggota dalam Kasus Penyiraman Air Keras

Komnas HAM Bakal Panggil Panglima TNI, Minta Penjelasan Keterlibatan Anggota dalam Kasus Penyiraman Air Keras

Komnas HAM akan memanggil Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto terkait insiden penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Hal ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT