News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tarif Sewa Kios di District Blok M Meledak, Dirut MRT: Kami Tak Pernah Diberitahu!

Dirut MRT Jakarta mengaku bahwa pihaknya sebagai pengelola District Blok M justru tidak pernah diberitahu soal penarikan tarif yang dinilai memberatkan pedagang.
Kamis, 4 September 2025 - 16:02 WIB
Suasana pertokoan usai pedagang angkat kaki dari district Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Polemik kenaikan tarif sewa kios di District Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, semakin panas. Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, mengaku terkejut dengan melonjaknya biaya sewa yang mencapai Rp4,5 juta per kios per bulan. 

Ia menegaskan pihaknya sebagai pengelola justru tidak pernah diberitahu soal penarikan tarif yang dinilai memberatkan pedagang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang (kenaikan) itu kita tidak tahu. Karena kami tidak diberitahu,” kata Tuhiyat kepada wartawan, Kamis (4/9/2025).

Tuhiyat menjelaskan, sejak Januari 2025, District Blok M dikelola PT MRT Jakarta setelah ditugaskan Pemprov DKI. MRT kemudian menggandeng koperasi pedagang dalam pengelolaannya. 

Berdasarkan kesepakatan, tarif sewa ditetapkan sebesar Rp300 ribu untuk anggota koperasi dan Rp1,5 juta untuk pedagang non-anggota.

Namun, dalam satu bulan terakhir muncul penagihan baru dengan angka jauh di atas kesepakatan. Koperasi disebut-sebut menarik sewa hingga Rp4,5 juta per bulan untuk kios non-anggota atau pihak kedua. Hal inilah yang memicu kepanikan pedagang hingga banyak yang memilih hengkang dari Blok M District.

“Ini tiba-tiba karena dalam satu bulan terakhir baru ditagihkan ini. Yang sebelumnya itu sesuai dengan kesepakatan,” jelas Tuhiyat.

Sebelumnya, Andre Mandor, pemilik kios Mi Chang, mengaku awalnya penuh optimisme ketika memutuskan membuka usaha di kawasan tersebut. 

Ia rela merogoh kocek Rp19 juta untuk mengambil alih sewa kios dari penyewa sebelumnya. 

“Dari awal buka usaha? Jadi awalnya itu aku kan melihat potensi ya di lokasi Blok M. Terus aku ngambil alih sewa itu di 19 juta dari pemilik sebelum aku,” katanya kepada tvOnenews.com, Kamis (4/9/2025).

Ia menjelaskan, sistem sewa disampaikan langsung oleh pemilik sebelumnya: pembayaran bulanan ke Kopema. 

“Dengan harganya di Rp3 juta kalau kios aku, karena itu satu kios, ditambah ada setengah kios lagi, jadi ada 3 kios yang dibikin jadi 2 kios. Jadi ya satu kiosnya Rp2 juta, ditambah satu kiosnya lagi itu setengah, setengah jadi ya Rp3 juta (sewa) punya aku,” terang Andre.

Namun, baru dua bulan persiapan, masalah muncul. Saat hendak berjualan Agustus lalu, listrik kiosnya mendadak padam. Freezer dan showcase berhenti berfungsi, bahan makanan terancam basi. 

Keluhan pedagang hanya dijawab dengan “sabar-sabar” oleh pihak Kopema. 

Hingga akhirnya muncul kabar mengejutkan bahwa ternyata seluruh pedagang Blok M District belum bayar sewa ke MRT sejak Januari. Padahal, para pedagang rutin membayar ke Kopema. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Data yang kita cek ternyata kita di Blok M District itu belum bayar dari bulan Januari mas, seluruhnya. Sedangkan kita pedagang itu dari bulan Januari sebenarnya sudah bayar sama Kopema. Nah Kopema yang tidak bayar ke pihak MRT,” jelas Andre.

Kekacauan semakin pelik ketika tagihan baru datang. Para pedagang yang sudah membayar ke Kopema, kembali dipaksa bayar ke MRT jika ingin listrik kios kembali menyala. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.
Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT