News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DJP Berhentikan Sementara Pegawai yang Jadi Tersangka Kasus Suap Pajak, Pastikan akan Kooperatif dengan KPK

Buntut kasus suap yang dibongkar KPK, DJP akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses bisnis, tata kelola pengawasan, serta sistem pengendalian internal.
Minggu, 11 Januari 2026 - 20:42 WIB
Konferensi pers dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara pada DJP Kementerian Keuangan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Minggu (11/1/2026).
Sumber :
  • (ANTARA/Rio Feisal)

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menjatuhkan sanksi pemberhentian sementara terhadap pegawai yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Rosmauli menyatakan, langkah tersebut diambil sebagai respons cepat dan tegas dari sisi kepegawaian terhadap pegawai yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menindaklanjuti secara cepat dan tegas pada aspek kepegawaian, terhadap pegawai DJP yang ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan, DJP menerapkan pemberhentian sementara,” kata Rosmauli dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Kebijakan pemberhentian sementara tersebut mengacu pada ketentuan Pasal 53 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.

DJP menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif dan terus berkoordinasi dengan KPK.

Dukungan diberikan melalui penyediaan informasi yang dibutuhkan guna mendukung proses penegakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan.

Selain itu, otoritas pajak akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses bisnis, tata kelola pengawasan, serta sistem pengendalian internal pada unit terkait. Penguatan langkah pencegahan juga dilakukan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Terkait pihak eksternal yang berstatus sebagai Konsultan Pajak, DJP menyatakan dukungan terhadap penegakan kode etik profesi dan sanksi administratif.

Bentuk sanksi tersebut berupa pencabutan izin praktik Konsultan Pajak oleh Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, melalui koordinasi dengan DJP dan asosiasi profesi.

DJP memastikan penanganan perkara ini tidak berdampak pada hak dan layanan wajib pajak. Seluruh pelayanan perpajakan bagi masyarakat tetap berjalan normal.

Dalam pernyataannya, Rosmauli juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas peristiwa yang terjadi.

“DJP terus melakukan pembenahan secara nyata dan tegas, sekaligus memastikan pelayanan perpajakan tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya.

DJP mengimbau wajib pajak untuk tidak memberikan imbalan dalam bentuk apa pun kepada pegawai, serta melaporkan indikasi pelanggaran melalui kanal pengaduan resmi.

Seluruh pegawai DJP juga diminta menjadikan kasus ini sebagai momentum untuk memperkuat integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas, sekaligus menjaga marwah institusi.

“DJP akan menyampaikan perkembangan secara terukur dan menghormati proses hukum yang berjalan,” tuturnya.

Sementara itu, KPK menyampaikan bahwa operasi tangkap tangan terhadap pegawai DJP di wilayah Jakarta Utara (Jakut) berkaitan dengan persoalan pajak di sektor pertambangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam operasi yang dilakukan pada Jumat (9/1) malam, KPK mengamankan delapan orang, terdiri atas empat pegawai DJP dan empat wajib pajak dari pihak swasta. Seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif.

Para pihak tersebut diduga terlibat dalam praktik korupsi berupa pengurangan nilai pajak. Namun demikian, KPK belum membeberkan identitas pihak yang ditangkap, termasuk perusahaan tambang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nahas, Pria Tewas Tertabrak KRL saat Berupaya Lerai Tawuran di Duren Sawit

Nahas, Pria Tewas Tertabrak KRL saat Berupaya Lerai Tawuran di Duren Sawit

Seorang pria tewas tertabrak KRL saat berupaya melerai aksi tawuran remaja di Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa (5/5/2026) malam. 
AC Milan Masuk Fase Kritis, Jurnalis Italia Ungkap Borok Manajemen RedBird yang Bikin Rossoneri Berpotensi Gagal Lolos Liga Champions

AC Milan Masuk Fase Kritis, Jurnalis Italia Ungkap Borok Manajemen RedBird yang Bikin Rossoneri Berpotensi Gagal Lolos Liga Champions

Kekalahan di Serie A menyeret AC Milan dalam pusaran krisis yang tak kunjung usai. Situasi yang sempat mereda kini memanas lagi dan hadirkan atmosfer negatif.
Kabar Gembira Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Komit Tingkatkan Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu

Kabar Gembira Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Komit Tingkatkan Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu

​​​​​​​Dedi Mulyadi komit tingkatkan akses pendidikan anak kurang mampu di Jawa Barat, pastikan bantuan tepat sasaran dan seluruh anak bisa sekolah. (6/5/2026)
Ambisi Sherly Tjoanda buat Maluku Utara Lebih Unggul, Gandeng Komdigi Bangun Program Digital Talent Scholarship

Ambisi Sherly Tjoanda buat Maluku Utara Lebih Unggul, Gandeng Komdigi Bangun Program Digital Talent Scholarship

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda tengah membangun sebuah program yang tujuannya untuk meningkatkan sumber daya manusia di Maluku Utara.
Sidang Isbat Penetapan Idul Adha Digelar 17 Mei 2026

Sidang Isbat Penetapan Idul Adha Digelar 17 Mei 2026

Ia menyebutkan, proses penentuan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah dilakukan dengan menggabungkan dua pendekatan
Cuci Gudang AC Milan Masih Berlanjut, Rossoneri Siap Lepas Bintang demi Rekrut Pemain Anyar Musim Panas Nanti

Cuci Gudang AC Milan Masih Berlanjut, Rossoneri Siap Lepas Bintang demi Rekrut Pemain Anyar Musim Panas Nanti

AC Milan kembali dihadapkan pada dilema klasik antara menjaga stabilitas finansial dan mempertahankan kekuatan skuad jelang bursa transfer musim panas nanti.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT