GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp80.800/Kg, Telur Ayam Stabil di Rp32.650/Kg

PIHPS mencatat harga cabai rawit tembus Rp80.800/kg dan telur ayam Rp32.650/kg. Berikut daftar lengkap harga pangan nasional terbaru per 11 Desember 2025.
Kamis, 11 Desember 2025 - 07:15 WIB
Cabai Rawit Merah
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Tren harga pangan kembali menjadi sorotan publik setelah Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis pembaruan data harian pada Kamis pagi, 11 Desember 2025. Dalam laporan yang dikelola Bank Indonesia tersebut, sejumlah komoditas terlihat mengalami kenaikan maupun stabilisasi di tingkat pedagang eceran nasional.

Data yang dipublikasikan pada pukul 06.40 WIB menunjukkan bahwa cabai rawit merah kembali menempati posisi sebagai komoditas dengan harga tertinggi di pasar. Cabai rawit tercatat tembus Rp80.800 per kilogram. Lonjakan harga komoditas ini menjadi perhatian karena cabai rawit kerap menjadi indikator fluktuasi harga pangan yang mudah berdampak pada inflasi pangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain cabai rawit, komoditas telur ayam ras masih berada pada level stabil dengan harga Rp32.650 per kilogram. Harga ini relatif tidak jauh berbeda dibanding periode sebelumnya, menandakan suplai telur ayam di pasaran cukup terjaga meskipun permintaan tetap tinggi menjelang akhir tahun.

Dalam data PIHPS, komoditas hortikultura lainnya juga mengalami variasi harga. Bawang merah tercatat berada di level Rp52.600 per kilogram, sementara bawang putih berada di angka Rp39.850 per kilogram. Bawang merah sempat naik pada pekan sebelumnya, namun kini bergerak cenderung stabil. Sementara bawang putih berada dalam tren normal seiring cukupnya pasokan nasional.

Sektor pangan pokok seperti beras masih menunjukkan perbedaan harga berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I berada pada harga Rp14.400 per kilogram, disusul kualitas bawah II Rp14.350 per kilogram. Sementara beras kualitas medium I tercatat di Rp15.900 per kilogram dan medium II Rp15.750 per kilogram.

Untuk beras kualitas super, harga berada pada kisaran Rp16.600 hingga Rp17.100 per kilogram. Beras super I menyentuh Rp17.100 per kilogram, sedangkan super II berada pada Rp16.600 per kilogram. Perbedaan harga antarkualitas ini menggambarkan segmen pasar yang cukup luas, dengan konsumen bebas menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan.

Komoditas cabai lain juga tercatat mengalami variasi. Cabai merah besar dijual seharga Rp57.850 per kilogram, cabai merah keriting di angka Rp64.150 per kilogram, dan cabai rawit hijau berada di harga Rp58.950 per kilogram. Harga cabai merah keriting yang lebih tinggi menunjukkan tingginya permintaan pasar, terutama untuk kebutuhan industri kuliner maupun rumah tangga.

Di sektor protein hewani, daging ayam ras berada pada level Rp41.050 per kilogram. Harga ini terpantau relatif stabil dan menjadi salah satu komoditas yang paling banyak dicari karena keterjangkauannya dibandingkan jenis daging lainnya. Untuk daging sapi, PIHPS mencatat harga kualitas I mencapai Rp141.000 per kilogram dan kualitas II berada pada Rp132.900 per kilogram. Selisih harga ini disebabkan perbedaan kualitas potongan serta pasokan dari peternak.

Komoditas berikutnya adalah gula pasir, baik premium maupun lokal. Gula premium berada di harga Rp19.800 per kilogram, sementara gula lokal tercatat Rp18.100 per kilogram. Hingga pertengahan Desember 2025, suplai gula relatif aman setelah beberapa bulan sebelumnya diwarnai naik-turun harga akibat dinamika distribusi.

Untuk kategori minyak goreng, harga minyak goreng curah berada di angka Rp18.700 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp22.550 per liter dan bermerek II berada di Rp21.500 per liter. Konsumen kini memiliki pilihan yang cukup beragam dengan harga yang menyesuaikan kondisi pasar dan merek yang digunakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan PIHPS ini menjadi gambaran penting bagi masyarakat, pelaku usaha, serta pemerintah dalam memantau stabilitas harga pangan nasional. Dengan fluktuasi yang masih terjadi pada beberapa komoditas, terutama cabai rawit dan cabai merah, perhatian terhadap ketersediaan pasokan dan distribusi menjadi kunci utama dalam menjaga inflasi tetap terkendali.

Menjelang akhir tahun, konsumsi masyarakat cenderung meningkat dan potensi lonjakan harga dapat terjadi jika pasokan terganggu oleh cuaca, distribusi, atau kenaikan biaya produksi. Oleh karena itu, publik diimbau terus memantau perkembangan harga melalui kanal resmi seperti PIHPS untuk memastikan kebutuhan pokok terpenuhi dengan harga yang wajar. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dinamika Keluarga Saat Mudik Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Kemenkes Tekankan Pentingnya Empati Ketika Berkumpul dengan Sanak Saudara

Dinamika Keluarga Saat Mudik Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Kemenkes Tekankan Pentingnya Empati Ketika Berkumpul dengan Sanak Saudara

Momen mudik merayakan Idulfitri atau Lebaran menjadi saat yang dinantikan para perantau. Namun, di saat yang bersamaan momen ini bisa ganggu kesehatan mental.
Marc Marquez Sebut MotoGP Brasil 2026 Bakal Jadi Balapan Spesial, Ini Alasannya...

Marc Marquez Sebut MotoGP Brasil 2026 Bakal Jadi Balapan Spesial, Ini Alasannya...

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez menyambut antusias seri kedua MotoGP 2026 yang akan digelar di Brasil. 
Hadapi Lonjakan Lintas Batas Idulfitri dan Paskah, PLBN Motamasin Siaga Penuh Libatkan CIQS di Perbatsan RI-Timor Leste

Hadapi Lonjakan Lintas Batas Idulfitri dan Paskah, PLBN Motamasin Siaga Penuh Libatkan CIQS di Perbatsan RI-Timor Leste

Hadapi lebaran dan Paskah, PLBN Motamasin tetap dibuka untuk kunjungan wisata masyarakat pada 20 Maret-4 April 2026 untuk mendorong aktivitas sosial dan ekonomi warga perbatasan.
Jangan Sedih! Wanita Haid Boleh Hadiri Shalat Id, Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Jangan Sedih! Wanita Haid Boleh Hadiri Shalat Id, Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Wanita haid tetap boleh hadir saat Shalat Id? Simak penjelasan Khalid Basalamah tentang anjuran dan hikmah hari raya Idul Fitri.
Belum Sempat Bertemu Timnas Indonesia, Bulgaria Kini Disibukkan dengan Isu Pemecatan Pelatih Jelang Bertolak ke Jakarta

Belum Sempat Bertemu Timnas Indonesia, Bulgaria Kini Disibukkan dengan Isu Pemecatan Pelatih Jelang Bertolak ke Jakarta

Jelang bertolak ke Jakarta dan bertemu Timnas Indonesia di FIFA Series, Bulgaria kini dihadapkan masalah internal soal isu pemecatan pelatih Aleksandar Dimitrov
Prabowo Sebut 1.000 Lebih Dapur MBG Dihentikan Sementara, Ini Alasan dan Langkah Tegasnya: Siapapun Boleh Cek

Prabowo Sebut 1.000 Lebih Dapur MBG Dihentikan Sementara, Ini Alasan dan Langkah Tegasnya: Siapapun Boleh Cek

Presiden Prabowo menegaskan penghentian sementara ribuan SPPG itu bukan berarti program dihentikan, melainkan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap MBG.

Trending

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Jawab Pertanyaan Olla Ramlan, UAS Jelaskan Hukum Suami Istri Bercumbu di Malam Idul Fitri, Dosa atau Halal?

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjawab pertanyaan dari Olla Romlan terkait hukum suami istri hubungan intim atau bercumbu di malam Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT