News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bapanas Berencana Hentikan Impor Beras 2026, DPR Ingatkan Swasembada Harus Sejahterakan Petani

Rencana stop impor beras 2026 dinilai DPR perlu diikuti dengan langkah nyata untuk memastikan kesejahteraan petani, bukan sekadar pencapaian angka swasembada.
Minggu, 11 Januari 2026 - 16:20 WIB
Ilustrasi gudang beras.
Sumber :
  • Dok. Kementan

Jakarta, tvOnenews.com – Rencana Badan Pangan Nasional (Bapanas) menghentikan impor beras pada 2026 menuai perhatian DPR RI.

Kebijakan tersebut dinilai harus diikuti dengan langkah nyata untuk memastikan kesejahteraan petani, bukan sekadar pencapaian angka swasembada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin menegaskan, swasembada pangan tidak boleh dimaknai hanya sebagai keberhasilan statistik.

Menurutnya, kondisi petani di lapangan masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari keterbatasan lahan, tingginya biaya produksi, hingga harga gabah yang kerap tidak menutup ongkos.

“Jika negara sudah swasembada, tetapi petaninya tetap miskin, maka ada yang keliru dalam tata kelola pangan kita. Swasembada harus menjamin hasil panen petani terserap dengan harga yang adil,” ujar Usman, Minggu (11/1/2026).

Politisi Fraksi PKB itu menjelaskan, tujuan utama swasembada beras adalah melindungi Indonesia dari gejolak pangan global, krisis geopolitik, serta gangguan rantai pasok internasional.

Namun, perlindungan tersebut harus dibarengi dengan penguatan sektor pertanian dalam negeri.

Menurut Usman, swasembada seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki infrastruktur irigasi, distribusi pupuk, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern guna meningkatkan produktivitas petani.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar justru muncul setelah status swasembada diklaim.

Pemerintah diminta hadir memastikan kebijakan benar-benar berpihak pada petani, termasuk melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang realistis, optimalisasi penyerapan gabah oleh Bulog, serta perlindungan petani dari tengkulak dan permainan pasar.

Tanpa intervensi yang kuat, lanjut Usman, surplus produksi justru berpotensi menekan harga gabah di tingkat petani.

Selain itu, Usman menekankan pentingnya konsistensi pemerintah dalam menutup keran impor, termasuk mencegah praktik impor terselubung selama stok dalam negeri mencukupi.

Menurut Usman, lemahnya pengawasan dinilai dapat merusak harga pasar dan mencederai klaim swasembada.

“Keberhasilan swasembada harus diukur dari kesejahteraan petani. Bukan hanya soal cukup atau tidaknya beras, tetapi apakah petani bisa hidup layak dan berproduksi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa menyatakan stok pangan nasional berada dalam kondisi kuat.

Carry over stok pangan 2025 dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan 2026 tanpa impor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Proyeksi Neraca Pangan Nasional 2026, Bapanas mencatat stok lanjutan beras, jagung, dan gula konsumsi dari 2025 masih mencukupi. Pemerintah pun memutuskan tidak melakukan impor beras, gula konsumsi, maupun jagung pakan pada 2026.

Adapun carry over stok beras dari 2025 ke 2026 tercatat mencapai 12,529 juta ton, termasuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Bulog yang hingga akhir Desember 2025 masih sebesar 3,248 juta ton. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan, Wamendagri Bima Arya Sorot Museum dan Galeri SBY-ANI

Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan, Wamendagri Bima Arya Sorot Museum dan Galeri SBY-ANI

Berdasarkan pengalaman mengunjungi berbagai museum di luar negeri, Wamendagri Bima Arya menilai museum di Pacitan tersebut memiliki standar internasional.
Polres Tapanuli Selatan Bongkar Dugaan Perdagangan Satwa Dilindungi, 4,7 Kg Sisik Trenggiling Disita

Polres Tapanuli Selatan Bongkar Dugaan Perdagangan Satwa Dilindungi, 4,7 Kg Sisik Trenggiling Disita

Kepolisian Resor Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mendalami kasus dugaan perdagangan ilegal bagian tubuh satwa dilindungi setelah menyita 4,7 kilogram sisik trenggiling, tiga pasang tanduk kambing hutan, dan satu lembar kulit kijang di wilayah tersebut.
Ternyata Sosok Ini yang Berhasil 'Bujuk' Megawati Hangestri Comeback ke Liga Korea

Ternyata Sosok Ini yang Berhasil 'Bujuk' Megawati Hangestri Comeback ke Liga Korea

Megawati Hangestri dikabarkan bakal segera comeback ke Liga Korea. Sosok ini disebut jadi kunci di balik perubahan sikap sang bintang voli Indonesia.
Mendag Sebut Harga Minyakita Naik Bukan Akibat B50, Sebut Alasannya Karena Ini

Mendag Sebut Harga Minyakita Naik Bukan Akibat B50, Sebut Alasannya Karena Ini

Mendag menyebut salah satu alasan pertimbangan penyesuaian hatga yakni karena HET Minyakita belum mengalami perubahan sejak 2024.
Masih Berlanjut, Kasus Paspor Pemain Timnas Indonesia Bisa Bikin Eredivisie Kacau Balau

Masih Berlanjut, Kasus Paspor Pemain Timnas Indonesia Bisa Bikin Eredivisie Kacau Balau

Isu paspor dan status kewarganegaraan para pemain keturunan Indonesia yang kini membela Timnas Indonesia dan merumput di Eredivisie diprediksi bakal memberikan
Pemprov Jakarta Impor 900 Sapi dari Australia Jelang Idul Adha 1447 H: Siaga Peningkatan Permintaan

Pemprov Jakarta Impor 900 Sapi dari Australia Jelang Idul Adha 1447 H: Siaga Peningkatan Permintaan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat mengantisipasi lonjakan kebutuhan daging sapi jelang Idul Adha 1447 Hijriah. Impor dari Australia dilakukan.

Trending

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Beckham Putra mengungkap sosok yang menjadi inspirasinya sejak kecil untuk bermain bola hingga akhirnya berhasil menjadi salah satu bintang di Persib Bandung.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi untuk klubnya masing-masing di mancanegara. Ada Joey Pelupessy yang sebentar lagi menyusul Elkan Baggott.
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT