GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Petani Untung, Produksi Naik, Pupuk Murah?

Setahun Prabowo-Gibran digadang telah memperkuat kemandirian pangan melalui reformasi besar-besaran di bidang produksi, tata kelola pupuk, serta peningkatan kesejahteraan petani.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 20:15 WIB
Ilustrasi - Petani melakukan pemupukan pada padi yang baru disemai.
Sumber :
  • Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran diklaim sebagai babak baru bagi sektor pertanian nasional. Pemerintah menegaskan komitmennya memperkuat kemandirian pangan nasional melalui reformasi besar-besaran di bidang produksi, tata kelola pupuk bersubsidi, serta peningkatan kesejahteraan petani.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kementan, Ali Jamil, dalam webinar bertema “Kebijakan Pertanian Satu Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo” yang diselenggarakan Tabloid Sinar Tani secara daring, Rabu (29/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ali Jamil, satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi periode transformasi besar di sektor pertanian.

“Kita sudah berada di jalur yang benar menuju swasembada pangan. Produksi beras tahun ini mencapai 34 juta ton dengan stok cadangan 4,2 juta ton tertinggi dalam 57 tahun terakhir dan Indonesia tidak lagi impor beras medium,” ungkapnya, Kamis (30/10/2025).

Ali Jamil menegaskan, reformasi tata kelola pupuk menjadi salah satu pilar penting. Melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025, Kementan berhasil memangkas 145 aturan menjadi satu sistem terpadu yang menghubungkan produsen hingga petani. 

“Dulu tata kelola pupuk terlalu birokratis, sekarang lebih sederhana, transparan, dan efisien. Harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi turun hingga 20 persen, dan distribusinya langsung ke titik serah di tingkat petani,” jelasnya.

Ilustrasi gudang pupuk.
Ilustrasi gudang pupuk.
Sumber :
  • Kementan

 

Ia menambahkan, capaian lain yang tak kalah penting adalah peningkatan kesejahteraan petani. Nilai Tukar Petani (NTP) kini mencapai 124,36, tertinggi sepanjang sejarah, dan tingkat mekanisasi pertanian naik tajam menjadi 2,1 HP per hektare, sejajar dengan Thailand. 

“Transformasi pertanian tak hanya soal angka produksi, tapi juga soal martabat dan kemakmuran petani,” tegas Ali Jamil.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pupuk, Ditjen PSP, Kementan, Jekvy Hendra, menuturkan bahwa kebijakan HET pupuk bersubsidi memberikan dampak langsung bagi petani di seluruh daerah. 

“Sejak penurunan harga pupuk diumumkan pada 22 Oktober, penebusan pupuk melonjak  hingga 72 sampai 78 ribu petani per hari. Ini menandakan kepercayaan petani kembali tumbuh,” ujarnya.

Sementara dari sisi industri, Asep Saepul Muslim, SVP Strategi Penjualan dan Pelayanan Pelanggan, PT. Pupuk Indonesia menjelaskan bahwa sistem IPUBERS hasil kolaborasi dengan Kementan berhasil meningkatkan efisiensi distribusi pupuk hingga ke tingkat tertinggi dalam tiga tahun terakhir. 

“Dengan lebih dari 129 rute distribusi dan 509 gudang di seluruh Indonesia. SElain itu kami juga memiliki jaringan penjualan yang tersebar di seluruh Indonesia, yaitu 1.030 pelaku usaha distribusi dan 26.549 penerima pada klik serah atau yang dulu dikenal sebagai kios. Sehingga kami pastikan pupuk sampai tepat waktu dan tepat sasaran,” katanya. 

Ia juga menegaskan bahwa stok pupuk bersubsidi saat ini aman dengan cadangan lebih dari satu juta ton.

“Saat ini ketersediaan stok pupuk sampai dengan 26 Oktober 2025 itu sebesar 1,1 juta ton, di mana terdiri dari 1,07 juta ton untuk pupuk subsidi atau 43 hari ke depan. Itu bisa memenuhi kebutuhan pupuk subsidi 43 hari ke depan, dan 434 ribu ton untuk pupuk non-subsidi, “ ungkapnya.

Dari kalangan petani, Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Sidi Asmono, menyebut kebijakan pertanian satu tahun terakhir sebagai perubahan yang paling nyata dirasakan di lapangan.

“Harga pupuk turun, harga gabah naik, Bulog menyerap dengan cepat. Petani kini kembali tersenyum. Ini bukan hanya kebijakan, tapi sejarah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum Perpadi, Sutarto Ali Moeso, menilai sektor perberasan kini berada dalam kondisi yang lebih sehat dan stabil.

“Produksi gabah nasional meningkat, stok beras pemerintah tinggi, dan Indonesia tidak lagi impor beras medium. Ke depan yang penting adalah menjaga keberlanjutan, harga gabah yang menguntungkan, dan revitalisasi kelembagaan penggilingan padi,” jelasnya.

Dari sisi akademik, Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, IPB, Sahara, menyampaikan bahwa pertumbuhan PDB pertanian tahun ini mencapai 3,44 persen, melebihi target RPJMN sebesar 2,2 persen.

“Sektor pertanian menjadi penopang utama ekonomi nasional. Tantangannya adalah memastikan pertumbuhan ini berkelanjutan melalui penerapan teknologi, efisiensi rantai pasok, dan regenerasi petani muda,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Webinar yang diikuti lebih dari 430 peserta dari berbagai kalangan mulai dari petani, penyuluh, pelaku usaha, hingga akademisi menjadi ruang diskusi reflektif atas capaian satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran di bidang pertanian.

“Pertanian adalah wajah bangsa. Semua capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh pihak pemerintah, petani, akademisi, dan pelaku usaha. Kementan akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar kemandirian pangan yang kita cita-citakan benar-benar terwujud,” ungkap Ali Jamil. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Dedi Mulyadi sampai Turun Tangan Gegara Jawa Barat Marak Pungli, Wabup Garut Klarifikasi

Gubernur Dedi Mulyadi sampai Turun Tangan Gegara Jawa Barat Marak Pungli, Wabup Garut Klarifikasi

Dedi Mulyadi turun tangan soal dugaan pungli di Pantai Sayang Heulang Garut. Wabup Garut beri klarifikasi usai video viral dikeluhkan wisatawan.
DPR Sorot Mundurnya Kabais TNI, Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Boleh Berhenti

DPR Sorot Mundurnya Kabais TNI, Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Boleh Berhenti

Mundurnya Kabais TNI memang dianggap sebagai komitmen terhadap akuntabilitas dan integritas instansi Namun, DPR mengingatkan bahwa kasus air keras Andrie Yunus harus tetap diusut tuntas.
Akses Jalan di Cianjur Ini Lumpuh Akibat 17 Titik Longsor, Alat Berat Terkendala Medan Sulit

Akses Jalan di Cianjur Ini Lumpuh Akibat 17 Titik Longsor, Alat Berat Terkendala Medan Sulit

Tim terpadu dari Cidaun, Kabupaten Cianjur, bersama penduduk Desa Cibuluh tengah bekerja keras bersihkan material longsor yang menutup akses jalan antar-desa. 
Buntut Kasus Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu, Komisi III Bakal Gelar RDPU Besok Senin

Buntut Kasus Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu, Komisi III Bakal Gelar RDPU Besok Senin

Komisi III DPR menjadwalkan RDPU untuk membahas tudingan korupsi terhadap videografer Amsal Sitepu yang dituduh mark up harga proyek desa di Karo, Sumatra Utara
Imigrasi Dalami Dugaan Keterlibatan Petugas pada Pungli di Pelabuhan Batam

Imigrasi Dalami Dugaan Keterlibatan Petugas pada Pungli di Pelabuhan Batam

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau mendalami dugaan keterlibatan petugas Imigrasi Batam pada kasus pungutan liar terhadap wisatawan asin
Tebar Sinyal Halus! Bintang Sensasional Liga Italia yang Diincar Inter Milan dan Napoli Buka Suara Jelang Bursa Transfer

Tebar Sinyal Halus! Bintang Sensasional Liga Italia yang Diincar Inter Milan dan Napoli Buka Suara Jelang Bursa Transfer

Rumor transfer mengiringi perjalanan karier Dan Ndoye dalam beberapa pekan terakhir. Winger Nottingham Forest itu dikaitkan dengan sejumlah klub besar Serie A.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Kabar panas seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam daftar berita terpopuler. Mulai dari sindiran hingga pujian. Ini rangkumannya.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT